Kamis, Oktober 15, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Nasional Sejarah

Pemadam Api Berbahan Kulit Singkong Ternyata Temuan Warga Cirebon Yang Diabaikan Negara, Bukan Ide Polri?

Tegar News by Tegar News
29 Agustus 2026
in Sejarah
0
Pemadam Api Berbahan Kulit Singkong Ternyata Temuan Warga Cirebon Yang Diabaikan Negara, Bukan Ide Polri?
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 29 Agustus 2026 | Pemadam api berbahan kulit singkong ternyata bukan inovasi yang baru muncul belakangan. Jauh sebelum kembali menjadi sorotan, warga Kabupaten Cirebon, Aryanto Misel, telah mengembangkan alat pemadam api berbahan kulit singkong dan memasarkannya.

Rekam jejaknya tercatat jelas dalam pemberitaan detikJabar pada 14 Mei 2022. Saat itu, Aryanto yang merupakan warga Lemahabang, Kabupaten Cirebon, memperkenalkan inovasinya bernama Annaro Fire Stop. Ia menyebut APAR berbahan kulit singkong buatannya telah terjual sekitar 6.000 unit.

You might also like

Juru Rawat Situs Awaspaninggal di Desa Sukaharja Akan Diberikan SK oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor

Musnid ad-Dunya! Mengenal Syekh Yasin Al-Fadani, Ulama Keturunan Padang yang Menjadi Guru Para Ulama Hadis Dunia di Mekkah

Imam Besar Masjidil Haram Pertama Asal Jakarta! Inilah Syekh Junaid Al-Batawi, Gurunya Segala Ulama Besar di Indonesia

Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 4.000 unit model tabung, masing-masing 2.000 unit ukuran besar dan kecil, serta sekitar 2.000 unit model bulat. Pada saat itu, APAR tabung 1 kilogram dijual sekitar Rp150 ribu, sedangkan model bulat dibanderol Rp225 ribu.

Yang lebih jauh lagi, Aryanto mengatakan dirinya sudah mulai membuat alat pemadam api tersebut sekitar 2003. Ide itu muncul setelah ia melihat kebakaran di kawasan permukiman padat di Jakarta. Ia kemudian ingin membuat APAR berbahan organik yang menurutnya lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan kimia tertentu.

Penemuan kulit singkong sebagai bahan pemadam api juga berawal dari eksperimen Aryanto ketika meneliti bahan antikarat untuk rantai sepeda motor. Ia mengaku salah satu bahan yang dibuang ke tempat pembakaran sampah ternyata membuat api padam. Dari pengalaman tersebut, ia kemudian meneliti kandungan potassium sitrat pada umbi-umbian dan mengembangkan kulit singkong sebagai bahan pemadam.

Produk yang dibuat Aryanto memiliki dua bentuk. Pertama, model tabung yang berisi bahan berbasis kulit singkong dan menggunakan nitrogen dengan tekanan sekitar 11–12 bar. Kedua, model berbentuk bola yang digunakan dengan cara dilempar ke sumber api. Klaim mengenai kemampuan pemadaman dan kandungan bahan tersebut merupakan keterangan dari Aryanto dalam pemberitaan 2022.

Bahkan, dokumen Cirebon Katon edisi Mei 2022 mencatat klaim Aryanto bahwa alat pemadam berbahan kulit singkong tersebut telah dijual ke Jepang sejak 2010. Dokumen itu juga menyebut Aryanto membuat dua model, yakni berbentuk bola dan menyerupai APAR.

Fakta-fakta tersebut membuat sejarah inovasi ini menjadi penting ketika teknologi pemadam berbahan kulit singkong kembali diperbincangkan. Sebab, setidaknya berdasarkan arsip pemberitaan yang tersedia, Aryanto Misel sudah mengembangkan dan menjual produk tersebut jauh sebelum 2022.

Karena itu, narasi mengenai siapa pencetus atau pengembang awal teknologi pemadam berbahan kulit singkong seharusnya tidak dilepaskan dari rekam jejak Aryanto. Data tahun 2022 menunjukkan inovasi tersebut bukan sekadar gagasan di atas kertas: saat itu produknya disebut sudah dipasarkan dan telah terjual ribuan unit.

Namun, untuk menyatakan secara definitif bahwa negara mengabaikan temuan Aryanto atau bahwa inovasi yang muncul sekarang merupakan hasil mengambil ide Aryanto, masih diperlukan bukti tambahan mengenai hubungan antar-inovasi, hak kekayaan intelektual, paten, serta siapa pengembang masing-masing produk.

