Selasa, Agustus 11, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
ADVERTISEMENT
Home Kisah

Orang Hampir Tidak Ada yang Mengingat Dirinya, Disiksa Sampai Nyaris Dipenggal Karena Ingin Memastikan Kemerdekaan Indonesia Diketahui Dunia

Tegar News by Tegar News
11 Agustus 2026
in Kisah
0
Orang Hampir Tidak Ada yang Mengingat Dirinya, Disiksa Sampai Nyaris Dipenggal Karena Ingin Memastikan Kemerdekaan Indonesia Diketahui Dunia

Gambar: Ilustrasi

585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 11 Agustus 2026 | Pagi Itu , tepatnya pada pukul 10 WIB, 17 Agustus 1945, Soekarno-Hatta membacakan teks proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta. Tapi siapakah yang akan menyampaikan kabar itu kepada dunia? Sementara, di dalam gedung Radio Hoso Kyoku di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, seorang pemuda bernama Muhammad Yusuf Ronodipuro, sedang terkurung.

Sejak 14 Agustus 1945, pintu masuk Hoso Kyoku dijaga ketat oleh prajurit Kempetai, dan hanya karyawan yang diizinkan lewat. Tidak ada ruang tawar- menawar; tidak ada yang boleh masuk ataupun keluar dan penyiaran ke luar negeri dihentikan total. Yusuf yang saat itu bekerja sebagai penyiar dan reporter, terkurung di dalam bersama seluruh staf selama dua hari penuh tanpa tahu apa yang terjadi diluar. Hingga datangnya secarik kertas, yang kemudian mengubah segalanya.

You might also like

Pernah Tolak Beasiswa ke Amerika Demi Membangun Negeri, Inilah Sosok Fadel Muhammad: Insinyur Jenius di Balik Kemajuan Gorontalo

Tragedi di Balik Aroma Kopi: Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan

Dari Bandar Judi Thailand Jadi Pendakwah Sejuk! Inilah Kisah Hijrah Koh Dennis Lim yang Bikin Merinding sekaligus Haru

Pada Jumat (17 Agustus 1945) petang hari, Yusuf dikejutkan oleh kehadiran seorang pegawai kantor berita Domei bernama Syahruddin yang berhasil menyusup masuk lewat tembok belakang gedung. Syahruddin membawa selembar kertas berisi pesan dari Adam Malik dengan kabar bahwa Soekarno dan Mohammad Hatta telah membacakan naskah proklamasi pada pukul 10 pagi.

Api yg hampir padam itu pun kembali membara. Siaran harus segera dilakukan. Yusuf bersama rekannya Bachtiar Loebis dan teknisi radio Joe Seragih bekerja cepat. Semua studio siaran dijaga ketat Kempetai, tapi Yusuf ingat satu titik yang luput dari pengawasan: studio siaran mancanegara yang sudah tidak aktif. Masalahnya, ruangan itu tidak tersambung ke pemancar.

Dengan bantuan Joe Seragih, mereka mengalihkan susunan kabel hingga studio itu terhubung ke pemancar internasional. Dan tepat pukul 19.00 WIB, Yusuf Ronodipuro yang saat itu berusia 26 tahun membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia keseluruh dunia.

Sekitar 20 menit kemudian, ia membacakan naskah yang sama dalam bahasa Inggris, agar radio-radio internasional seperti BBC London, Radio Amerika dan Singapura bisa memahami isinya lalu meneruskan siaran tersebut.

Dunia pun mendengar siaran itu. Tapi Kempetai juga mendengar. Siaran yang dibacakan Yusuf tertangkap oleh radio di Jepang sendiri, dan seluruh staf Hoso Kyoku yang terlibat langsung dikenai hukuman fisik oleh tentara Jepang. Yusuf dan Bachtiar Loebis disergap dan dipukuli hingga babak belur. Seorang perwira Jepang yang murka bahkan telah menghunus katana dan hampir memenggal kepala Yusuf.

Namun Allah maha Kuasa, nyawa Yusuf diselamatkan oleh seorang pegawai Nippon yang masuk keruangan dan berteriak agar penyiksaan dihentikan, karena Jepang pun dikabarkan sudah kalah perang.

Dalam kondisi babak belur dengan pakaian penuh darah, Yusuf bersepeda menuju rumah sahabatnya, pelukis Basuki Abdullah di kawasan Gambir. Keesokan harinya, ia pergi ke rumah sakit di Salemba, yang kini dikenal sebagai RSCM untuk mendapat perawatan.

Perjuangan Yusuf tidak berhenti di situ. Pada 11 September 1945, bersama para tokoh radio lainnya, ia mendirikan Radio Republik Indonesia, yang kita kenal sampai hari ini sebagai RRI. Slogan yang ia cetuskan; “Sekali di Udara Tetap di Udara,” bukan sekadar jargon, melainkan janji yang ia tulis dengan darahnya sendiri.

