{"id":9498,"date":"2025-08-31T03:23:26","date_gmt":"2025-08-31T03:23:26","guid":{"rendered":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498"},"modified":"2025-08-31T03:23:26","modified_gmt":"2025-08-31T03:23:26","slug":"anggaran-fantastis-hasil-tragis-proyek-ipa-tanah-merah-bekasi-diduga-bermain-mata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498","title":{"rendered":"Anggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain Mata"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000\"><strong>Tegarnews.co.id &#8211; Kabupaten Bekasi, 31 Agustus 2025<\/strong><\/span>\u2013 Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi IPA Tanah Merah di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dengan nilai kontrak jumbo Rp61,05 miliar dari APBD 2025, kini menuai sorotan publik. Alih-alih memberi manfaat, pekerjaan yang digarap PT. Rafa Karya Indonesia justru menimbulkan masalah serius di lapangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Aktivitas galian pipa membuat jalanan rusak parah, licin saat hujan, dan membahayakan pengguna jalan. Ironisnya, di tengah gencarnya Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) menggaungkan pembangunan infrastruktur berkualitas, proyek ini justru dikerjakan diduga asal-asalan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-9333\" src=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250829-WA0064-300x400.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250829-WA0064-300x401.jpg 300w, https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250829-WA0064-767x1024.jpg 767w, https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250829-WA0064-768x1026.jpg 768w, https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250829-WA0064.jpg 1198w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Pantauan di lapangan menunjukkan galian pipa tidak distempr (dipadatkan kembali), membuat permukaan jalan bergelombang, berlubang, dan rawan kecelakaan. Lebih fatal lagi, kontraktor tidak memasang police line atau rambu-rambu peringatan sesuai standar K3. Kondisi ini membuat pengendara kerap tergelincir, terutama malam hari dan saat hujan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Berdasarkan RUP 55368722, proyek ini menghabiskan Rp61,8 miliar dengan rincian antara lain:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pipa HDPE 63 mm (Open Cut) \u2013 Rp18,96 miliar<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pipa HDPE 500 mm (Boring Manual) \u2013 Rp9,89 miliar<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pipa HDPE 400 mm (Boring Manual) \u2013 Rp10,71 miliar<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jembatan Pipa 400 mm \u2013 Rp5,75 miliar<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jembatan Pipa 500 mm \u2013 Rp4,21 miliar<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun, mutu pekerjaan justru dipertanyakan: ke mana dana sebesar itu jika aspek teknis mendasar saja diabaikan?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Bekasi, Subur, menilai proyek ini sarat persoalan.<\/p>\n<p>\u201cKalau galian tidak distempr, police line tidak ada, jalan rusak, sementara anggarannya Rp61 miliar lebih, wajar publik mencurigai ada bancakan anggaran. Konsultan pengawas ke mana? DPRD ke mana? Jangan-jangan semua ikut menikmati,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia menegaskan, kelalaian kontraktor bisa masuk ranah pidana. \u201cIni bukan sekadar proyek jelek. Ini pelanggaran UU Jasa Konstruksi dan UU K3, karena membahayakan nyawa masyarakat. Aparat harus turun tangan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Subur juga meminta DPRD Kabupaten Bekasi menunjukkan fungsi pengawasannya. \u201cDPRD harus turun ke lapangan, bukan hanya duduk di ruang rapat. Kalau proyek jumbo begini dibiarkan, jelas ada indikasi kongkalikong,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Masyarakat kini menunggu langkah nyata dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, DPRD, serta aparat penegak hukum. Jika dibiarkan, proyek Rp61,8 miliar ini bisa menjadi simbol kegagalan pembangunan daerah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tegarnews.co.id &#8211; Kabupaten Bekasi, 31 Agustus 2025\u2013 Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi IPA Tanah Merah di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dengan nilai kontrak jumbo Rp61,05 miliar dari APBD 2025, kini menuai sorotan publik. Alih-alih memberi manfaat, pekerjaan yang digarap PT. Rafa Karya Indonesia justru menimbulkan masalah serius di lapangan. &nbsp; Aktivitas galian pipa membuat jalanan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":9334,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[2538,962,223,2907,281,494,196],"class_list":["post-9498","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-daerah","tag-akpersi","tag-bekasi","tag-dprd","tag-ipa","tag-kdm","tag-korupsi","tag-proyek"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Anggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain MataAnggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain Mata - tegarnews.co.id Pekerjaan pengembangan jaringan distribusi IPA Tanah Merah dinilai asal-asalan, merusak jalan, abaikan keselamatan, dan diduga sarat permainan anggaran.<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Proyek Rp61,8 miliar di Bekasi menuai sorotan. Jalan rusak, galian asal-asalan, tanpa rambu K3, DPRD diduga tutup mata. Publik tunggu sikap tegas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Anggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain MataAnggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain Mata - tegarnews.co.id Pekerjaan pengembangan jaringan distribusi IPA Tanah Merah dinilai asal-asalan, merusak jalan, abaikan keselamatan, dan diduga sarat permainan anggaran.\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Proyek Rp61,8 miliar di Bekasi menuai sorotan. Jalan rusak, galian asal-asalan, tanpa rambu K3, DPRD diduga tutup mata. Publik tunggu sikap tegas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"tegarnews.co.id\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-31T03:23:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250829-WA0065.