Yang tidak terbantahkan dari arsip pemberitaan adalah satu hal: pada Mei 2022, publik sudah mengetahui adanya APAR berbahan kulit singkong karya warga Cirebon, Aryanto Misel, dan saat itu ia mengaku produknya telah terjual sekitar 6.000 unit.(Rls/Red)

 

Tags: ApiCirebonDariKulitPemadamSingkong
Previous Post

Sosok Emak, Berjaket Ojol! Netizen Menemukan Bukti Foto dan Video “Ia Kerap Hadir Dalam Berbagai Aksi Unjuk Rasa Dengan Peran dan Pakaian yang Berbeda-beda

Next Post

Tim Hukum Prabowo Minta Publik Cerdas Soal RUU Perampasan Aset: Jangan Amnesia Sejarah

Tegar News

Tegar News

Related Posts

Juru Rawat Situs Awaspaninggal di Desa Sukaharja Akan Diberikan SK oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor
Sejarah

Juru Rawat Situs Awaspaninggal di Desa Sukaharja Akan Diberikan SK oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor

by Tegar News
18 Agustus 2026
Musnid ad-Dunya! Mengenal Syekh Yasin Al-Fadani, Ulama Keturunan Padang yang Menjadi Guru Para Ulama Hadis Dunia di Mekkah
Sejarah

Musnid ad-Dunya! Mengenal Syekh Yasin Al-Fadani, Ulama Keturunan Padang yang Menjadi Guru Para Ulama Hadis Dunia di Mekkah

by Chairul Husen
4 Maret 2026
Imam Besar Masjidil Haram Pertama Asal Jakarta! Inilah Syekh Junaid Al-Batawi, Gurunya Segala Ulama Besar di Indonesia
Sejarah

Imam Besar Masjidil Haram Pertama Asal Jakarta! Inilah Syekh Junaid Al-Batawi, Gurunya Segala Ulama Besar di Indonesia

by Chairul Husen
4 Maret 2026
Imam Besar Masjidil Haram dari Banten! Inilah Syekh Nawawi al-Bantani, Guru Para Pendiri NU dan Muhammadiyah yang Mendunia
Sejarah

Imam Besar Masjidil Haram dari Banten! Inilah Syekh Nawawi al-Bantani, Guru Para Pendiri NU dan Muhammadiyah yang Mendunia

by Chairul Husen
1 Maret 2026
Prada Samlawi Asal Rumpin Bogor Yang Diseret dan Dibakar Setelah Shalat Dzuhur
Sejarah

Prada Samlawi Asal Rumpin Bogor Yang Diseret dan Dibakar Setelah Shalat Dzuhur

by Chairul Husen
22 Februari 2026
Next Post
Tim Hukum Prabowo Minta Publik Cerdas Soal RUU Perampasan Aset: Jangan Amnesia Sejarah

Tim Hukum Prabowo Minta Publik Cerdas Soal RUU Perampasan Aset: Jangan Amnesia Sejarah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

18 April 2026
Sewa Jaringan 4 Mbps Rp4,4 Miliar Kabupaten Tangerang, KITA Banten: Ingat Kasus Nganjuk

Sewa Jaringan 4 Mbps Rp4,4 Miliar Kabupaten Tangerang, KITA Banten: Ingat Kasus Nganjuk

18 Mei 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Dana Desa dan BUMDes Loning Disorot, Publik Minta Pengelolaan Anggaran Dibuka Terang
Info Daerah

Dana Desa dan BUMDes Loning Disorot, Publik Minta Pengelolaan Anggaran Dibuka Terang

14 Oktober 2026
Polsek Ciomas Gerebek Lapak, Diduga Tempat Peredaran Obat Keras! Ratusan Butir Obat & Miras Diamankan
Info Daerah

Polsek Ciomas Gerebek Lapak, Diduga Tempat Peredaran Obat Keras! Ratusan Butir Obat & Miras Diamankan

14 Oktober 2026
Tambang Emas Ilegal Marak di Lebak, Polda Banten Minta Jangan Tebang Pilih
Info Daerah

Tambang Emas Ilegal Marak di Lebak, Polda Banten Minta Jangan Tebang Pilih

14 Oktober 2026
Rp1,37 Miliar Dana Desa Loning Jadi Sorotan, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan, Konfirmasi Wartawan Tak Dijawab: Ada Apa?
Info Desa

Rp1,37 Miliar Dana Desa Loning Jadi Sorotan, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan, Konfirmasi Wartawan Tak Dijawab: Ada Apa?

14 Oktober 2026
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang Pekan Ini
Info Korupsi

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang Pekan Ini

14 Oktober 2026
KPK OTT di Lingkungan BNPB, 14 Orang Diamankan Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai Bencana
Info Korupsi

KPK OTT di Lingkungan BNPB, 14 Orang Diamankan Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai Bencana

14 Oktober 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News