Pria kelahiran Salatiga, Jawa Tengah, 30 September 1919 itu, wafat pada 27 Januari 2008 dalam usia 88 tahun di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Namanya, memang jarang disebut di buku pelajaran. Tapi tanpa suaranya yang mengudara di malam 17 Agustus 1945 itu, dunia mungkin akan terlambat mengenal nama Indonesia.(Rls/Red)

Tags: JasaPahlawanTandaTanpa
Previous Post

Geger! Warga Sawangan Temukan Jasad Bayi di Dalam Tong Sampah Terbungkus Plastik

Tegar News

Tegar News

Related Posts

Pernah Tolak Beasiswa ke Amerika Demi Membangun Negeri, Inilah Sosok Fadel Muhammad: Insinyur Jenius di Balik Kemajuan Gorontalo
Kisah

Pernah Tolak Beasiswa ke Amerika Demi Membangun Negeri, Inilah Sosok Fadel Muhammad: Insinyur Jenius di Balik Kemajuan Gorontalo

by Tegar News
1 Agustus 2026
Dorong Keadilan Iklim dan Kepemimpinan Perempuan, Dialog ASEAN Angkat Pengalaman Aceh
Kisah

Tragedi di Balik Aroma Kopi: Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan

by Chairul Husen
29 April 2026
Dari Bandar Judi Thailand Jadi Pendakwah Sejuk! Inilah Kisah Hijrah Koh Dennis Lim yang Bikin Merinding sekaligus Haru
Kisah

Dari Bandar Judi Thailand Jadi Pendakwah Sejuk! Inilah Kisah Hijrah Koh Dennis Lim yang Bikin Merinding sekaligus Haru

by Chairul Husen
24 Maret 2026
Dulu Gitaris Metal, Kini Penjemput Hidayah Artis! Kisah Hijrah Derry Sulaiman Ini Bikin Merinding
Kisah

Dulu Gitaris Metal, Kini Penjemput Hidayah Artis! Kisah Hijrah Derry Sulaiman Ini Bikin Merinding

by Chairul Husen
8 Maret 2026
Dulu Ratu Sinetron dan Idola Remaja, Kini Laudya Cynthia Bella Pilih Menepi dari Hiruk Pikuk Dunia. Intip Perjalanan Hijrahnya yang Bikin Adem di Hati!
Kisah

Punya Darah Minang yang Kuat, Begini Ketegaran Natasha Rizky Hadapi Ujian Hidup. Dulu Idola Remaja, Kini Jadi Sosok Muslimah yang Bikin Kagum!

by Chairul Husen
4 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Krisis Sampah Di Desa Simpangan: DPD Koalisi Kawali Indonesia Lestari Kabupaten Bekasi Kecam Kelalaian Stakeholder Pemkab Bekasi

Krisis Sampah Di Desa Simpangan: DPD Koalisi Kawali Indonesia Lestari Kabupaten Bekasi Kecam Kelalaian Stakeholder Pemkab Bekasi

10 Juni 2025
Pelaksana CV Graha Sakti Utama Diduga Belum Bayar Gajih Mingguan Para Tukang?

Pelaksana CV Graha Sakti Utama Diduga Belum Bayar Gajih Mingguan Para Tukang?

21 April 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Orang Hampir Tidak Ada yang Mengingat Dirinya, Disiksa Sampai Nyaris Dipenggal Karena Ingin Memastikan Kemerdekaan Indonesia Diketahui Dunia
Kisah

Orang Hampir Tidak Ada yang Mengingat Dirinya, Disiksa Sampai Nyaris Dipenggal Karena Ingin Memastikan Kemerdekaan Indonesia Diketahui Dunia

11 Agustus 2026
Geger! Warga Sawangan Temukan Jasad Bayi di Dalam Tong Sampah Terbungkus Plastik
Info Publik

Geger! Warga Sawangan Temukan Jasad Bayi di Dalam Tong Sampah Terbungkus Plastik

11 Agustus 2026
Kekayaan Raffi Ahmad Tembus Rp1 Triliun, Dituding Sebagai “Makelar Jabatan”
Tokoh

Kekayaan Raffi Ahmad Tembus Rp1 Triliun, Dituding Sebagai “Makelar Jabatan”

11 Agustus 2026
HUT Ke 32 Aliansi Jurnalis Independen Indonesia, Ketum AJI: Pers Tidak Boleh Menjadi Alat Kekuasan
Nasional

HUT Ke 32 Aliansi Jurnalis Independen Indonesia, Ketum AJI: Pers Tidak Boleh Menjadi Alat Kekuasan

11 Agustus 2026
Heboh! Sayembara Rp100 Juta Menanti, Bagi Siapa Saja yang Dapat Menunjukan Ijazah Gibran Rakabuming Raka
Info Publik

Heboh! Sayembara Rp100 Juta Menanti, Bagi Siapa Saja yang Dapat Menunjukan Ijazah Gibran Rakabuming Raka

11 Agustus 2026
Gus Yaqut Tegaskan Kuota Haji Tambahan 20 Ribu, Adalah Instruksi Langsung Jokowi
Hukum

Gus Yaqut Tegaskan Kuota Haji Tambahan 20 Ribu, Adalah Instruksi Langsung Jokowi

11 Agustus 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News