Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Kolaborasi Universitas Moestopo dan Kelurahan Pondok Labu, Dorong Ekonomi Perempuan Berbasis Komunitas

Kolaborasi Universitas Moestopo dan Kelurahan Pondok Labu, Dorong Ekonomi Perempuan Berbasis Komunitas

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
  • visibility 94
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 7 Agustus 2025| Program Pascasarjana Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menggandeng Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan, dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Ekonomi Kreatif Berbasis Komunitas dan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan.” Kegiatan ini menjadi salah satu manifestasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mengedepankan kolaborasi antara akademisi dan komunitas lokal untuk mendorong perubahan sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Moestopo, Dr. H. Muhamad Saifulloh, M.Si., menegaskan, bahwa perguruan tinggi harus hadir sebagai agen perubahan yang konkret di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang partisipasi aktif bagi perempuan dan komunitas lokal, untuk mengembangkan potensi ekonomi berbasis aset yang mereka miliki,” ujarnya, di Jakarta, (6/8).

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya sukses dijalankan di kawasan Kuningan Barat pasca pandemi COVID-19. Saat itu, Universitas Moestopo mendampingi pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan ekosistem digital, guna mempermudah transaksi dan memperluas akses pasar mereka di era ekonomi digital.
Optimisme serupa juga ditanamkan di Kelurahan Pondok Labu. Lurah Pondok Labu, Nachnoer Vemier Atom Arss, S.Si., MAP, menyatakan antusiasmenya atas kolaborasi ini.

“Kami memiliki lebih dari 26 ribu warga prasejahtera dari total 58 ribu penduduk. Kegiatan seperti ini sangat kami butuhkan, dan saya sebagai alumni Moestopo bangga kampus ini hadir kembali di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Nachnoer juga menyebut program Jampreneur dari Pemprov DKI Jakarta sebagai sinergi potensial dengan kegiatan akademik.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan pelatihan, tetapi juga menciptakan aplikasi atau platform digital untuk UMKM Pondok Labu.
Salah satu pendekatan utama dalam program ini adalah ABCD (Asset Based Community Driven) yang dipaparkan oleh Dr.T. Herry Rachmatsyah, M.Si. Pendekatan ini tidak dimulai dari identifikasi masalah, tetapi dari kekuatan dan potensi yang sudah ada di masyarakat.

“Pendekatan ABCD mendorong masyarakat, termasuk kelompok perempuan, untuk menjadi aktor pembangunan dengan mengidentifikasi dan mengelola aset mereka sendiri,” jelas Dr. Herry.

Pendekatan ABCD dijalankan melalui lima tahapan: Discovery (menemukan kekuatan), Dream (membangun mimpi), Design (merancang tindakan), Define (menggalang kekuatan), dan Destiny (memastikan pelaksanaan). Aset yang dimanfaatkan mencakup sumber daya manusia, alam, infrastruktur, serta jejaring sosial formal dan informal.
Peran penting perempuan dalam pengembangan ekonomi kreatif juga disoroti oleh Kaprodi Magister Ilmu Administrasi Publik,
Dr. Harry Nenobais, M.Si, yang tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi justru sebagai pusat penggerak.

“Perempuan memiliki 5 ( lima ) peran strategis dalam ekonomi kreatif, yaitu: sebagai penggerak dan pelaku UMKM, pelestari budaya dan kearifan lokal, inovator dan kreator, penggerak permintaan serta pemasaran, serta sebagai agen pemberdayaan ekonomi di tingkat keluarga dan komunitas,” papar Dr. Harry.

Sementara itu, Dr. Yunita Sari, M.Si., Kaprodi Magister Ilmu Komunikasi, memaparkan pentingnya komunikasi strategis dalam mendukung pemberdayaan perempuan.Menurutnya, tantangan seperti keterbatasan lokasi pelatihan, biaya transportasi, dan minimnya motivasi harus dijawab dengan pendekatan komunikasi yang inklusif dan berbasis relasi personal.

“Pelatihan online, jadwal yang fleksibel, hingga melibatkan tokoh lokal sebagai role model adalah bentuk komunikasi partisipatif yang membumi,” jelasnya.

Ia juga mendorong integrasi antara media digital dan tatap muka untuk menjangkau lebih banyak warga perempuan, serta mengedepankan forum-forum informal sebagai ruang diskusi dan kolaborasi.

