Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Pasca Dicegat Debt Collector, Ditengah Trauma Berat, Kebingungan Dimintai Klarifikasi oleh Pihak Kepolisian

Pasca Dicegat Debt Collector, Ditengah Trauma Berat, Kebingungan Dimintai Klarifikasi oleh Pihak Kepolisian

  • account_circle Tim/Red
  • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
  • visibility 88
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Semarang, 28 Juli 2025|(GMOCT)-Kejadian penyegatan terhadap empat mahasiswi Semarang oleh debt collector di Bandungan pada 23 Juli 2025, berbuntut panjang. Bukan hanya dugaan ketidaktegasan aparat kepolisian dalam menangani premanisme yang menjadi sorotan, namun kini muncul polemik baru terkait kunjungan anggota kepolisian ke rumah salah satu korban, Mawar (nama samaran).

Mawar, yang masih trauma pasca kejadian, menceritakan pengalamannya kepada tim liputan khusus GMOCT. Pada Kamis malam, 24 Juli 2025, sekitar pukul 19.00-21.30 WIB, ia didatangi oleh seseorang yang mengaku sebagai Kanit Reskrim Polsek Bandungan, didampingi anggota Polsek Mijen. Kunjungan tersebut, menurut Mawar, bertujuan meminta klarifikasi terkait kebenaran kejadian penyegatan. Yang janggal, Mawar mengaku tidak pernah membuat laporan polisi, dan ia bingung bagaimana polisi mengetahui alamat dan nomor kontaknya, dan meminta klarifikasi dari nya serta mengarahkan dirinya untuk bertemu dengan anggota Propam Polres Semarang.

“Saya bahkan tidak memberikan nomor kontak saya kepada Pak Asep dan Pak Bakara yang telah membantu kami saat kejadian. Hanya Bunga, teman saya, yang punya nomor Pak Bakara, itu pun untuk antisipasi jika ada masalah selanjutnya,” jelas Mawar melalui pesan WhatsApp. Lebih lanjut, Mawar menyatakan bahwa kedua polisi tersebut tidak memperlihatkan identitasnya.

” Alasan kami tidak melakukan pelaporan pasca kejadian, selain kami berempat mengalami trauma yang berat, kamipun tidak ingin hal ini berlanjut dikarenakan kami ingin kembali fokus ke proses belajar, dan tidak ingin membuat orang tua kami pun khawatir berkelanjutan “,pungkas Mawar.

Begini selengkapnya penyampaian Mawar kepada awak media “Pada awalnya saya membuat video yg saya post ditiktok, lalu saya menandai polsek bandungan dan saya chat di DM tiktok untuk ditindak lanjutin agar tidak kembali terjadi lagi dan pihak admin polsek bandungan meminta nomor saya”.

“Kemudian untuk kedatangan Pak Dwi, beliau mengetahui rumah saya dari plat nomer saya pada sebuah video yg saya unggah di tiktok walaupun di video saya sudah tutupi dgn sticker plat nomer saya, akan tetapi pihak polisi bisa membuka editan video saya di tiktok dan terlihat jelas nmr plat saya dan melacak rumah keberadaan saya.
Kedatangan pun tidak ada konfirmasi sebelumnya dan datang secara tiba” karena beliau diutus atasan untuk meminta klarifikasi saya atas kejadian yang sebenarnya.

“Untuk Pak Sus itu menghubungi saya pada jam 20.00 hari kamis 24 juli 2025.
Dan Pak Dwi tidak tahu sebelumnya jika saya dihubungi pak sus.
Saya baru bilang setelah ketemu Pak Dwi di rumah RT saya. Yg pertama datang orang tua saya yg dipanggil oleh pak RT kemudian setelah saya pulang saya dijemput ayah saya untuk menghadap ke Pak Dwi. Setelah saya bilang ke Pak Dwi jika saya dihubungi Pak Sus, beliau menelepon Pak Sus dan saya tetap disuruh bertemu dengan beliau untuk klarifikasi.
Akan tetapi saya mulai ragu jika sudah di klarifikasi di sini kenapa harus ada klarifikasi kembali kepada pihak Pak Sus. Jika diperlukan klarifikasi saya memilih di dampingi oleh pihak media, tetapi sampai saat ini tidak ada konfrimasi kembali”.

“Dan Pak dwi menawarkan kasus ini mau dilaporkan atau tidak, kemudiaan saya menjawab “tidak pak, akan tetapi saya meminta perlindungan serta solusi untuk tindakan DC tersebut tidak terulang kembali, serta saya ingin mengkonfirmasi mengenai polisi yang datang tersebut apakah benar polisi atau komplotan dari DC tersebut karena waktu terjadi saya bukan nya ditolong malah pihak media yang menolong saya dan polisi menghilang begitu saja”

“Pak dwi mengatakan bahwa polisi tersebut benar polisi yang sedang patroli dan ia meninggalkan karena ada urusan mendadak”

“Yang masih saya pertanyakan kenapa polisi tersebut tidak berusaha melerai kami dan DC akan tetapi malah meninggalkan kami, Pak dwi masih tetap menjawab sepeti jwban diatas, Apakah pihak polisi menutupi kesalahan angota nya pada hari H kejadian tersebut”.

