{"id":25221,"date":"2026-05-14T09:55:24","date_gmt":"2026-05-14T02:55:24","guid":{"rendered":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221"},"modified":"2026-05-14T09:55:24","modified_gmt":"2026-05-14T02:55:24","slug":"kebenaran-tak-bisa-dibubarkan-pekik-perlawanan-banten-di-film-pesta-babi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221","title":{"rendered":"Kebenaran Tak Bisa Dibubarkan: Pekik Perlawanan Banten di Film Pesta Babi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Tegarnews.co.id &#8211; Serang, 14 Mei 2026<\/strong> | Di tengah gelombang represi terhadap pemutaran film dokumenter di berbagai daerah, Padepokan Bumi Alit Padjadjaran di Cikeusal, Serang, menjadi titik temu perlawanan intelektual dan aktivisme. Melalui agenda &#8220;Nobar dan Diskusi: Pesta Babi&#8221;, para aktivis Banten berkonsolidasi untuk menyoroti potret buram proyek strategis nasional di tanah Papua yang dinilai sebagai bentuk &#8220;kolonialisme modern&#8221;.<\/p>\n<p><strong>Pengasuh Padepokan Bumi Alit Padjadjaran.<\/strong><\/p>\n<p>Abah Elang Mangkubumi, melontarkan kritik terhadap arah pembangunan pemerintah yang dianggap semakin menjauh dari nilai-nilai kemanusiaan dan pelestarian ekosistem.<\/p>\n<p><strong>Jerit di Balik Proyek Ketahanan Pangan<\/strong><\/p>\n<p>Film dokumenter bertajuk &#8220;Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita&#8221; menjadi pemantik diskusi. Film ini memotret nestapa suku-suku asli Papua\u2014Marind, Yei, Awyu, dan Muyu\u2014yang ruang hidupnya terhimpit oleh eksploitasi lahan berskala besar.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-25233\" src=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093741.jpg\" alt=\"\" width=\"643\" height=\"326\" srcset=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093741.jpg 643w, https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093741-400x203.jpg 400w, https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093741-300x152.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 643px) 100vw, 643px\" \/><\/p>\n<p><strong>&#8220;Film ini bukan hiburan.<\/strong><\/p>\n<p>Ini adalah jerit masyarakat adat Papua yang tanahnya digilas atas nama ketahanan pangan dan transisi energi,&#8221; ujar Abah Elang dalam wawancara eksklusif usai diskusi, Selasa (12\/5).<\/p>\n<p>Data yang terungkap dalam diskusi tersebut menunjukkan kekhawatiran atas rencana konversi 2,5 juta hektar hutan Papua menjadi perkebunan sawit dan tebu. Abah Elang mempertanyakan fundamental dari proyek tersebut: &#8220;Pembangunan ini sebenarnya untuk siapa?&#8221;<\/p>\n<p><strong>Empat Poin Gugatan untuk Penguasa<\/strong><\/p>\n<p>Dalam pernyataannya, Abah Elang menyampaikan empat poin krusial yang ditujukan langsung kepada Presiden dan jajaran kabinetnya:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-25232\" src=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093714.jpg\" alt=\"\" width=\"487\" height=\"293\" srcset=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093714.jpg 487w, https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093714-400x241.jpg 400w, https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093714-300x180.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 487px) 100vw, 487px\" \/><\/p>\n<p>\u2022 Paru-Paru Dunia Bukan Aset Dagang: Hutan Papua bukan sekadar komoditas. Merusaknya berarti mengundang bencana iklim global yang dampaknya akan dirasakan hingga anak cucu di masa depan.<\/p>\n<p>\u2022 Masyarakat Adat adalah Penjaga, Bukan Penghambat: Masyarakat adat telah menjaga ekosistem ribuan tahun sebelum Republik ini berdiri. Menstempel mereka sebagai penghambat pembangunan adalah kekeliruan sejarah yang fatal.<\/p>\n<p>\u2022 Pembangunan vs Perampasan: Tanah adat memiliki nyawa dan identitas. Mengambilnya tanpa restu masyarakat lokal bukan lagi disebut pembangunan, melainkan perampasan hak hidup.<\/p>\n<p>\u2022 Kebenaran yang Tak Bisa Dibubarkan: Menanggapi maraknya pembubaran acara serupa di Ternate hingga Mataram, Abah Elang menegaskan bahwa represi justru memvalidasi kebenaran isi film tersebut. &#8220;Kalian bisa membubarkan nobar, tapi tidak bisa membubarkan kebenaran,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-25231\" src=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093800.jpg\" alt=\"\" width=\"668\" height=\"371\" srcset=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093800.jpg 668w, https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093800-400x222.jpg 400w, https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093800-300x167.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 668px) 100vw, 668px\" \/><\/p>\n<p><strong>Pesan Moral untuk Pemimpin<\/strong><\/p>\n<p>Menutup pernyataannya dengan nada yang dalam dan filosofis, tokoh kharismatik Banten ini mengingatkan bahwa kedaulatan sebuah negara diukur dari caranya memperlakukan alam.<\/p>\n<p>&#8220;Jaga tanah ini bukan karena tekanan dunia, tapi karena tanah ini adalah ibu kita. Seorang pemimpin yang baik tidak akan pernah menjual ibunya,&#8221; pungkas Abah Elang.<\/p>\n<p>Konsolidasi aktivis di Banten ini diprediksi akan terus berlanjut sebagai bagian dari solidaritas nasional menolak perampasan ruang hidup masyarakat adat di seluruh penjuru nusantara.[]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tegarnews.co.id &#8211; Serang, 14 Mei 2026 | Di tengah gelombang represi terhadap pemutaran film dokumenter di berbagai daerah, Padepokan Bumi Alit Padjadjaran di Cikeusal, Serang, menjadi titik temu perlawanan intelektual dan aktivisme. Melalui agenda &#8220;Nobar dan Diskusi: Pesta Babi&#8221;, para aktivis Banten berkonsolidasi untuk menyoroti potret buram proyek strategis nasional di tanah Papua yang dinilai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":25230,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[147],"tags":[5973,5972,1626,5974],"class_list":["post-25221","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-babi","tag-film","tag-pesta","tag-serang-banten"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kebenaran Tak Bisa Dibubarkan: Pekik Perlawanan Banten di Film Pesta Babi - tegarnews.co.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kebenaran Tak Bisa Dibubarkan: Pekik Perlawanan Banten di Film Pesta Babi - tegarnews.co.