Kamis, September 24, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

Kudeta Prematur Geng Solo “Sejarah Menunggu Jawaban? Apakah Prabowo Akan Dicatat Sebagai Presiden Yang Berani Melawan Oligarki?”

Chairul Husen by Chairul Husen
7 September 2025
in Opini
0
Wartawan Dibacok, Pelaku Diselamatkan Polisi: Uang 20 Juta Diduga Jadi Jalan Bebas
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta, 8 September 2025| ADA yang menarik dari artikel berjudul “Kudeta Kepagian di Jalanan” yang ditulis pemerhati intelijen, Sri Radjasa. Dia menulis bahwa gelombang unjuk rasa 28 Agustus–2 September 2025 membuka tabir betapa rapuhnya demokrasi Indonesia. Aksi yang awalnya menuntut Jokowi diadili dan Gibran dimakzulkan, mendadak berubah jadi seruan membubarkan DPR.

Pergeseran cepat ini, kata Radjasa, lebih dari luapan spontan massa. Ia menyingkap adanya operasi narasi yang dirancang dengan cermat. Bahkan, pola rusuh dan pembakaran kantor polisi di banyak daerah disebut sebagai bagian dari calculated disorder untuk mempercepat delegitimasi rezim.

You might also like

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

Kalau kita ikuti aksi rusuh akhir Agustus silam, api memang kembali menyala di jalanan usai aksi pertama 25 Agustus. Seperti ditulis Radjasa, dari 28 Agustus hingga 2 September 2025, tuntutan demonstrasi memang bergeser. Awalnya massa aksi menuntut Jokowi diadili dan Gibran dimakzulkan. Tapi, ajaib, mendadak bergeser menjadi seruan membubarkan DPR. Juga turunkan Prabowo.

Pergeseran cepat ini, jelas janggal. Rakyat di jalan bukan lagi sekadar penyampai aspirasi. Mereka disulap jadi pion dalam permainan narasi elite. Pola kejanggalan itu tampak di lapangan. Begitu mudahnya massa merusak dan membakar kantor-kantor polisi di banyak daerah.

Aksi yang seharusnya dijaga ketat, malah dibiarkan pecah begitu saja. Dalam teori keamanan, ini dikenal sebagai state-sponsored disorder. Kekacauan yang justru dipelihara untuk menciptakan kesan negara gagal menjaga stabilitas.

Lebih anehnya lagi, pada saat yang sama, polisi bertindak amat represif terhadap demonstran. Affan Kurniawan, seorang driver ojol, tewas mengenaskan setelah tergilas kendaraan taktis Brimob. Total sembilan orang dinyatakan tewas dalam kerusuhan.

Kontras ini, tak bisa dipandang kebetulan: lunak terhadap pembakaran kantor polisi, tapi bengis terhadap rakyat. Kenapa? Kok bisa?!

Rusuh yang Didesain

Kesan yang muncul: chaos ini sengaja diciptakan untuk mendeligitimasi Presiden Prabowo. Narasi lalu diarahkan: Prabowo dianggap tak mampu menjaga keamanan. Laskar Cinta Jokowi langsung memanfaatkannya, menuntut Prabowo mundur. Terlebih lagi tuntutan serupa jauh hari sebelumnya sudah dilontarkan kader PSI. Artinya, ada orkestrasi narasi yang rapi. Bukan sekadar luapan spontan amarah rakyat.

Bila dicermati, ini jelas memang strategi defensif sekaligus ofensif Geng Solo. Dengan memelihara kekacauan, publik dialihkan dari fokus dosa-dosa Jokowi dan skandal politik Gibran, pada gagalnya Prabowo. Seruan “bubarkan DPR” pun digelorakan buzzer dan jaringan medsos. Mereka membelokkan arus amarah agar tidak lagi menghantam dinasti Jokowi.

Tapi, langkah itu kelewat kasar. Sangat vulgar. Alih-alih meredam, publik justru curiga ada grand scenario lebih besar. Ditambah lagi, kinerjanya wapres yang kian jeblok saja. Kecurigaan pun, makin kental. Pada saat yang sama, wacana pemakzulan Gibran justru makin kencang.

Maka, sasaran pun digeser. Bukan lagi adili Jokowi dan makzulkan Gibran. Sasaran tembak, dialihkan ke Senayan. Bubarkan DPR. Sambil terus membangun opini publik, bahwa Prabowo presiden gagal dan harus dimundurkan.

Fenomena ini, mengingatkan pada sejarah. Gus Dur tumbang bukan karena kehilangan dukungan rakyat. Dia dianggap gagal mengendalikan elite. Bedanya, hari ini ada senjata baru; media sosial. Delegitimasi tidak lagi menunggu rapat paripurna. Cukup viral di jagat maya. Buzzer bekerja 24 jam, menebar narasi, menjungkir-balikkan fakta, menebar fitnah dan kebohongan. Memenciptakan ilusi kebenaran.

