{"id":20776,"date":"2026-02-14T19:28:31","date_gmt":"2026-02-14T19:28:31","guid":{"rendered":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776"},"modified":"2026-02-14T19:36:44","modified_gmt":"2026-02-14T19:36:44","slug":"skandal-kpu-bogor-putusan-dkpp-jadi-amunisi-lapor-ke-kejagung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776","title":{"rendered":"Skandal KPU Bogor: Putusan DKPP Jadi Amunisi Lapor ke Kejagung"},"content":{"rendered":"<p><strong>Tegarnews.co.id-Bogor, 15 Februari 2026<\/strong>| Integritas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor kini berada di titik nadir. Sebuah skandal gratifikasi yang melibatkan pucuk pimpinan penyelenggara pemilu terbongkar, menyeret nama-nama besar dalam pusaran aliran dana haram. Meski Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menjatuhkan &#8220;vonis final&#8221; berupa pemberhentian tetap kepada Ketua KPU Kota Bogor, publik kini mempertanyakan nasib perkara pidananya yang &#8220;mengendap&#8221; berbulan-bulan di Polresta Bogor Kota.<\/p>\n<p>\u200b<strong>Jejak Aliran Dana dan &#8220;Pengaturan&#8221; Pilkada<\/strong><\/p>\n<p>Skandal ini mulai terendus sejak Agustus 2024, ketika muncul bukti-bukti awal mengenai dugaan aliran dana dari pihak luar yang menyeret nama Dr. Rayendra kepada penyelenggara pemilu untuk mengamankan kepentingan politik tertentu. Bukti-bukti seperti screenshot transfer senilai puluhan juta rupiah hingga rekaman percakapan menjadi amunisi bagi para pelapor untuk membongkar praktik culas ini.<\/p>\n<p>\u200bDalam persidangan etik, terungkap fakta mengejutkan: Ketua KPU Kota Bogor diduga kuat berperan sebagai dirigen dalam mengatur pembagian uang. Langkah ini dinilai bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan upaya sistematis menggadaikan independensi lembaga negara.<\/p>\n<p>\u200b<strong>Pukulan Telak DKPP:<\/strong><\/p>\n<p>Putusan Nomor 15-PKE-DKPP\/I\/2025. \u200bDKPP bertindak tegas melalui sidang panjang yang melelahkan. Berdasarkan Putusan Perkara Nomor 15-PKE-DKPP\/I\/2025 (yang merupakan kelanjutan dari pengaduan nomor 419-P\/L-DKPP\/XII\/2024), majelis hakim etik resmi menjatuhkan sanksi <strong>Pemberhentian<\/strong> Tetap kepada Muhammad Habibi Zaenal Arifin dari jabatannya sebagai Ketua merangkap Anggota KPU Kota Bogor pada awal Februari 2026.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Teradu terbukti gagal menjaga marwah institusi. Tindakan mengatur pembagian uang adalah pengkhianatan terhadap demokrasi,&#8221; bunyi amar putusan DKPP tersebut.<\/p>\n<p>\u200b<strong>Setahun Berjalan: Polresta Bogor Kota Masih &#8220;Gelar Perkara&#8221;?<\/strong><\/p>\n<p>\u200bMeski sanksi etik sudah final, proses pidana di kepolisian tampak merayap. Kasus ini telah dilaporkan ke Polresta Bogor Kota sejak akhir tahun 2024. Hingga kini, memasuki Februari 2026\u2014hampir 1,5 tahun sejak dugaan gratifikasi mencuat ke publik\u2014status hukum para terlapor masih belum menginjak tahap tersangka.<\/p>\n<p>\u200bLambannya proses hukum ini memicu reaksi keras. Nur Isman Iskandar, Sekretaris Pemuda Nasional Bogor, menegaskan bahwa pencopotan oleh DKPP tidak boleh menjadi titik henti.<br \/>\n\u200bBahkan, Nur Isman menyatakan pihaknya akan mengambil langkah lebih ekstrem dengan membawa kasus ini ke level nasional. Ia berencana segera mendatangi Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung) RI untuk melaporkan kembali kasus gratifikasi ini dengan melampirkan Hasil Putusan DKPP sebagai bukti baru yang autentik.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Laporan sudah masuk ke Polresta sejak 2024, tapi sampai hari ini kita hanya dengar &#8216;segera gelar perkara&#8217;. Ini sudah masuk tahun 2026! Karena proses di daerah terkesan jalan di tempat, saya akan membawa masalah ini ke Kejagung. Kami akan lampirkan Putusan DKPP yang sudah inkrah itu sebagai bukti bahwa ada kejahatan luar biasa di KPU Bogor. Gratifikasi itu pidana, bukan sekadar urusan etik!&#8221; tegas Nur Isman.<\/p>\n<p>\u200bDesakan Transparansi Hukum<br \/>\n\u200bSenada dengan itu, Aktivis Anti Korupsi Gerakan Gabungan Anti Korupsi, Agus Suryaman menyoroti pentingnya transparansi terhadap laporan polisi yang tengah diproses.