Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Jokowi Buka Suara soal Namanya Terseret Kasus Korupsi Haji: Tidak Ada Perintah Korupsi

Jokowi Buka Suara soal Namanya Terseret Kasus Korupsi Haji: Tidak Ada Perintah Korupsi

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
  • visibility 62
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Solo, 1 Februari 2026| Joko Widodo (Jokowi), akhirnya menanggapi penyebutan namanya dalam pusaran kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2024 yang tengah disidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi menegaskan bahwa meski kebijakan penambahan kuota haji berasal dari arahannya, ia tidak pernah memerintahkan adanya penyimpangan atau korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (30/1/2026), merespons berkembangnya isu setelah namanya disebut oleh saksi dalam pemeriksaan KPK.

“Di setiap kasus pasti mengaitkan dengan nama saya. Karena apa pun program, kerja-kerja menteri pasti dari kebijakan presiden, pasti dari arahan presiden, dan juga dari perintah-perintah presiden,” ujar Jokowi kepada awak media.

Jokowi mengakui bahwa penambahan kuota haji sebanyak 20.000 jemaah pada tahun 2024 merupakan hasil lobi tingkat tinggi yang dilakukannya langsung dengan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi. Namun, ia menekankan garis tegas antara kebijakan negara dan pelaksanaan teknis yang menyimpang.

“Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan untuk korupsi, enggak ada. Ya, memang itu (penambahan kuota) kebijakan dari presiden,” tegasnya.

Nama Jokowi mencuat dalam kasus ini setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, yang diperiksa sebagai saksi, menjelaskan kronologi perolehan kuota tambahan tersebut. Dito menyebut bahwa tambahan kuota didapat saat ia mendampingi kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Arab Saudi. Keterangan ini memicu spekulasi mengenai sejauh mana keterlibatan istana dalam proses tersebut.

Sebagai informasi, KPK saat ini tengah menyidik dugaan korupsi terkait pengalihan sepihak sebagian kuota tambahan haji reguler ke haji khusus. Kasus ini telah menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka. Penyidik menduga adanya penyalahgunaan wewenang yang merugikan jemaah haji reguler yang telah mengantre bertahun-tahun.

Hingga berita ini diturunkan, KPK menyatakan belum berencana memanggil Jokowi sebagai saksi, namun terus mendalami keterangan dari para menteri dan pejabat terkait yang menjabat saat kebijakan tersebut digulirkan.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh! SDN 7 Tanjung Raja Diduga Buat “Aturan Sendiri”, Anak Kurang 1 Bulan Hingga 1 Haripun dari Usia 6 Tahun Ditolak Mentah-Mentah

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 16
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Ogan Ilir, 26 Mei 2026 | Dunia pendidikan di Kabupaten Ogan Ilir kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini sorotan datang dari SD Negeri 7 Tanjung Raja yang diduga menerapkan aturan sendiri dalam penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027. Bagaimana tidak, sekolah dasar negeri tersebut disebut-sebut menolak calon siswa yang belum genap berusia 6 […]

  • Kepedulian Polda Jabar Kepada Petani Jagung Untuk Meningkatkan Kesejahteraan

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 28 September 2025| Kepolisian Daerah Jawa Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang ketahanan pangan. Melalui program penanaman jagung yang telah berjalan konsisten, kini hasilnya tampak nyata dengan digelarnya Panen Raya Serentak Kuartal III Tahun 2025 di Jl. Letjen Mashudi Km 5, Kampung Tagog, Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukawening, (27/9). Kegiatan yang dihadiri langsung oleh […]

  • Police Goes To School, Polri Hadir Beri Guru dan Siswa-Siswi Himbauan, Untuk Cegah Aksi Tawuran dan Jauhi Narkoba

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 157
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Polres Bogor| BabhinKamtibmas Desa Karang Tengah, Polsek Babakan Madang, Polres Bogor, Polda Jabar Bripka Ujang Umaludin mendatangi SDN Karang Tengah 05 Desa Karang Tengah dengan jumlah siswa 270 di Sukamantri RT 01/13 Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang. Senin (05/05/2025) Dalam kegiatan ini pula, Babhikamtibmas Desa Karang tengah, Bripka Ujang Umaludin, bertindak sebagai pembina upacara, […]

  • Sinergitas TNI Polri Wilayah Hukum Polsek Dramaga, Giat Cooling Sistem Sambang Warga Beri Himbauan Cegah Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 119
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Giat sambang Kamtibmas Warga adalah tugas rutin Bhabinkamtibmas dan Babinsa yg menjadi tugas kesehariannya, yakni dengan melaksanakan kunjungan kepada masyarakat binaannya untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat. Sabtu (17/05/2025) Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa purwasari Aipda Heri Kismanto menyambangi Warganya dan  menyampaikan pesan-pesan kamtibmas utk selalu meningkatkan kewaspadaan serta untuk bersama-sama ikut […]

  • Polsek Pebayuran Jalin Keakraban dengan Media Lewat Ngopi Bareng

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 195
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 25 Agustus 2025| Jajaran Polsek Pebayuran menggelar agenda ngopi bareng bersama rekan-rekan media di wilayah hukum Polsek Pebayuran. Acara ini berlangsung penuh keakraban dan menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum dialog untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Senin (25/08/2025)   Kanit Reskrim Polsek Pebayuran, IPDA Iim Nurahim, S.H., […]

  • Polri Tuntaskan 3.326 Kasus Premanisme Lewat Operasi Serentak, Irjen Sandi: Demi Jamin Keamanan dan Iklim Investasi

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 132
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 8 Mei 2025| Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat telah menyelesaikan 3.326 perkara selama pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan secara serentak dimulai pada 1 Mei 2025. Operasi ini menyasar praktik premanisme yang kian marak dan dianggap meresahkan masyarakat serta mengganggu stabilitas keamanan dan iklim investasi nasional. Operasi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025 […]

expand_less