{"id":11814,"date":"2025-10-03T04:13:46","date_gmt":"2025-10-03T04:13:46","guid":{"rendered":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814"},"modified":"2025-10-03T04:13:46","modified_gmt":"2025-10-03T04:13:46","slug":"pt-indocement-dianggap-abaikan-hak-dua-desa-pimpinan-redaksi-sbi-desak-penegakan-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814","title":{"rendered":"PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><a href=\"http:\/\/Tegarnews.co.id\">Tegarnews.co.id<\/a>-Cirebon, 3 Oktober 2025| PT Indocement kembali menjadi sorotan publik setelah mencuat persoalan dugaan pengabaian kompensasi terhadap dua desa yang terdampak langsung aktivitas operasional perusahaan. Selama bertahun-tahun, warga desa mengaku tidak pernah merasakan manfaat maupun ganti rugi sebagaimana mestinya, meski wilayah mereka terdampak lingkungan maupun aktivitas perusahaan semen ternama tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Agung, selaku Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI), menegaskan bahwa permasalahan ini bukan sekadar sengketa antara masyarakat dan perusahaan, melainkan persoalan keadilan sosial serta penegakan hukum. \u201cMasyarakat sudah terlalu lama diperlakukan tidak adil. Negara tidak boleh tutup mata, dan aparat penegak hukum wajib turun tangan,\u201d ujarnya dengan tegas.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut Agung, hak masyarakat desa atas kompensasi lingkungan dan sosial diatur jelas dalam regulasi, baik Undang-Undang Perseroan Terbatas maupun aturan terkait tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) yang wajib dipenuhi perusahaan. Apabila perusahaan terbukti mengabaikan kewajiban tersebut, hal itu dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum yang menuntut tindakan nyata.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah maupun pusat memiliki kewenangan untuk menegakkan aturan, bukan sekadar menjadi penonton. \u201cJika perusahaan besar bisa semena-mena, maka yang dikorbankan adalah rakyat kecil. Pemerintah jangan tutup mata terhadap ketidakadilan ini,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Warga dua desa yang terdampak berharap ada kejelasan dan keberpihakan negara atas hak-hak mereka. Selama bertahun-tahun, mereka hanya menunggu tanpa kepastian, sementara aktivitas perusahaan terus berjalan dan menghasilkan keuntungan besar. \u201cKami ini bagian dari Indonesia, jangan hanya dijadikan korban pembangunan,\u201d keluh salah seorang warga.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Agung menegaskan, jika tidak ada respons cepat, SBI bersama elemen masyarakat sipil akan mendorong investigasi independen sekaligus mengawal proses hukum hingga tuntas. \u201cTidak ada perusahaan yang boleh berdiri di atas penderitaan rakyat. Hukum harus berlaku sama untuk semua, termasuk bagi korporasi besar sekalipun,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kasus PT Indocement ini menjadi ujian serius bagi pemerintah dan aparat penegak hukum. Apakah keberpihakan mereka berpihak pada rakyat yang lemah, atau membiarkan kekuatan modal menguasai tanpa kontrol. Jawaban dari kasus ini akan menentukan wajah keadilan di negeri ini.[]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tegarnews.co.id-Cirebon, 3 Oktober 2025| PT Indocement kembali menjadi sorotan publik setelah mencuat persoalan dugaan pengabaian kompensasi terhadap dua desa yang terdampak langsung aktivitas operasional perusahaan. Selama bertahun-tahun, warga desa mengaku tidak pernah merasakan manfaat maupun ganti rugi sebagaimana mestinya, meski wilayah mereka terdampak lingkungan maupun aktivitas perusahaan semen ternama tersebut. Agung, selaku Pimpinan Redaksi Sahabat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":11815,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[967,3457,214],"class_list":["post-11814","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-daerah","tag-cirebon","tag-indocement","tag-pt"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum - tegarnews.co.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum - tegarnews.co.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tegarnews.co.id-Cirebon, 3 Oktober 2025| PT Indocement kembali menjadi sorotan publik setelah mencuat persoalan dugaan pengabaian kompensasi terhadap dua desa yang terdampak langsung aktivitas operasional perusahaan. Selama bertahun-tahun, warga desa mengaku tidak pernah merasakan manfaat maupun ganti rugi sebagaimana mestinya, meski wilayah mereka terdampak lingkungan maupun aktivitas perusahaan semen ternama tersebut. Agung, selaku Pimpinan Redaksi Sahabat [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"tegarnews.co.id\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-03T04:13:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/20251003_110410.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"474\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"305\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Chairul Husen\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Chairul Husen\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814\"},\"author\":{\"name\":\"Chairul Husen\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c\"},\"headline\":\"PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum\",\"datePublished\":\"2025-10-03T04:13:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814\"},\"wordCount\":322,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/20251003_110410.jpg\",\"keywords\":[\"Cirebon\",\"Indocement\",\"PT\"],\"articleSection\":[\"Info Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814\",\"name\":\"PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum - tegarnews.co.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/20251003_110410.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-03T04:13:46+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/20251003_110410.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/20251003_110410.jpg\",\"width\":474,\"height\":305},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=11814#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\",\"name\":\"tegarnews.co.id\",\"description\":\"Berani, Bicara Benar\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"tegarnews.co.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"tegarnews.co.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/facebook.com\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c\",\"name\":\"Chairul Husen\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Chairul Husen\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?author=20\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum - tegarnews.co.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum - tegarnews.co.id","og_description":"Tegarnews.co.id-Cirebon, 3 Oktober 2025| PT Indocement kembali menjadi sorotan publik setelah mencuat persoalan dugaan pengabaian kompensasi terhadap dua desa yang terdampak langsung aktivitas operasional perusahaan. Selama bertahun-tahun, warga desa mengaku tidak pernah merasakan manfaat maupun ganti rugi sebagaimana mestinya, meski wilayah mereka terdampak lingkungan maupun aktivitas perusahaan semen ternama tersebut. Agung, selaku Pimpinan Redaksi Sahabat [&hellip;]","og_url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814","og_site_name":"tegarnews.co.id","article_publisher":"https:\/\/facebook.com","article_published_time":"2025-10-03T04:13:46+00:00","og_image":[{"width":474,"height":305,"url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/20251003_110410.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Chairul Husen","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Chairul Husen","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814"},"author":{"name":"Chairul Husen","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/person\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c"},"headline":"PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum","datePublished":"2025-10-03T04:13:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814"},"wordCount":322,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/20251003_110410.jpg","keywords":["Cirebon","Indocement","PT"],"articleSection":["Info Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814","name":"PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum - tegarnews.co.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/20251003_110410.jpg","datePublished":"2025-10-03T04:13:46+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814#primaryimage","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/20251003_110410.jpg","contentUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/20251003_110410.jpg","width":474,"height":305},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=11814#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/tegarnews.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#website","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/","name":"tegarnews.co.id","description":"Berani, Bicara Benar","publisher":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization","name":"tegarnews.co.id","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg","contentUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg","width":512,"height":512,"caption":"tegarnews.co.id"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/person\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c","name":"Chairul Husen","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","caption":"Chairul Husen"},"url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?author=20"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11814","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11814"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11814\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11817,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11814\/revisions\/11817"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}