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Bukti di sidang DKPP sudah benderang, bahkan ada bukti transfer. Jika etik sudah terbukti, unsur pidana gratifikasinya seharusnya jauh lebih mudah dibuktikan. Kami meminta kepolisian transparan soal progres laporan ini. Jangan sampai publik berasumsi ada kekuatan besar yang menahan laju kasus ini sehingga harus lapor ke Kejagung untuk mencari keadilan,&#8221; tambah Agus.<\/p>\n<p>\u200b<strong>Menanti Keadilan yang Tertunda<\/strong><\/p>\n<p>\u200bKini, bola panas berada di tangan penegak hukum. Masyarakat sipil menuntut agar penyidik tidak hanya menyasar &#8220;operator&#8221; di lapangan, tetapi juga aktor intelektual di balik aliran dana tersebut. Jika gratifikasi ini dibiarkan menguap tanpa kejelasan status pidana, maka legitimasi proses politik di Kota Bogor akan selamanya menyisakan noktah hitam.<\/p>\n<p>Kasus ini adalah ujian krusial bagi kredibilitas penegakan hukum di Bogor. Menunda keadilan sama saja dengan meniadakan keadilan (Justice delayed is justice denied). Langkah Nur Isman yang akan melapor ke Kejagung dengan membawa Putusan DKPP menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat mulai kehilangan kesabaran terhadap penanganan perkara di tingkat lokal.[]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tegarnews.co.id-Bogor, 15 Februari 2026| Integritas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor kini berada di titik nadir. Sebuah skandal gratifikasi yang melibatkan pucuk pimpinan penyelenggara pemilu terbongkar, menyeret nama-nama besar dalam pusaran aliran dana haram. Meski Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menjatuhkan &#8220;vonis final&#8221; berupa pemberhentian tetap kepada Ketua KPU Kota Bogor, publik kini mempertanyakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":20777,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[334],"tags":[5111,697,4185,1095],"class_list":["post-20776","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-infokorupsi","tag-dkpp-kpu","tag-gratifikasi","tag-kota-bogor","tag-skandal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Skandal KPU Bogor: Putusan DKPP Jadi Amunisi Lapor ke Kejagung - tegarnews.co.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Skandal KPU Bogor: Putusan DKPP Jadi Amunisi Lapor ke Kejagung - tegarnews.co.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tegarnews.co.id-Bogor, 15 Februari 2026| Integritas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor kini berada di titik nadir. Sebuah skandal gratifikasi yang melibatkan pucuk pimpinan penyelenggara pemilu terbongkar, menyeret nama-nama besar dalam pusaran aliran dana haram. Meski Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menjatuhkan &#8220;vonis final&#8221; berupa pemberhentian tetap kepada Ketua KPU Kota Bogor, publik kini mempertanyakan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"tegarnews.co.id\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-14T19:28:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-14T19:36:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/20260214_210425.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"654\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"376\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Chairul Husen\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Chairul Husen\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776\"},\"author\":{\"name\":\"Chairul Husen\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c\"},\"headline\":\"Skandal KPU Bogor: Putusan DKPP Jadi Amunisi Lapor ke Kejagung\",\"datePublished\":\"2026-02-14T19:28:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-14T19:36:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776\"},\"wordCount\":599,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/20260214_210425.jpg\",\"keywords\":[\"DKPP-KPU\",\"Gratifikasi\",\"Kota Bogor\",\"Skandal\"],\"articleSection\":[\"Info Korupsi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776\",\"name\":\"Skandal KPU Bogor: Putusan DKPP Jadi Amunisi Lapor ke Kejagung - tegarnews.co.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/20260214_210425.jpg\",\"datePublished\":\"2026-02-14T19:28:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-14T19:36:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/20260214_210425.