Kamis, September 24, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Info Publik

Widia Nopitasari (Bhayangkari) Isteri dari Bhabinkamtibmas, Bacakan Surat Terbuka Untuk Kapolri dan Petinggi Polri, Mencari Keadilan, Menguak Fakta Apa yang Dialaminya

Tegar News by Tegar News
3 Juni 2026
in Info Publik
0
Widia Nopitasari (Bhayangkari) Isteri dari Bhabinkamtibmas, Bacakan Surat Terbuka Untuk Kapolri dan Petinggi Polri, Mencari Keadilan, Menguak Fakta Apa yang Dialaminya
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Banten, 3 Juni 2026 | Sebuah surat terbuka bernada mendalam dan penuh harap kini menggema hingga ke tingkat tertinggi Korps Bhayangkara. Surat tersebut disampaikan oleh Widia Nopitasari, seorang Bhayangkari yang juga istri dari Brigadir Polisi Arman, anggota Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres Pandeglang, Polda Banten. Melalui tulisannya, Widia mengungkapkan keluh kesah, kenyataan pahit, serta jeritan hati keluarganya yang merasa menjadi korban kesewenang-wenangan oknum di lingkungan institusi tempat suaminya mengabdi.

Berikut adalah isi lengkap surat terbuka yang disampaikan Widia Nopitasari kepada Bapak Kapolri dan seluruh Pimpinan Tinggi Jenderal di Mabes Polri:

You might also like

Haji Her Diduga Produksi Rokok Ilegal Terang- terangan, Kenapa Negara Diam?

Menkeu Suahasil Nazara Ungkap Impor Ilegal 30 Kontainer Beras, Garam dan Baju Bekas

51 Sekolah di Lampung Ogah Terima MBG, Gelombang Penolakan Mulai Meluas?

SURAT TERBUKA UNTUK BAPAK KAPOLRI DAN SELURUH PIMPINAN TINGGI JENDERAL DI MABES POLRI

Dari:
Nama : Widia Nopitasari
Alamat : Wilayah Hukum Polres Pandeglang, Polda Banten
Identitas : Bhayangkari, Istri dari Brigadir Polisi Arman
NRP : …………….

Kepada Yth.,
Bapak Kapolri Jenderal Polisi
dan Seluruh Pimpinan Tinggi Jenderal Polri
di Mabes Polri
Jakarta

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Dengan segala kerendahan hati, rasa hormat, dan keyakinan yang mendalam bahwa masih ada keadilan di bawah naungan Bapak-bapak Pimpinan Kami, saya menuliskan surat ini. Saya Widia Nopitasari, istri dari seorang anggota Polri sederhana, Brigadir Polisi Arman, yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres Pandeglang, Polda Banten.

Surat terbuka ini saya layangkan bukan dengan niat lain, melainkan murni sebagai ungkapan hati seorang istri Bhayangkari, sekaligus curhatan seorang ibu yang merasa ketidakadilan menimpa keluarga kecilnya. Surat ini adalah jeritan kecil yang saya harap dapat terdengar sampai ke telinga Bapak Kapolri dan para Jenderal pimpinan kami, agar Bapak sekalian mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di lapangan, jauh di bawah sana, di mana kami berjuang menjaga nama baik institusi yang kami cintai ini.

Permohonan Maaf dan Alasan Saya Membuka Suara

Sebelum saya menguraikan keluh kesah dan kenyataan pahit yang saya alami, perkenankanlah saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajaran pimpinan.

Sungguh, awalnya saya tidak pernah berniat dan tidak berkeinginan keras untuk mempublikasikan masalah ini ke media maupun khalayak umum. Bagi saya dan keluarga, apa yang terjadi ini adalah persoalan internal, dan saya sangat paham serta menyadari betul bahwa hal ini, jika diketahui publik, dapat dianggap sebagai sebuah aib atau noda bagi institusi Polri yang selama ini kami banggakan dan kami junjung tinggi. Saya sangat menjaga nama baik Korps Bhayangkara, sebagaimana suami saya menjaga amanah tugasnya setiap hari.