Prabowo, kini berada di persimpangan. Dia bisa memilih bersikap normatif, menunggu situasi mereda. Tapi, ini berisiko dituduh lemah. Atau Prabowo tampil sebagai negarawan, berani bersih-bersih lingkaran kekuasaan dari infiltrasi ganda. Inilah, ujian besar Prabowo sesungguhnya. Responsnya, akan menentukan arah konsolidasi demokrasi.

Rakyat tidak butuh drama elite. Mereka butuh rasa aman, stabilitas, dan keadilan sosial. Indeks Demokrasi Indonesia 2024 yang merosot ke 74,45 adalah alarm keras. Jika instabilitas dibiarkan, skor itu bisa jatuh lebih dalam. Demokrasi yang sudah rapuh bisa runtuh.

Karena itu, jalan keluarnya bukan sekadar meredam kerusuhan. Presiden harus menegaskan keberpihakan. Apakah bersama rakyat, atau sekadar jadi perpanjangan tangan oligarki. Kudeta prematur yang kini berembus dan mengempis hanyalah gejala. Akar masalahnya, ada pada elite yang tega menjadikan rakyat sebagai tameng dalam perebutan pengaruh.

Sejarah sedang menunggu jawaban. Apakah Prabowo akan dicatat sebagai presiden yang berani melawan oligarki? Atau sekadar mata rantai baru dalam siklus kekuasaan rapuh yang mudah dibajak.[]

Tags: DidesainOpiniRusuhYang
Previous Post

Resmikan Gedung Baru Toserba BUMDes Desa Karangsegar, PJ Kades: Ini Langkah Besar untuk Ekonomi Desa

Next Post

Khidmat, Upacara Bendera Senin Pagi di Kodim 0509 Kabupaten Bekasi

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU
Opini

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU

by Tegar News
23 September 2026
Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi
Opini

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi

by Tegar News
21 September 2026
Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!
Opini

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

by Tegar News
17 September 2026
Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!
Opini

Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!

by Tegar News
17 September 2026
Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali
Opini

Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali

by Tegar News
14 September 2026
Next Post
Khidmat, Upacara Bendera Senin Pagi di Kodim 0509 Kabupaten Bekasi

Khidmat, Upacara Bendera Senin Pagi di Kodim 0509 Kabupaten Bekasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

SPPG Polres Metro Tangerang Kota Diresmikan, Layani 4.000 Peserta Makanan Bergizi

SPPG Polres Metro Tangerang Kota Diresmikan, Layani 4.000 Peserta Makanan Bergizi

7 Agustus 2025
Didukung Keluarga Besar Jeber Bin Ojo, H. Soleh Solehhudin Resmi Daftar Bakal Calon Kepala Desa Karanghaur

Didukung Keluarga Besar Jeber Bin Ojo, H. Soleh Solehhudin Resmi Daftar Bakal Calon Kepala Desa Karanghaur

2 Agustus 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Police Goes To School, Kapolsek Kedungwaringin Tegas Larang Pelajar Ikut Unras ke Jakarta
POLRI

Police Goes To School, Kapolsek Kedungwaringin Tegas Larang Pelajar Ikut Unras ke Jakarta

23 September 2026
Polisi Berhasil Ungkap Pembunuhan Wanita di Hotel Cirebon, Pelaku Mantan Suami Korban
Kriminal

Polisi Berhasil Ungkap Pembunuhan Wanita di Hotel Cirebon, Pelaku Mantan Suami Korban

23 September 2026
Gus Lilur Buka Suara, Ungkap Skandal Muktamar NU Terkait Pengkondisian Uang 480 Miliar Oleh Nusron Wahid dan Gus Ipul
Nasional

Gus Lilur Buka Suara, Ungkap Skandal Muktamar NU Terkait Pengkondisian Uang 480 Miliar Oleh Nusron Wahid dan Gus Ipul

23 September 2026
Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU
Opini

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU

23 September 2026
Siswa Makin Banyak Tolak MBG, DPR Tanya Nasib Makanan Sisa, Jawaban Sudaryono Malah Bikin Bingung?
Nasional

Siswa Makin Banyak Tolak MBG, DPR Tanya Nasib Makanan Sisa, Jawaban Sudaryono Malah Bikin Bingung?

23 September 2026
Gelombang Gugatan Makin Besar! Ini Deretan Penggugat yang Minta MK Batalkan Pelantikan Gibran
Nasional

Gelombang Gugatan Makin Besar! Ini Deretan Penggugat yang Minta MK Batalkan Pelantikan Gibran

23 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News