Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo, TNI Bangun Jembatan Merah Putih untuk Warga Pebayuran
- account_circle Husen
- calendar_month 0 minute ago
- visibility 1
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 4 Juni 2026 – Jajaran TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat memulai pembangunan Jembatan Merah Putih dengan menggelar peletakan batu pertama di Kampung Kobak Rengas RT 02/RW 03, Desa Karangjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (3/6/2026). Pembangunan jembatan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat konektivitas desa sekaligus mendukung pemerataan pembangunan yang menjadi bagian dari program nasional.
Kasrem 051/Wijayakarta, Kolonel Inf Slamet Supriyanto, memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi jajaran Korem 051/Wijayakarta, Koramil 11/Pebayuran, unsur Forkopimcam, perangkat Desa Karangjaya, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Sejak pagi hari, warga tampak antusias menghadiri kegiatan yang menandai dimulainya pembangunan akses penghubung yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan TNI menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Dalam sambutannya, Kolonel Inf Slamet Supriyanto menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih tidak hanya bertujuan membangun sarana fisik, tetapi juga membuka peluang kemajuan bagi masyarakat Desa Karangjaya.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan jembatan akan mempermudah mobilitas warga, mempercepat akses transportasi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung berbagai aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
“Jembatan ini akan menghubungkan aktivitas masyarakat sehari-hari. Jembatan ini akan mempercepat akses warga menuju pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mendukung dan menjaga pembangunan ini hingga selesai,” tegasnya.
Kasrem juga menilai pembangunan Jembatan Merah Putih sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pembangunan dari desa dan dari bawah sebagai upaya menciptakan pemerataan ekonomi dan mengurangi kemiskinan.
Menurutnya, pemerintah harus terus menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Infrastruktur desa menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, membuka akses usaha, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Pembangunan Jembatan Merah Putih menggunakan konstruksi beton dengan material Aremco. Tim pelaksana merancang jembatan sepanjang 7 meter dengan lebar 3 meter agar mampu memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi warga.
Keberadaan jembatan tersebut akan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 30 kepala keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses saat menjalankan aktivitas sehari-hari. Warga nantinya dapat melintasi jalur tersebut dengan lebih mudah untuk bekerja, bersekolah, mengangkut hasil pertanian, maupun mengakses berbagai layanan publik.
Sementara itu, Danramil 11/Pebayuran, Kapten Inf Sutikno, menegaskan bahwa Koramil 11/Pebayuran terus berupaya menjawab kebutuhan masyarakat melalui berbagai kegiatan teritorial yang bermanfaat langsung bagi warga.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya. Koramil bersama pemerintah desa dan masyarakat akan terus mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses yang lebih baik. Dengan adanya jembatan ini, warga dapat bergerak lebih cepat, aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar, dan hubungan antarwilayah semakin kuat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, serta penyampaian sambutan dari para pejabat yang hadir. Setelah itu, Kasrem 051/Wijayakarta bersama unsur terkait melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan Jembatan Merah Putih.
Selama kegiatan berlangsung, aparat TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menunjukkan semangat kebersamaan serta gotong royong. Mereka berkomitmen mendukung pembangunan hingga selesai agar manfaatnya segera dapat dirasakan oleh masyarakat.
Melalui pembangunan Jembatan Merah Putih ini, TNI dan pemerintah berharap masyarakat Desa Karangjaya memperoleh akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi semakin berkembang, dan kualitas hidup warga terus meningkat. Pembangunan tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
- Author: Husen
- Editor: Husen
- Source: Pendim 0509 Kabupaten Bekasi





At the moment there is no comment