Tegarnews.co.id – Jakarta, 9 September 2026 | Polemik buku Islam Ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam kembali bergulir. Setelah nama Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi dan KH Muhammad Abdurrahman Kautsar atau Gus Kautsar dipersoalkan karena disebut sebagai kontributor, kini giliran mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan keberatan atas pencantuman namanya.
Said Aqil melalui sekretaris pribadinya, M. Sofwan Erce, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menulis, menyusun, maupun memberikan karya tulisan untuk buku tersebut. Ia juga meminta pihak terkait menghapus atau melakukan take down terhadap pencantuman namanya.
Nama Said Aqil tercantum dalam daftar isi buku pada bagian bertajuk “Berislam Nusantara Ala Prabowo Subianto”. Namun, menurut klarifikasi yang beredar, pencantuman tersebut tidak dapat dimaknai sebagai bukti bahwa Said Aqil terlibat dalam penulisan buku.
Sebelumnya, TGB Muhammad Zainul Majdi juga menyatakan tidak pernah mengirimkan tulisan untuk buku tersebut. Hal serupa disampaikan pihak keluarga Gus Kautsar yang mempertanyakan pencantuman nama Gus Kautsar sebagai kontributor tanpa izin.
Lantas, siapa sebenarnya penulis buku tersebut? Berdasarkan data bibliografis yang tercantum, buku Islam Ala Prabowo disusun oleh Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas. Buku ini diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House dan pertama kali terbit pada 2025.
Namun, polemik yang muncul bukan semata soal siapa penyusunnya. Persoalan utamanya adalah mengapa nama sejumlah tokoh yang mengaku tidak pernah mengirim tulisan justru tercantum dalam bagian isi atau daftar kontributor buku. Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan resmi dari pihak penyusun dan penerbit mengenai proses pencantuman nama-nama tersebut.(Rls/Red)