Namun, kesabaran dan keterbatasan saya telah sampai pada batasnya. Saya sudah berusaha menempuh segala jalur ke dalam, melapor ke Propam, ke Itwasda, dan menunggu keputusan yang adil. Akan tetapi, apa yang saya dapatkan hanyalah penguluran waktu, pembatalan pertemuan, tekanan, intimidasi, ancaman, dan ketidakpastian hukum. Tidak ada rasa keadilan yang saya rasakan, justru saya dan suami yang merasa ditindas dan dipersulit oleh oknum yang seharusnya menjadi pelindung.

Karena tidak ada jalan lain, dan demi mendapatkan hak saya sebagai warga negara dan hak keadilan suami saya sebagai anggota Polri, dengan berat hati akhirnya saya memutuskan untuk membuka suara. Saya lakukan ini bukan untuk merusak, melainkan untuk memperbaiki dan mencari kebenaran. Saya yakin bahwa keadilan yang saya tuntut ini sejalan dengan rasa keadilan dan kemanusiaan yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945, selaras dengan butir-butir Pancasila terutama Sila Kedua dan Kelima, serta merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia yang tidak boleh diinjak-injak oleh siapa pun, termasuk oleh oknum yang memegang kekuasaan.

Bapak-bapak Pimpinan yang saya muliakan,

Suami saya, Brigadir Polisi Arman, adalah seorang anggota Polri yang sederhana, patuh, dan mengabdi sepenuh hati. Sebagai Bhabinkamtibmas, kesehariannya adalah berbaur dengan masyarakat, menjaga keamanan, mendamaikan perselisihan warga, dan melaksanakan setiap perintah atasan dengan penuh tanggung jawab. Ia sering pulang larut malam, lelah, terkadang harus meninggalkan kami sekeluarga demi tugas, namun ia selalu berpesan: “Istriku, kita mengabdi bukan untuk kekayaan, tapi untuk kehormatan dan menjaga amanah negara.”

Namun, apa yang kami terima sebagai balasan dari institusi yang sama tempat kami mengabdi?

Alih-alih mendapatkan perlindungan, kami justru menjadi korban kesewenang-wenangan oknum-oknum yang memegang jabatan di atas kami. Saya, istri dari seorang Bhabinkamtibmas, mengalami perampasan kendaraan secara paksa yang melibatkan oknum Paminal Polda Banten dan oknum Polres Pandeglang. Kejadian itu dilakukan tanpa prosedur yang benar, tanpa surat perintah sah, tanpa berita acara penyitaan, dan dengan cara yang sangat intimidatif.

Saat kami berusaha mencari keadilan, melapor ke Propam, ke Itwasda, dan mencoba menempuh jalur internal, apa yang kami dapatkan? Hanya jalan berliku, pembatalan pertemuan sepihak, penguluran waktu, hingga tekanan dan teror. Saya dikirimi surat-surat ancaman, difitnah melakukan penggelapan, dan diintimidasi sedemikian rupa seolah-olah sayalah yang bersalah, padahal saya adalah korban.

Bapak Kapolri dan para Jenderal yang saya hormati,

Saya sangat sedih dan kecewa. Bagaimana mungkin institusi yang dibentuk untuk menegakkan hukum dan melindungi rakyat, justru di dalam tubuhnya sendiri ada oknum yang bertindak sewenang-wenang, merampas hak milik sesama anak buah, dan menindas keluarga anggota yang pangkatnya di bawah mereka?