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"898\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Chairul Husen\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Chairul Husen\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498\"},\"author\":{\"name\":\"Chairul Husen\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c\"},\"headline\":\"Anggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain Mata\",\"datePublished\":\"2025-08-31T03:23:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498\"},\"wordCount\":347,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/IMG-20250829-WA0065.jpg\",\"keywords\":[\"AKPERSI\",\"Bekasi\",\"DPRD\",\"IPA\",\"KDM\",\"Korupsi\",\"Proyek\"],\"articleSection\":[\"Info Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498\",\"name\":\"Anggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain MataAnggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain Mata - tegarnews.co.id Pekerjaan pengembangan jaringan distribusi IPA Tanah Merah dinilai asal-asalan, merusak jalan, abaikan keselamatan, dan diduga sarat permainan anggaran.\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/IMG-20250829-WA0065.jpg\",\"datePublished\":\"2025-08-31T03:23:26+00:00\",\"description\":\"Proyek Rp61,8 miliar di Bekasi menuai sorotan. Jalan rusak, galian asal-asalan, tanpa rambu K3, DPRD diduga tutup mata. Publik tunggu sikap tegas.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/IMG-20250829-WA0065.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/IMG-20250829-WA0065.jpg\",\"width\":1280,\"height\":898},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?p=9498#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Anggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain Mata\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\",\"name\":\"tegarnews.co.id\",\"description\":\"Berani, Bicara Benar\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"tegarnews.co.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"tegarnews.co.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/facebook.com\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c\",\"name\":\"Chairul Husen\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Chairul Husen\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tegarnews.co.id\\\/?author=20\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Anggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain MataAnggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain Mata - tegarnews.co.id Pekerjaan pengembangan jaringan distribusi IPA Tanah Merah dinilai asal-asalan, merusak jalan, abaikan keselamatan, dan diduga sarat permainan anggaran.","description":"Proyek Rp61,8 miliar di Bekasi menuai sorotan. Jalan rusak, galian asal-asalan, tanpa rambu K3, DPRD diduga tutup mata. Publik tunggu sikap tegas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Anggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain MataAnggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain Mata - tegarnews.co.id Pekerjaan pengembangan jaringan distribusi IPA Tanah Merah dinilai asal-asalan, merusak jalan, abaikan keselamatan, dan diduga sarat permainan anggaran.","og_description":"Proyek Rp61,8 miliar di Bekasi menuai sorotan. Jalan rusak, galian asal-asalan, tanpa rambu K3, DPRD diduga tutup mata. Publik tunggu sikap tegas.","og_url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498","og_site_name":"tegarnews.co.id","article_publisher":"https:\/\/facebook.com","article_published_time":"2025-08-31T03:23:26+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":898,"url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250829-WA0065.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Chairul Husen","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Chairul Husen","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498"},"author":{"name":"Chairul Husen","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/person\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c"},"headline":"Anggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain Mata","datePublished":"2025-08-31T03:23:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498"},"wordCount":347,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250829-WA0065.jpg","keywords":["AKPERSI","Bekasi","DPRD","IPA","KDM","Korupsi","Proyek"],"articleSection":["Info Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498","name":"Anggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain MataAnggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain Mata - tegarnews.co.id Pekerjaan pengembangan jaringan distribusi IPA Tanah Merah dinilai asal-asalan, merusak jalan, abaikan keselamatan, dan diduga sarat permainan anggaran.","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250829-WA0065.jpg","datePublished":"2025-08-31T03:23:26+00:00","description":"Proyek Rp61,8 miliar di Bekasi menuai sorotan. Jalan rusak, galian asal-asalan, tanpa rambu K3, DPRD diduga tutup mata. Publik tunggu sikap tegas.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498#primaryimage","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250829-WA0065.jpg","contentUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250829-WA0065.jpg","width":1280,"height":898},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?p=9498#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/tegarnews.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Anggaran Fantastis, Hasil Tragis, Proyek IPA Tanah Merah Bekasi Diduga Bermain Mata"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#website","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/","name":"tegarnews.co.id","description":"Berani, Bicara Benar","publisher":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#organization","name":"tegarnews.co.id","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg","contentUrl":"https:\/\/tegarnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/cropped-LOGO-DEPAN-TEGARNEWS.jpg","width":512,"height":512,"caption":"tegarnews.co.id"},"image":{"@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tegarnews.co.id\/#\/schema\/person\/3938ee0cc73ef30104d212327d18039c","name":"Chairul Husen","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e39afabf920a24a172ac31572d82a1950f459c15d576084f7c8982ca54369?s=96&d=mm&r=g","caption":"Chairul Husen"},"url":"https:\/\/tegarnews.co.id\/?author=20"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9498","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9498"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9498\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9499,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9498\/revisions\/9499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9334"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tegarnews.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}