Breaking News
light_mode
Home » Opini » Intelijen Terpecah? Ponto: Salah Besar! BIN dan BAIS Punya Fungsi Sendiri

Intelijen Terpecah? Ponto: Salah Besar! BIN dan BAIS Punya Fungsi Sendiri

  • account_circle Tim/Red
  • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
  • visibility 214
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta| Di tengah meningkatnya kompleksitas politik Nasional, mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI periode 2011–2013, Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman B. Ponto, meluruskan anggapan yang menurutnya keliru dan menyesatkan terkait dugaan dualisme intelijen antara BIN dan BAIS.

Menurut Ponto, pemisahan kewenangan antara lembaga intelijen Negara bukanlah bentuk konflik, melainkan justru memperkuat sistem melalui pembagian fungsi yang spesifik.

 “Tidak ada satu pun norma dalam sistem Hukum Indonesia yang menyatakan bahwa intelijen harus bersifat tunggal dan tersentralisasi,” tegas Ponto dalam wawancara pada Minggu (11/5/25)

Intelijen Berbeda Lembaga tapi Satu Tujuan. Ponto menjelaskan bahwa tiap lembaga Negara memiliki tugas yang berbeda, sehingga kebutuhannya terhadap intelijen juga berbeda.

TNI memiliki BAIS untuk intelijen pertahanan, Presiden membawahi BIN untuk intelijen strategis dan keamanan Nasional, Polri memiliki Badan Intelijen Keamanan (BIK) untuk mendukung tugas penegakan Hukum, sementara Kejaksaan memiliki JAMINTEL untuk kepentingan intelijen yustisial.

“Ini bukan dualisme, ini keragaman fungsional dalam satu sistem keamanan Nasional. Militer tidak bisa bergantung pada intelijen sipil, begitu pula aparat Hukum tidak bisa menggunakan informasi strategis politik untuk operasional,” tambahnya.

Koordinasi Bukan Subordinasi

Ponto menilai bahwa yang perlu diperkuat bukan penyatuan lembaga, melainkan sistem koordinasi dan integrasi informasi.

Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2019 telah menetapkan peran BIN sebagai koordinator, bukan sebagai komando tunggal atas seluruh intelijen.

“Koordinasi bukan subordinasi. Yang diperlukan adalah kerja sama antar lembaga, bukan penyeragaman yang bisa merusak independensi fungsi masing-masing,” ujarnya.

Alasan Sistem Intelijen Terpisah Perlu Dipertahankan

Lebih lanjut, Ponto menyebutkan tiga alasan utama mengapa pemisahan fungsi intelijen tetap relevan dan harus dipertahankan:

– Mencegah Konsentrasi Kekuasaan: Menyatukan seluruh fungsi intelijen ke dalam satu lembaga akan membuka peluang terjadinya penyalahgunaan wewenang.

– Efektivitas Kinerja: BAIS hanya akan optimal jika berada dalam struktur militer, sementara BIN efektif dalam konteks sipil dan pemerintahan strategis.

– Menjaga Netralitas Politik: Sistem ini menjamin bahwa intelijen tidak menjadi alat kekuasaan satu pihak.

Yang Salah Bukan Sistem, Tapi Cara Pandang.

“Saya tegaskan kembali, tidak ada dualisme antara BIN dan BAIS. Yang ada adalah diferensiasi fungsional yang sesuai dengan struktur ketatanegaraan kita,” tutup Ponto

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • FIFA Luncurkan Trio Maskot Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 402
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 26 September 2025| FIFA pada Kamis (25/9) meluncurkan tiga maskot resmi untuk Piala Dunia 2026, yakni “Maple” si Rusa dari Kanada, “Zayu” si Jaguar dari Meksiko, dan “Clutch” si Elang Botak dari Amerika Serikat (AS), untuk mewakili edisi pertama turnamen yang akan diselenggarakan bersama oleh ketiga negara tersebut. “Maple”, “Zayu”, dan “Clutch” diperkenalkan sebagai […]

  • Fosil Pertama dari Periode Evolusi Manusia Ditemukan di Maroko

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 82
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 8 Januari 2026| Casablanca. Fosil pertama dari periode evolusi manusia yang selama ini masih belum terpahami yang ditemukan di Maroko dipandang dapat membantu para ilmuwan memecahkan misteri yang telah lama ada: Siapa yang hidup sebelum kita? Tiga tulang rahang, termasuk satu dari seorang anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha ditemukan dari sebuah gua […]

  • TSI Bantah Terlibat Skandal Tipikor Kebun Binatang Bandung, Ini Faktanya!

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 113
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 24 September 2025| Manajemen Taman Safari Indonesia (TSI) menyayangkan beredarnya petisi online yang dapat memicu kesalahpahaman publik terkait polemik Kebun Binatang Bandung. TSI menegaskan pihaknya tidak memiliki keterlibatan dalam kasus hukum yang saat ini tengah disidangkan di Pengadilan Tipikor Bandung. Hal itu disampaikan Corporate Communication TSI, Eko Maryadi, dalam keterangan tertulis kepada media ini, […]

  • Subhan Dua Kali Terjerat Narkoba, Diduga Aman karena Dibekingi Keluarga Jaksa”

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 560
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Palimanan Barat,16 Oktober 2025| Agung Sulistio selaku Pemimpin Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI), Ketua Umum Gabungan Media Online Cetak Ternama (GMOCT), serta Ketua Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (DPP II LPK-RI), menegaskan bahwa dugaan keterlibatan Kuwu Palimanan Barat, Subhan Nurakhir, dalam dua kasus narkoba tidak boleh dibiarkan. Ia menilai bahwa jika seorang […]

  • Dana Inspiring Teacher Diduga dari Iuran Guru Rp200 Ribu, Kadisdik Pemalang Terpojok!

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 810
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 17 September 2025| Program Inspiring Teacher di Kabupaten Pemalang kini menuai sorotan tajam. Pasalnya, sebagian anggaran kegiatan tersebut ternyata berasal dari iuran guru SD dan SMP bersertifikasi sebesar Rp200 ribu per orang. Ironisnya, hingga kini banyak dana iuran tersebut yang belum dikembalikan kepada para guru. Kondisi ini memicu pertanyaan besar tentang transparansi dan pertanggungjawaban […]

  • Perkuat Sinergi, Sebanyak 1.600 Personel TNI/POLRI Dikerahkan Dalam Patroli Skala Besar di Kabupaten Bogor

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 217
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor,1 September 2025| Sinergi TNI-Polri kembali ditunjukkan di Kabupaten Bogor. Sebanyak 1.600 personel gabungan Polres Bogor Polda Jawa Barat dan Kodim 0621/Kabupaten Bogor dikerahkan dalam apel gabungan dan patroli skala besar, Senin (1/9/2025). Apel bersama yang digelar di Mako Polres Bogor dipimpin oleh Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto bersama Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Henggar […]

expand_less