Saya menulis ini bukan untuk menuntut jabatan atau harta, melainkan sebagai curhatan seorang istri Bhabinkamtibmas yang hatinya perih melihat suaminya bingung, lelah, dan sedih karena merasa tidak ada tempat berlindung. Suami saya hanya seorang Brigadir, pangkat paling bawah, yang tidak punya kekuasaan, tidak punya koneksi, dan hanya bermodal kepercayaan pada atasan. Apakah karena kami kecil dan tidak punya kuasa, maka hukum dan keadilan pun tidak berlaku bagi kami?

Melalui surat terbuka ini, saya sampaikan harapan terbesar saya sebagai seorang istri anggota Polri:

1. Keadilan Tanpa Pandang Bulu: Saya berharap Bapak Kapolri dan para Jenderal dapat meninjau kembali kasus yang saya alami. Saya memohon agar Bapak sekalian memastikan hukum ditegakkan secara adil, tidak memandang pangkat, tidak memandang jabatan, dan tidak memandang siapa yang berkuasa. Saya ingin oknum yang menyalahgunakan wewenang, mengintimidasi, dan bertindak melawan hukum ditindak tegas sesuai aturan, agar tidak ada lagi anggota lain atau masyarakat yang menjadi korban kesewenang-wenangan mereka.
2. Perlindungan Bagi Anggota dan Keluarganya: Saya berharap institusi Polri benar-benar menjadi rumah yang melindungi anak buahnya. Jangan sampai anggota yang bertugas di garda terdepan seperti Bhabinkamtibmas yang bekerja keras melayani masyarakat, justru merasa tidak aman dan tidak dilindungi hak-haknya sendiri oleh institusi tempatnya bernaung.
3. Keadilan Bukan Hanya Nama: Saya berharap nilai-nilai Polri Presisi yang Bapak gaungkan benar-benar terasa sampai ke kami di tingkatan paling bawah. Presisi bukan hanya soal kinerja, tapi juga soal hati, keadilan, dan perlakuan manusiawi. Saya ingin membuktikan bahwa di Polri, kebenaran dan keadilan masih lebih kuat daripada kekuasaan oknum.

Bapak-bapak Pimpinan,

Sekali lagi saya mohon maaf karena harus menyampaikan hal ini kepada publik. Saya lakukan ini semata-mata karena saya ingin kebenaran dan keadilan bersinar, sehingga nama baik Polri sebenarnya justru akan terjaga karena bersih dari oknum-oknum yang merusak.

Saya akan terus bersuara sampai kebenaran terungkap. Semakin saya ditekan, semakin saya yakin bahwa jalan yang saya tempuh adalah jalan mencari keadilan. Saya percaya, di antara Bapak-bapak sekalian, masih banyak pemimpin yang berhati nurani, yang jujur, dan yang menginginkan Korps Bhayangkara ini bersih dari noda.

Kepada Bapak Kapolri dan seluruh Jenderal Petinggi Polri, saya titipkan nasib saya, nasib suami saya, dan keadilan untuk keluarga kami. Berikanlah kami perlindungan dan keadilan, agar kami tetap bangga mengenalkan diri sebagai bagian dari keluarga besar Polri.

Demikian surat terbuka ini saya sampaikan dengan penuh harap dan rasa hormat yang tinggi. Terima kasih atas perhatian Bapak sekalian.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hormat saya:
Widia Nopitasari
(Istri Brigadir Polisi Arman)

Tim Liputan Khusus
GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama)

Tags: KapolriSuratTerbukaUnntuk
Previous Post

LMPI Jawa Barat Keluarkan Surat Resmi: LMPI Kabupaten Kuningan Bukan Pengurus Sah, Tidak Terdata dalam Basis Data

Next Post

Ketua Lembaga Tegakkan Amanat Rakyat Provinsi Lampung Apresiasi Pergantian Pimpinan BGN

Tegar News

Tegar News

Related Posts

Haji Her Diduga Produksi Rokok Ilegal Terang- terangan, Kenapa Negara Diam?
Info Publik

Haji Her Diduga Produksi Rokok Ilegal Terang- terangan, Kenapa Negara Diam?