Menambahkan perspektif manajerial, Dr. H. Jubery Marwan, M.M., Kaprodi Magister Manajemen, menguraikan lima strategi pemberdayaan ekonomi perempuan: pelatihan fleksibel dan digital, akses permodalan mikro tanpa agunan, mentoring oleh pelaku usaha perempuan, kolaborasi komunitas melalui pop-up market dan event kreatif, serta advokasi kebijakan lokal yang pro-gender. “Pemberdayaan perempuan bukan hanya tentang pendapatan, tetapi tentang partisipasi, kualitas hidup, dan ketahanan sosial,” tegasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi yang dimoderatori oleh Dr. Franky, M.M., dan akan berlanjut ke program pelatihan intensif, pendampingan bisnis, serta potensi pengembangan platform digital untuk UMKM Pondok Labu. Melalui kegiatan ini, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) sekali lagi menunjukkan peran aktifnya sebagai perguruan tinggi yang tak hanya mencetak lulusan, tetapi juga hadir sebagai penggerak transformasi sosial dan ekonomi berbasis komunitas.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Bima di Makassar Nyatakan Perang Terhadap Wacana Tambang di Parado: Negara Jangan Jadi Pelayan Korporasi Perusak Lingkungan

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 47
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Makassar, 11 Februari 2026| Wacana pertambangan di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencuat dan memantik kemarahan publik. Isu lama yang sarat konflik ini bangkit kembali di tengah lemahnya transparansi pemerintah dan kuatnya aroma kepentingan industri ekstraktif. Masyarakat menilai, wacana tambang di Parado adalah ancaman nyata terhadap ruang hidup rakyat. Rencana dan […]

  • Pernah Beli Inter Milan Hingga Jadi Dubes AS, Ini Sosok Rosan Roeslani, Menteri Kepercayaan Prabowo Penjaga Hilirisasi

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 58
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 21 Februari 2026| Nama Rosan Perkasa Roeslani bukan lagi nama asing di panggung nasional maupun internasional. Sosoknya merupakan perpaduan langka antara pengusaha ulung, diplomat berkelas, dan kini menjadi salah satu pilar utama dalam Kabinet Merah Putih. Sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, serta CEO dari badan raksasa baru Danantara, Rosan mengemban tugas maha penting […]

  • Karifikasi Sang Suami Terkait Berita Istri Yang Ancam Buang Bayinya Ke Panti Asuhan

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 132
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 24 Agustus 2025| Menindaklanjuti berita yang telah tayang pada 21 Agustus 2025 yang lalu. Diketahui, pada kamis. 21 Agustus 2025, pukul. 18:12. WIB. STDL oknum guru yang mengancam membuang bayi ke panti asuhan menghubungi suaminya WHY melalui pesan Whatsapp dan meminta untuk membelikan anaknya susu dan pempers bayi karena dirinya sudah tidak mempunyai uang. […]

  • Viral di TikTok, Kadis PUPR Banten Arlan Marzan dan Kabid Heru Dilaporkan ke Kejagung

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 202
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banten, 26 Oktober 2025| Dugaan penyimpangan dana proyek jalan Cikumpay-Ciparay senilai Rp 87,6 miliar oleh kontraktor PT. Lambok Ulina APBD Provinsi Banten menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial TikTok. Video yang diunggah oleh akun @bantenbergerak memperlihatkan sejumlah komentar netizen yang menuding adanya praktik tidak transparan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur di lingkungan Dinas Pekerjaan […]

  • Unit PPA Sat Reskrim Polres Bogor Tangkap Pelaku Persetubuhan Anak Di Bawah Umur

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 198
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bogor berhasil mengamankan seorang pria berinisial MFQ, yang diduga sebagai pelaku tindak pidana persetubuhan dan/atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Penangkapan dilakukan pada Sabtu malam, 5 Juli 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, oleh tim gabungan Kanit Buser dan Kanit PPA Sat Reskrim Polres […]

  • Diduga Ilegal Usaha Penyulingan Air Tanah Diwilayah Boponter Dipertanyakan

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 658
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Depok 23 Agustus 2025| Fenomena kasus dugaan eksploitasi air tanah secara ilegal yang baru-baru ini ramai di beritakan terjadi di Kota Depok, sepertinya kian menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya ditemukan enam titik pengeboran air tanah tanpa izin di wilayah Tapos, kini dugaan kasus serupa ditemukan diwilayah Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter). Salah satunya berdasarkan informasi […]

expand_less