Kamis, Juli 30, 2026
tegarnews.co.id
Advertisement
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Nasional Tokoh

Cigudeg Dijarah Mafia Tambang Emas Ilegal, Korwil III PP-GMKI Desak Pemkab Bogor dan APH Hentikan Bancakan Gurandil Bogor

Chairul Husen by Chairul Husen
26 Januari 2026
in Tokoh
0
Cigudeg Dijarah Mafia Tambang Emas Ilegal, Korwil III PP-GMKI Desak Pemkab Bogor dan APH Hentikan Bancakan Gurandil Bogor

Foto: Riduan S Purba. Koordinator Wilayah III PP GMKI (Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia)

585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 27 Januari 2026| Aktivitas penambangan emas tanpa izin resmi (PETI), yang lebih di kenal dengan nama “Gurandil” di wilayah Kabupaten Bogor telah mencapai titik nadir dan sangat menghawatirkan. Para penambangan emas ilegal seolah menjadi lingkaran setan yang tak kunjung putus. Aktivitas ilegal ini selalu kembali menggeliat tak lama setelah petugas meninggalkan lokasi. Penjarahan Hutan yang kian masif telah merusak ekosistem dan mengancam keselamatan warga sekitar.

Riduan S Purba Koordinator
Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (Wilayah III PP GMKI), dalam keterangannya mengatakan kondisi ini menjadi bukti nyata keberadaan gurita mafia tambang emas ilegal di Kabupaten Bogor. Khususnya di Desa Banyuasin, Desa Banyuwangi, Desa Banyuresmi Kawasan Gunung Guntur, Cirangsad Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor Jawa Barat.

You might also like

Negara Hukum Tak Boleh Bergantung Pada Konflik Antar Elite

Mochtar Riady Tantang 10O Konglomerat Indonesia: Jangan Cuma Cari Keuntungan, Saatnya Bagun Negara

Kolonel (Purn) Sri Radjasa: Febrie Adriansyah Dianggap Ancaman, Jokowi Disebut Mulai Khawatir

Sumber dilapangan menyebutkan beberapa nama diduga sebagai pemilik atau pengelola tambang, antara lain Hendra dan Heri di desa Banyuwangi, Hj.Jahad, Alex dan Baron di Desa Banyuresmi, Enjuh Juhanda dan Fery Moncos di Desa Banyuasin

Penjarahan hutan yang dilakukan oleh para gurandil bukan lagi sekedar isu lingkungan, melainkan kejahatan terorganisir yang merusak ekosistem dan mengancam keselamatan warga Cigudeg Bogor. Hutan Cigudeg Bogor dijarah, alam diluluhlantakkan, dan hukum seolah-olah tidak punya taring dihadapan para gurandil. Ini bukan lagi soal urusan perut, namun soal mafia yang merampok kekayaan negara, menurun nya kualitas hidup masyarakat, dan ancaman krisis ekologi jangka panjang,” kata Riduan.

Insiden kepulan asap beracun yang terjadi di Pongkor Bogor, pada Rabu (14/1/2026), dilaporkan menewaskan 11 orang Gurandil. Korban ditemukan di kawasan pertambangan PT. Antam Bogor Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor. Peristiwa ini seharusnya menjadi pembelajaran penting bagi pemerintah Kabupaten Bogor.

Pemerintah Kabupaten Bogor dan Aparat Penegak Hukum harus mengambil langkah tegas guna mencegah kejadian serupa terjadi. Operasi penertiban selama ini hanya menyasar buruh tambang namun tidak menyentuh para pemodal.

Tragedi pongkor bukanlah fenomena tunggal, melainkan akumulasi dari masalah sistemik. Bagi para gurandil, resiko tertimbun longsor atau keracunan gas adalah ongkos yang harus di bayar demi menyambung hidup. Setiap kali lubang tambang runtuh dan menelan nyawa, kita menyaksikan sebuah teater sandiwara yang begitu memuakkan. Pejabat datang berbela sungkawa, petugas sibuk menghitung jumlah mayat, namun setelah tanah kering dan tangis reda, bisnis emas berdarah ini kembali berjalan seolah nyawa manusia tak lebih dari sekedar statistik sampah” ujar Riduan

Kami sangat prihatin dan berduka atas terjadinya musibah diantam Pongkor yang menelan korban Jiwa. Apabila praktik gurandil terus dibiarkan akan menjadi bom waktu yang bisa memicu bencana alam, jumlah korban berjatuhan akan semakin banyak” tambah Riduan

Praktik Gurandil hanya memperkaya segilintir kelompok orang bukan untuk kemakmuran Rakyat, merugikan Potensi Pendapatan Negara. Himpitan dan ketiadaan akses ekonomi memaksa mereka menjadi martir.

Pemerintah harus hadir, memberikan edukasi dan solusi ekonomi alternatif, agar masyarakat tidak terjebak dalam lingkaran hitam pertambangan ilegal. Bagi para pemilik modal runtuhnya lobang adalah resiko bisnis bukan tragedi kemanusiaan. Masyarakat menjadi bahan bakar untuk mesin keserakahan yang tak pernah puas.

Hukum tidak boleh kehilangan taringnya dibawah bayang- bayang gunung emas. Hukum jangan menjadi kertas usang dan seringkali kalah telak oleh negoisasi dibawah meja. Sangat sulit dipercaya aktivitas tambang ilegal yang melibatkan ratusan orang dapat luput dari pantauan aparat selama bertahun-tahun tanpa adanya perlindungan. penegakan hukum bagaikan komedi satir. Tindak tegas Pemilik modal bukan hanya menyasar rakyat kecil,” tegas Riduan.

