Breaking News
light_mode
Home » Peristiwa » Dugaan Proyek “Siluman” PDAM di Bekasi Resah kan Warga: Tanpa Plang, Abaikan K3, Legalitas Dipertanyakan

Dugaan Proyek “Siluman” PDAM di Bekasi Resah kan Warga: Tanpa Plang, Abaikan K3, Legalitas Dipertanyakan

  • account_circle M.Ifsudar
  • calendar_month 0 minute ago
  • visibility 1
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Bekasi, 24 Juni 2026- Aktivitas galian tanah yang diduga berkaitan dengan pekerjaan jaringan pipa PDAM di kawasan Kayuringin, Kota Bekasi, menuai sorotan tajam dari warga dan pengguna jalan. Proyek tersebut dikeluhkan karena dikerjakan tanpa papan informasi proyek, minim pengamanan, serta diduga mengabaikan standar keselamatan kerja.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (24/6/2026), tampak sebuah lubang galian dengan kedalaman lebih dari satu meter menganga di depan tempat usaha warga, tepatnya di sekitar Warung Kopi Pakde Saiman. Tanah hasil galian hanya ditumpuk menggunakan karung di tepi jalan, tanpa barikade pengaman yang memadai dan tanpa rambu-rambu peringatan yang cukup, terutama untuk kondisi malam hari.

Warga menilai kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara. Apalagi, aktivitas pengerjaan disebut berlangsung pada malam hari, sehingga risiko kecelakaan dinilai semakin tinggi.

Tidak hanya itu, para pekerja yang berada di dalam lubang galian juga terlihat bekerja dalam kondisi minim pencahayaan dan tanpa perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) yang semestinya digunakan dalam pekerjaan konstruksi. Dari pantauan di lapangan, pekerja tidak tampak mengenakan helm proyek, rompi reflektor, maupun sepatu keselamatan.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya pelanggaran terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sekaligus menimbulkan pertanyaan soal legalitas proyek yang dikerjakan di ruang publik tersebut.

Tidak Ada Plang Proyek, Warga Pertanyakan Transparansi

Ketiadaan papan informasi proyek menjadi sorotan utama warga. Hingga pekerjaan berlangsung, tidak terlihat adanya plang yang memuat identitas kegiatan, sumber anggaran, nilai proyek, pelaksana, maupun durasi pekerjaan.

Padahal, papan informasi proyek merupakan bentuk keterbukaan kepada publik agar masyarakat mengetahui secara jelas pekerjaan yang sedang dilaksanakan di lingkungannya. Tanpa plang proyek, warga mengaku kesulitan memastikan siapa pelaksana pekerjaan, dari instansi mana proyek tersebut berasal, serta kepada siapa keluhan harus disampaikan jika terjadi dampak yang merugikan.

“Kami tidak tahu ini proyek apa, dari mana, dan sampai kapan selesainya. Tidak ada plang sama sekali. Kalau malam jalanan di sini rawan, kalau ada pengendara terperosok siapa yang bertanggung jawab?” ujar salah seorang warga Kayuringin dengan nada kecewa.

Diduga Langgar Sejumlah Ketentuan

Sejumlah pihak menilai pekerjaan galian tersebut berpotensi menabrak berbagai ketentuan, terutama jika benar dikerjakan tanpa kelengkapan administrasi dan pengamanan yang memadai.

Pertama, dari sisi transparansi publik, proyek yang menggunakan anggaran pemerintah, pemerintah daerah, maupun BUMD semestinya dilengkapi papan nama proyek sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Kedua, dari sisi keselamatan pengguna jalan, galian terbuka yang berada di ruang publik tanpa pengamanan dan rambu yang cukup dapat menimbulkan gangguan terhadap fungsi jalan serta berisiko memicu kecelakaan lalu lintas.

Ketiga, dari sisi keselamatan kerja, pekerja yang turun ke dalam galian tanpa APD dan dalam kondisi minim penerangan diduga bekerja tanpa perlindungan standar keselamatan yang semestinya dipenuhi oleh pelaksana pekerjaan.

Legalitas dan Dokumen Proyek Dipertanyakan

Selain persoalan keselamatan dan transparansi, legalitas pekerjaan juga menjadi sorotan. Hingga berita ini diturunkan, pihak yang berada di lapangan disebut belum dapat menunjukkan dokumen-dokumen penting yang lazimnya harus dimiliki dalam pekerjaan utilitas di ruang publik.

Dokumen yang dipertanyakan warga antara lain meliputi:

Surat Izin Penempatan Jaringan Utilitas (SIPJU) dari dinas terkait;

Surat Perintah Kerja (SPK) atau dokumen penugasan resmi dari pihak PDAM;

Dokumen lingkungan atau administrasi teknis lain yang berkaitan dengan pekerjaan galian di fasilitas umum.

