Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Pemeliharaan Pustu Bantarsari Mangkrak, Pelayanan Kesehatan Warga Terganggu

Pemeliharaan Pustu Bantarsari Mangkrak, Pelayanan Kesehatan Warga Terganggu

  • account_circle Husen
  • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
  • visibility 236
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.idKabupaten Bekasi- Proyek pemeliharaan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, terbengkalai meski kontrak kerja telah berakhir pada 29 April 2025. Kondisi ini berdampak langsung pada terganggunya pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat. Jum’at. (30/05/2025)

 

Dikerjakan oleh CV Dwi Agung Kencana berdasarkan Surat Perintah Kerja Nomor: 000.3.2/3.0223/SPK/UPTD WIL III/DCKTR/2025, proyek senilai Rp198.731.000 dari APBD 2025 itu dimulai sejak 28 Februari 2025. Namun, hingga kini progres fisik masih jauh dari tuntas.

 

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pekerjaan belum selesai, seperti pemasangan tralis dan pengecatan bangunan. Salah satu pekerja di lokasi bahkan mengeluhkan belum menerima pembayaran untuk pembelian material dan upah tenaga kerja.

“Tralis belum dipasang, cat belum semua. Duit saya buat beli material dan bayar tukang aja belum dibayar, makanya belum saya terusin belanjanya,” ujarnya.

 

Selain progres fisik, aspek transparansi juga dipertanyakan. Papan proyek tidak dipasang secara permanen dan hanya digunakan saat dokumentasi semata.

 

“Cuma buat difoto doang, habis itu dicopot lagi,” tambah seorang pekerja.

 

Dikonfirmasi melalui WhatsApp, pihak konsultan membenarkan bahwa proyek belum selesai.

 

“Iya bang, kegiatan belum di-VHO. Kita sudah arahkan rekanan untuk segera menyelesaikan. Kalau masih tidak dikerjakan, akan kita potong bang,” jelasnya.

 

Kondisi ini memicu pertanyaan tentang pengawasan dari UPTD Wilayah III dan Dinas Cipta Karya Kabupaten Bekasi. Publik menilai ada indikasi pembiaran bahkan potensi kongkalikong antara pelaksana, konsultan, dan pengawas teknis.

 

Alih-alih memperbaiki fasilitas, proyek ini justru menambah beban masyarakat dengan terhambatnya akses layanan kesehatan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas maupun pengawas proyek.

 

Masyarakat mendesak Inspektorat dan aparat penegak hukum segera turun tangan. Anggaran publik, khususnya untuk sektor kesehatan, tidak boleh dibiarkan jadi ajang permainan.

  • Author: Husen
  • Editor: Redaksi
  • Source: Rls/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syukuran Awal Tahun, Rico Waas Sebut Antonius Tumanggor Sosok Unik dan Dekat dengan Rakyat

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 53
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 18 Januari 2026| Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai acara syukuran awal tahun 2026 sekaligus perayaan ulang tahun Keluarga Besar Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos yang digelar di Gedung Sopo ATRestorasi, Jalan Karya Masjid Ujung No. 50, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (17/1). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu […]

  • Wujudkan Kamseltibcarlantas, Polsek Ciampea Sigap Atur Lalu Lintas Pagi Hari

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 211
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga kelancaran arus lalu lintas, personel Polsek Ciampea Polres Bogor Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan di wilayah Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan pada jam-jam sibuk pagi hari, terutama saat masyarakat memulai aktivitas seperti berangkat kerja, anak-anak pergi […]

  • Soal Kasus HIPMI, Garda Mencegah dan Mengobati GMDM Provinsi Lampung Menyikapi Langkah BNNP Lampung

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Naryoto
    • visibility 59
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lampung, 8 September 2025| Keputusan penyidik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung merehabilitasi lima mantan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung menuai kritik tajam. Garda Mencegah dan Mengobati GMDM Provinsi Lampung, Ir.Okta Resi Gumantara, menilai langkah tersebut keliru secara hukum dan berpotensi menyalahi prosedur. Menurut dia, penggunaan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 […]

  • LSM Pakar Sumut Tantang Pembuktian Tuduhan Judi terhadap Aseng Kayu: Jangan Hanya Menggiring Opini

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 26
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 24 Februari 2026| Pernyataan sejumlah pihak terkait dugaan praktik perjudian di wilayah Sumatera Utara, khususnya yang menyeret nama seorang pengusaha bernama Aseng Kayu, menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Ketua DPW Media Center LSM Pakar Sumatera Utara, Robin silalahi bmenegaskan bahwa setiap tuduhan harus disertai bukti yang jelas dan tidak boleh hanya berdasarkan dugaan semata. […]

  • Moroccan Caftan Resmi Terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 54
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 11 Desember 2025| News Delhi. Sebuah tonggak budaya yang bersejarah ditorehkan Pemerintah Kerajaan Maroko baru-baru ini. Kaftan Maroko (Moroccan Caftan), yang merupakan pakaian tradisional untuk wanita, secara resmi telah dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO. Pengumuman tersebut disampaikan pada Rabu kemarin, 10 Desember 2025, di New Delhi pada pertemuan sesi ke-20 […]

  • Ringkasan Harian Serangan AS-Israel Terhadap Iran, Kawasan Timur Tengah

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 48
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 8 Maret 2026 | Ketegangan di seluruh kawasan Timur Tengah terus meningkat pada Jum’at (6/3) ketika pasukan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran saling melancarkan serangan, menimbulkan banyak korban tewas, serta memicu evakuasi internasional. Sementara itu, pasar global dan harga energi bereaksi terhadap eskalasi konflik tersebut. Berikut ringkasan perkembangan terbaru dan dampaknya […]

expand_less