Tegarnews.co.id – Jakarta, 23 September 2026 | Miris! Kiai Kampung NU yang juga pegiat antikorupsi, HRM Khalilurrahman Abdullah Sahlawiy, yang akrab disapa Gus Lilur, buka suara dengan sangat lantang.
Melalui perbincangan mendalam di podcast Madilog, Selasa (22/9/2026), Gus Lilur membeberkan cerita kelam dibalik meriahnya perhelatan akbar NU beberapa waktu yang lalu.
”Ada dua mobil Land Cruiser yang berangkat dari selatan Jakarta membawa uang kira-kira Rp480 miliar ke Jombang,” ujar Gus Lilur dengan tenang namun penuh keyakinan.
Menurut Gus Lilur, sumber pendanaan yang mengejutkan itu datang dari berbagai institusi, termasuk dugaan suntikan dana Rp180 miliar yang merupakan ‘kreasi’ dari Nusron Wahid (NW), seorang figur politik terkemuka yang menjabat Menteri ATR/BPN sebagai Wakil Ketua Umum PBNU.
Lebih lanjut, Gus Lilur juga menyebutkan keterlibatan Gus Ipul (Saifullah Yusuf), yang bertindak sebagai ketua Organizing Committee (OC) di Muktamar, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro.
”NU dijadikan tunggangan oleh Nusron Wahid dan Saifullah Yusuf untuk kembali punya jabatan di NU guna melestarikan jabatan dia di kabinet,” beber Gus Lilur, sebagaimana dikutip dari laman Wartakotalive.com.
Sungguh tidak disangka, ternyata mereka yang ngaku-ngaku paling nasionalis, paling pancasilais itu, adalah para garong yang pintar memanfaatkan jabatan untuk memperkaya diri dengan merampok uang negara. Padahal notabenenya, uang negara itu adalah milik rakyat dan umat. (Red)