by Tegar News
23 September 2026
Menkeu Suahasil Nazara Ungkap Impor Ilegal 30 Kontainer Beras, Garam dan Baju Bekas
Info Publik

Menkeu Suahasil Nazara Ungkap Impor Ilegal 30 Kontainer Beras, Garam dan Baju Bekas

by Tegar News
23 September 2026
51 Sekolah di Lampung Ogah Terima MBG, Gelombang Penolakan Mulai Meluas?
Info Publik

51 Sekolah di Lampung Ogah Terima MBG, Gelombang Penolakan Mulai Meluas?

by Tegar News
22 September 2026
Indonesia Darurat Karhutla, Terkesan Ada Pembiaran! Publik Pertanyakan Menteri Abal-abal
Info Publik

Indonesia Darurat Karhutla, Terkesan Ada Pembiaran! Publik Pertanyakan Menteri Abal-abal

by Tegar News
21 September 2026
Usai Pemberitaan Viral, Staf Desa Bandung Kosim Arogan -Tantang Berduel, Saat Lokasi Diberikan Malah Ciut; GMOCT Siap Laporkan ke Dispermades
Info Publik

Usai Pemberitaan Viral, Staf Desa Bandung Kosim Arogan -Tantang Berduel, Saat Lokasi Diberikan Malah Ciut; GMOCT Siap Laporkan ke Dispermades

by Tegar News
21 September 2026
Next Post
Ketua Lembaga Tegakkan Amanat Rakyat Provinsi Lampung Apresiasi Pergantian Pimpinan BGN

Ketua Lembaga Tegakkan Amanat Rakyat Provinsi Lampung Apresiasi Pergantian Pimpinan BGN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pengadaan Videotron Rp100 Miliar Tuai Kritik, Bupati dan DPRD Kabupaten Bogor Diminta Evaluasi Prioritas Anggaran

Pengadaan Videotron Rp100 Miliar Tuai Kritik, Bupati dan DPRD Kabupaten Bogor Diminta Evaluasi Prioritas Anggaran

19 Januari 2026
Prestasi Gemilang Bripda Salma, Bukti Keunggulan SDM Baharkam Polri di Ajang Karate

Kepercayaan Publik Dipertaruhkan, Pansel Diminta Profesional

22 September 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Police Goes To School, Kapolsek Kedungwaringin Tegas Larang Pelajar Ikut Unras ke Jakarta
POLRI

Police Goes To School, Kapolsek Kedungwaringin Tegas Larang Pelajar Ikut Unras ke Jakarta

23 September 2026
Polisi Berhasil Ungkap Pembunuhan Wanita di Hotel Cirebon, Pelaku Mantan Suami Korban
Kriminal

Polisi Berhasil Ungkap Pembunuhan Wanita di Hotel Cirebon, Pelaku Mantan Suami Korban

23 September 2026
Gus Lilur Buka Suara, Ungkap Skandal Muktamar NU Terkait Pengkondisian Uang 480 Miliar Oleh Nusron Wahid dan Gus Ipul
Nasional

Gus Lilur Buka Suara, Ungkap Skandal Muktamar NU Terkait Pengkondisian Uang 480 Miliar Oleh Nusron Wahid dan Gus Ipul

23 September 2026
Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU
Opini

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU

23 September 2026
Siswa Makin Banyak Tolak MBG, DPR Tanya Nasib Makanan Sisa, Jawaban Sudaryono Malah Bikin Bingung?
Nasional

Siswa Makin Banyak Tolak MBG, DPR Tanya Nasib Makanan Sisa, Jawaban Sudaryono Malah Bikin Bingung?

23 September 2026
Gelombang Gugatan Makin Besar! Ini Deretan Penggugat yang Minta MK Batalkan Pelantikan Gibran
Nasional

Gelombang Gugatan Makin Besar! Ini Deretan Penggugat yang Minta MK Batalkan Pelantikan Gibran

23 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News