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/20260214_210425.jpg\",\"width\":654,\"height\":376},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=20776#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Skandal KPU Bogor: Putusan DKPP Jadi Amunisi Lapor ke Kejagung\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\",\"name\":\"tegarnews.co.id\",\"description\":\"Berani, Bicara Benar\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"tegarnews.co.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"tegarnews.co.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/facebook.com\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c\",\"name\":\"Chairul Husen\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Chairul Husen\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?author=20\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Skandal KPU Bogor: Putusan DKPP Jadi Amunisi Lapor ke Kejagung - tegarnews.co.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Skandal KPU Bogor: Putusan DKPP Jadi Amunisi Lapor ke Kejagung - tegarnews.co.id","og_description":"Tegarnews.co.id-Bogor, 15 Februari 2026| Integritas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor kini berada di titik nadir. Sebuah skandal gratifikasi yang melibatkan pucuk pimpinan penyelenggara pemilu terbongkar, menyeret nama-nama besar dalam pusaran aliran dana haram. Meski Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menjatuhkan &#8220;vonis final&#8221; berupa pemberhentian tetap kepada Ketua KPU Kota Bogor, publik kini mempertanyakan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776","og_site_name":"tegarnews.co.id","article_publisher":"https:\/\/facebook.com","article_published_time":"2026-02-14T19:28:31+00:00","article_modified_time":"2026-02-14T19:36:44+00:00","og_image":[{"width":654,"height":376,"url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/20260214_210425.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Chairul Husen","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Chairul Husen","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776"},"author":{"name":"Chairul Husen","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/person\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c"},"headline":"Skandal KPU Bogor: Putusan DKPP Jadi Amunisi Lapor ke Kejagung","datePublished":"2026-02-14T19:28:31+00:00","dateModified":"2026-02-14T19:36:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776"},"wordCount":599,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/20260214_210425.jpg","keywords":["DKPP-KPU","Gratifikasi","Kota Bogor","Skandal"],"articleSection":["Info Korupsi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776","name":"Skandal KPU Bogor: Putusan DKPP Jadi Amunisi Lapor ke Kejagung - tegarnews.co.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/20260214_210425.jpg","datePublished":"2026-02-14T19:28:31+00:00","dateModified":"2026-02-14T19:36:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776#primaryimage","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/20260214_210425.jpg","contentUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/20260214_210425.jpg","width":654,"height":376},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=20776#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/tegarnews.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Skandal KPU Bogor: Putusan DKPP Jadi Amunisi Lapor ke Kejagung"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#website","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/","name":"tegarnews.co.id","description":"Berani, Bicara Benar","publisher":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization","name":"tegarnews.co.id","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg","contentUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg","width":512,"height":512,"caption":"tegarnews.co.id"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/person\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c","name":"Chairul Husen","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","caption":"Chairul Husen"},"url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?author=20"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20776","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20776"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20776\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20780,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20776\/revisions\/20780"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}