Ketiadaan penjelasan resmi dari pelaksana di lapangan membuat dugaan proyek “siluman” semakin menguat di tengah masyarakat. Warga berharap pekerjaan semacam ini tidak dilakukan secara tertutup, apalagi bila berpotensi membahayakan keselamatan umum.

Warga Desak Pemkot dan Aparat Turun Tangan

Atas kondisi tersebut, warga mendesak Pemerintah Kota Bekasi, Dinas PUPR, pihak PDAM, serta aparat penegak hukum untuk segera turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek galian tersebut.

Masyarakat meminta agar instansi terkait memastikan legalitas pekerjaan, identitas kontraktor pelaksana, sumber anggaran, serta penerapan standar keselamatan di lapangan. Jika ditemukan pelanggaran, warga berharap proyek dihentikan sementara sampai seluruh syarat administrasi, pengamanan, dan keselamatan dipenuhi.

Warga menegaskan, proyek yang mengatasnamakan pelayanan publik seharusnya dilaksanakan secara terbuka, tertib, dan mengutamakan keselamatan masyarakat, bukan justru menimbulkan keresahan karena dikerjakan tanpa kejelasan dan tanpa pengamanan yang memadai.

  • Author: M.Ifsudar
  • Editor: Husen
  • Source: Mira

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambahan 458 Barel per Hari, Sumur Baru Pertamina EP Dongkrak Target Nasional

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 155
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 7 Januari 2026| PT Pertamina EP (PEP) Adera Field menemukan sumur minyak baru dengan potensi hingga 3.442 barel minyak per hari (BOPD). Berdasarkan pengujian dengan durasi dua jam pada 30 Desember 2025 pukul 14.30–16.30 WIB, sumur ABB-143 (U1) menunjukkan kemampuan produksi sebesar 3.442 BOPD. Pengujian berdurasi dua jam ini dinilai lebih merepresentasikan kondisi aliran […]

  • Usai Lawatan dari Luar Negeri, Presiden Kembali Tinjau Sejumlah Wilayah Terdampak Bencana

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 175
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Deli Serdang, 13 Desember 2025| Usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Pakistan dan Federasi Rusia, Presiden Prabowo langsung kembali bergerak menuju wilayah terdampak bencana di Sumatra. Pesawat Garuda Indonesia-1 mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Jum’at (12/12/2025). Presiden dijadwalkan meninjau kembali sejumlah titik terdampak bencana pada Jumat pagi. Kunjungan […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Sambangi Warga, Pererat Hubungan dan Jaga Kamtibmas di Wilayah

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 113
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Guna menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Leuwimekar Polsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar, Bripka Andi Tri M., melaksanakan kegiatan sambang warga sekaligus patroli di wilayah Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (06/06/2025). Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas sebagai bentuk komitmen dalam mendekatkan diri dengan masyarakat. Dengan menyambangi warga, Bripka Andi […]

  • Polres Bogor Ikuti Kick Off Launching Gerakan Pangan Murah Bersama Kapolri Melalui Zoom Meeting

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 90
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 15 Agustus 2025| Polres Bogor mengikuti kegiatan Kick Off Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, melalui sarana Zoom Meeting, (14/85). Kegiatan ini digelar dalam rangka sinergitas Polri dengan Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Acara yang […]

  • Barang Bukti Parang dan Baju Berdarah Korban Pembacokan Diserahkan, Desakan Penangkapan Pelaku Menguat GMOCT Soroti Kinerja Polisi

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 280
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, (GMOCT) 25 Agustus 2025| Kasus pembacokan terhadap Ketua DPD GMOCT Provinsi Aceh, Ridwanto, kembali menjadi sorotan tajam. Minggu (24/8), korban a n Ridwanto secara resmi menyerahkan barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan pelaku untuk menyerangnya, beserta pakaian yang dikenakan saat kejadian yang masih berlumuran darah kepada Bripda Muhrazi Hiskia Deski saat mendatangi […]

  • GMOCT Ungkap Dugaan Pengangsu Solar Ilegal di SPBU Tengaran, Diduga Milik Oknum Brimob

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle RLS/Red
    • visibility 73
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Semarang, 20 Desember 2025| Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), melalui informasi yang diperoleh dari media online Katatribun yang tergabung di dalamnya, telah mendapatkan temuan terkait praktik pengangsu solar bersubsidi ilegal di salah satu SPBU yang berlokasi di Tengaran, Kabupaten Semarang. Tim liputan khusus GMOCT melakukan penelusuran setelah mendapatkan informasi awal mengenai aktivitas mencurigakan […]

expand_less