Tegarnews.co.id – Jakarta, 7 September 2026 | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kebumen menjadi sorotan setelah muncul dugaan keluarga Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengelola lebih dari 100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dugaan tersebut memicu aksi Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Kebumen yang menuntut keterbukaan dalam pelaksanaan program.
Ketua PC PMII Kebumen, Syarif Hidayatulah, mempertanyakan dugaan keterlibatan keluarga bupati dalam pengelolaan dapur MBG. Ia menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena Kebumen dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi di Jawa Tengah. Mahasiswa juga mengkhawatirkan adanya potensi konflik kepentingan dalam program tersebut.
Wakil Bupati Kebumen Zeni Miftah membenarkan adanya keterlibatan suami bupati sebagai pemodal pada awal pelaksanaan program. Menurutnya, saat MBG mulai berjalan, jumlah pemodal yang bersedia merintis dapur masih sangat terbatas sehingga suami bupati, Fuad, ikut menyediakan dana agar program prioritas pemerintah tersebut dapat berjalan.
Zeni menegaskan keterlibatan Fuad disebut dilakukan sebagai individu dan tidak berkaitan dengan posisi Lilis Nuryani sebagai bupati. Ia mengatakan bupati dan keluarganya merasa memiliki tanggung jawab untuk mendukung pelaksanaan program MBG di Kebumen.(Rls/Red)