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tegarnews.co.id &#8211; Serang, 14 Mei 2026 | Di tengah gelombang represi terhadap pemutaran film dokumenter di berbagai daerah, Padepokan Bumi Alit Padjadjaran di Cikeusal, Serang, menjadi titik temu perlawanan intelektual dan aktivisme. Melalui agenda &#8220;Nobar dan Diskusi: Pesta Babi&#8221;, para aktivis Banten berkonsolidasi untuk menyoroti potret buram proyek strategis nasional di tanah Papua yang dinilai [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"tegarnews.co.id\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-14T02:55:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093813.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"625\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"376\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Chairul Husen\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Chairul Husen\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221\"},\"author\":{\"name\":\"Chairul Husen\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c\"},\"headline\":\"Kebenaran Tak Bisa Dibubarkan: Pekik Perlawanan Banten di Film Pesta Babi\",\"datePublished\":\"2026-05-14T02:55:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221\"},\"wordCount\":400,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/20260514_093813.jpg\",\"keywords\":[\"Babi\",\"Film\",\"Pesta\",\"Serang Banten\"],\"articleSection\":[\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221\",\"name\":\"Kebenaran Tak Bisa Dibubarkan: Pekik Perlawanan Banten di Film Pesta Babi - tegarnews.co.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/20260514_093813.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-14T02:55:24+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/20260514_093813.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/20260514_093813.jpg\",\"width\":625,\"height\":376},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=25221#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kebenaran Tak Bisa Dibubarkan: Pekik Perlawanan Banten di Film Pesta Babi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\",\"name\":\"tegarnews.co.id\",\"description\":\"Berani, Bicara Benar\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"tegarnews.co.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"tegarnews.co.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/facebook.com\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c\",\"name\":\"Chairul Husen\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Chairul Husen\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?author=20\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kebenaran Tak Bisa Dibubarkan: Pekik Perlawanan Banten di Film Pesta Babi - tegarnews.co.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kebenaran Tak Bisa Dibubarkan: Pekik Perlawanan Banten di Film Pesta Babi - tegarnews.co.id","og_description":"Tegarnews.co.id &#8211; Serang, 14 Mei 2026 | Di tengah gelombang represi terhadap pemutaran film dokumenter di berbagai daerah, Padepokan Bumi Alit Padjadjaran di Cikeusal, Serang, menjadi titik temu perlawanan intelektual dan aktivisme. Melalui agenda &#8220;Nobar dan Diskusi: Pesta Babi&#8221;, para aktivis Banten berkonsolidasi untuk menyoroti potret buram proyek strategis nasional di tanah Papua yang dinilai [&hellip;]","og_url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221","og_site_name":"tegarnews.co.id","article_publisher":"https:\/\/facebook.com","article_published_time":"2026-05-14T02:55:24+00:00","og_image":[{"width":625,"height":376,"url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093813.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Chairul Husen","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Chairul Husen","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221"},"author":{"name":"Chairul Husen","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/person\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c"},"headline":"Kebenaran Tak Bisa Dibubarkan: Pekik Perlawanan Banten di Film Pesta Babi","datePublished":"2026-05-14T02:55:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221"},"wordCount":400,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093813.jpg","keywords":["Babi","Film","Pesta","Serang Banten"],"articleSection":["Nasional"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221","name":"Kebenaran Tak Bisa Dibubarkan: Pekik Perlawanan Banten di Film Pesta Babi - tegarnews.co.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093813.jpg","datePublished":"2026-05-14T02:55:24+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221#primaryimage","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093813.jpg","contentUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/20260514_093813.jpg","width":625,"height":376},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=25221#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/tegarnews.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kebenaran Tak Bisa Dibubarkan: Pekik Perlawanan Banten di Film Pesta Babi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#website","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/","name":"tegarnews.co.id","description":"Berani, Bicara Benar","publisher":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization","name":"tegarnews.co.id","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg","contentUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg","width":512,"height":512,"caption":"tegarnews.co.id"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/person\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c","name":"Chairul Husen","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","caption":"Chairul Husen"},"url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?author=20"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25221","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25221"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25221\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25234,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25221\/revisions\/25234"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25230"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25221"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25221"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}