Kanit Reskrim Polsek Bandungan, IPDA Dwi, memberikan klarifikasi melalui WhatsApp. Ia mengaku mendapat perintah pimpinan untuk menanyakan kebenaran kejadian tersebut dan telah memberikan pengertian kepada Mawar, menyarankan Mawar bertemu dengan anggota Propam Polres Semarang yang disebut sebagai Pak Sus. IPDA Dwi membantah adanya intervensi dan menegaskan kedatangannya didampingi Babinsa, RT, dan orang tua Mawar.

Tim liputan khusus juga menghubungi Pak Sus dari Propam Polres Semarang. Ia membenarkan upaya klarifikasi tersebut, namun menyatakan kesediaan untuk menyampaikan permintaan Mawar untuk didampingi awak media jika diperlukan ataupun ketika mawar menolak untuk memberikan klarifikasi.

Ironisnya, tim liputan khusus juga menerima telepon dari seorang awak media yang mengaku sebagai saudara pelaku penyegatan, meminta berita diturunkan dan menawarkan bantuan penjembatanan. Namun, yang bersangkutan tidak hadir saat diundang ke kantor GMOCT. Perwakilan dari pelaku penyegatan justru datang dan menjelaskan bahwa mereka hanya mencocokkan data kendaraan dan membiarkan mahasiswi pulang tanpa tindakan. Pihaknya juga mengakui meminta saran kepada awak media tersebut, namun membantah adanya menyebutkan nominal.

Kapolsek Bandungan telah menegaskan akan menindak tegas premanisme. Namun, polemik kunjungan polisi ke rumah Mawar dan dugaan ambisius Propam Polres Semarang dalam meminta klarifikasi tanpa laporan polisi, menimbulkan pertanyaan besar tentang profesionalitas dan etika penegak hukum. Tim liputan khusus GMOCT akan terus menelusuri kasus ini, termasuk meminta klarifikasi kepada anggota Polsek Mijen dan berkonsultasi dengan Bid Propam Polda Jateng. Kejadian ini menyoroti pentingnya perlindungan bagi korban.

#noviralnojustice

#polri

#premanisme

#polressemarang

#poldajateng

Team/Red

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama.

  • Author: Tim/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI

    Kasad: Penguasaan Masalah Adalah Kunci Mencari Solusi

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 97
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 9 April 2026 | Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa penguasaan terhadap berbagai masalah merupakan kunci untuk mencari dan menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) dan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan […]

  • KADIN: Investasi Kabupaten Tangerang “Jangan Cuma Untungkan Investor”

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 64
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Tangerang, 15 Februari 2026| Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Tangerang Bidang Kerjasama Luar Negeri, Investasi, dan Penanaman Modal, Denny Charter, memberikan catatan kritis terhadap iklim investasi di Kabupaten Tangerang pada awal tahun ini. Meski Kabupaten Tangerang terus mencatatkan angka realisasi investasi yang tinggi—seringkali menempati peringkat atas di Provinsi Banten—Denny menilai terdapat […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua Lakukan Cek Pos Kamling, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Warga

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 124
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Polres Bogor – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Cisarua, Polres Bogor, personel Bhabinkamtibmas terus menggiatkan kegiatan sambang warga dan pengecekan pos kamling di lingkungan masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cilember, Aiptu Dedi Koswara, yang melaksanakan patroli sambang pada Rabu malam (18/06/2025) […]

  • LAPORAN KHUSUS: Mencari “Jenderal” Baru di Lantai Bursa

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 112
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 31 Januari 2026| Di tengah badai krisis kepercayaan dan volatilitas pasar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa butuh mitra taktis. Bursa calon Dirut BEI memanas: dari teknokrat “berdarah dingin”, bankir global, hingga politisi yang menjanjikan proteksi. Senin pagi nanti bukan sekadar pembukaan perdagangan biasa. Di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), para pelaku pasar menanti satu […]

  • Kasus Kemenag Jadi Sorotan Publik, APH Harus Melek Usut Tuntas Hingga ke Akarnya

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle RLS/M.Ifsudar
    • visibility 359
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 16 Agustus 2025| Pengusutan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag) menjadi sorotan publik. Bagi Forum Remaja dan Mahasiswa Bekasi (Formasi), langkah KPK itu seharusnya menjadi pintu untuk membuka tabir gelap penyelenggaraan haji di Indonesia. Formasi mendesak agar Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera menindaklanjuti laporan dugaan korupsi […]

  • Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Terjalin Erat di Momen HUT ke-80 di Pebayuran

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 284
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi, 06 Oktober 2025 – Dalam semangat tema “TNI PRIMA, TNI RAKYAT, Indonesia Maju”, jajaran Muspika Kecamatan Pebayuran mendadak “menyerbu” Markas Koramil 11/Pebayuran Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Minggu (6/10/2025). Bukan untuk operasi militer, kedatangan mereka menjadi kejutan spesial sekaligus simbol kuatnya sinergitas dalam peringatan HUT TNI ke-80. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti […]

expand_less