Pemerintah berhenti menjual retorika kosong dan sibuk memoles citra di media sosial. setiap ada korban, pejabat datang dengan kamera dan janji- janji evaluasi yang tak pernah terwujud.

Gerakan Mahasiswa Kristen Provinsi Jawa Barat secara resmi telah melayangkan Aduan Masyarakat (Dumas) terkait maraknya Praktik Penambangan Emas Tanpa Ijin dikecamatan Cigudeg kepada Kapolres dan Bupati Bogor melalui surat bernomor: 390019/KW-III/Dumas/EXT/BGR/I/2026.

“Kami menegaskan komitmen untuk mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata dari Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum. Kami akan membawa isu ini hingga ke tataran nasional dan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran demi terwujudnya keadilan dan kepastian hukum” tandas Riduan.[]

Tags: GerakanIndonesiaKristenMahasiswa
Previous Post

Tujuh Tahun Tanpa Kepastian, Garuda KPP-RI Bogor Desak Polresta Ungkap Kasus Andriana Noven

Next Post

“Mata Hukum Minta Audit BGN: Belanja Rp60 Juta Printer Tak Sesuai Prioritas”

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Negara Hukum Tak Boleh Bergantung Pada Konflik Antar Elite
Tokoh

Negara Hukum Tak Boleh Bergantung Pada Konflik Antar Elite

by Tegar News
24 Juli 2026
Mochtar Riady Tantang 10O Konglomerat Indonesia: Jangan Cuma Cari Keuntungan, Saatnya Bagun Negara
Tokoh

Mochtar Riady Tantang 10O Konglomerat Indonesia: Jangan Cuma Cari Keuntungan, Saatnya Bagun Negara

by Tegar News
14 Juli 2026
Kolonel (Purn) Sri Radjasa: Febrie Adriansyah Dianggap Ancaman, Jokowi Disebut Mulai Khawatir
Tokoh

Kolonel (Purn) Sri Radjasa: Febrie Adriansyah Dianggap Ancaman, Jokowi Disebut Mulai Khawatir

by Tegar News
11 Juli 2026
Ketua Umum DPN Peduli Nusantara Tunggal
Tokoh

Ketua Umum DPN Peduli Nusantara Tunggal

by Tegar News
1 Juni 2026
Oknum Dishub Langsa Arogan & Kasar, Dahi Sopir Truk Terbelah Hingga Dijahit: Korban Terpaksa Memaafkan Ditekan Masalah SIM Anak & Kendaraan
Tokoh

Ketua DPD MADAS DKI Jakarta H Achmad Nur, Kutuk Keras Teror terhadap Wartawan KabarSBI Desak Polisi Tangkap Aktor Intelektual di Balik Intimidasi

by Tegar News
28 Mei 2026
Next Post
“Mata Hukum Minta Audit BGN: Belanja Rp60 Juta Printer Tak Sesuai Prioritas”

"Mata Hukum Minta Audit BGN: Belanja Rp60 Juta Printer Tak Sesuai Prioritas"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

TNI-Polri Bersinergi Sambang Warga Desa Klapanunggal Sampaikan Himbauan Kamtibmas.

TNI-Polri Bersinergi Sambang Warga Desa Klapanunggal Sampaikan Himbauan Kamtibmas.

2 Juni 2025
Semester Pertama 2025, PHI Tembus Produksi Migas Melampaui Target Nasional

Semester Pertama 2025, PHI Tembus Produksi Migas Melampaui Target Nasional

20 Agustus 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Kesaksian Keluarga: Sebelum Meninggal Sutrimo Disebut Ketakutan Usai Berselisih Dengan Ipar Febrie Soal Tambang Batu Bara
Peristiwa

Kesaksian Keluarga: Sebelum Meninggal Sutrimo Disebut Ketakutan Usai Berselisih Dengan Ipar Febrie Soal Tambang Batu Bara

30 Juli 2026
Literasi Hukum: Menelaah Opini Hukum Akun TikTok Ajicakra dalam Perspektif KUHP dan UU ITE
Info Publik

Literasi Hukum: Menelaah Opini Hukum Akun TikTok Ajicakra dalam Perspektif KUHP dan UU ITE

30 Juli 2026
Genap Setahun Tragedi Pendopo Garut, Aliansi Mahasiswa Desak Polda Jabar Tuntaskan Kasus dan Berikan Kepastian Hukum
Info Publik

Genap Setahun Tragedi Pendopo Garut, Aliansi Mahasiswa Desak Polda Jabar Tuntaskan Kasus dan Berikan Kepastian Hukum

30 Juli 2026
The Final  Bhayangkara Cup 2026: Puncak Pertarungan Awon FC Wonoyoso vs Pandawa Lima FC Kedungwuni “Siap Mengguncang Stadion Widya Manggala Krida”
Olah Raga

The Final Bhayangkara Cup 2026: Puncak Pertarungan Awon FC Wonoyoso vs Pandawa Lima FC Kedungwuni “Siap Mengguncang Stadion Widya Manggala Krida”

30 Juli 2026
Tambang Emas Ilegal Merambah Cagar Alam di Sungai Kampar, GMOCT Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas
Info Daerah

Tambang Emas Ilegal Merambah Cagar Alam di Sungai Kampar, GMOCT Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas

30 Juli 2026
Belum Masa Kampanye, Iring-Iringan Bakal Calon Kades Bojongsari Tuai Sorotan
Politik

Belum Masa Kampanye, Iring-Iringan Bakal Calon Kades Bojongsari Tuai Sorotan

30 Juli 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News