Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » “Kuningan Caang Harus Dibongkar Total! Klarifikasi PA Wajib Dibuka, Publik Sudah Mengarah pada MR MF!”

“Kuningan Caang Harus Dibongkar Total! Klarifikasi PA Wajib Dibuka, Publik Sudah Mengarah pada MR MF!”

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 85
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kuningan,10 Desember 2025| Ketua Umum GMOCT sekaligus pemimpin redaksi sahabat bhayangkara Indonesia (kabarsbi.com) Agung Sulistio, mengeluarkan pernyataan paling keras terkait proyek PJU “Kuningan Caang” di Kabupaten Kuningan. Agung menyebut bahwa proyek ini kini bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan telah berubah menjadi simbol carut-marut tata kelola yang dibiarkan tanpa jawaban. “Ketika pemerintah bungkam, publik berhak bersuara lantang. Dan saat publik bersuara, pemerintah wajib menjawab!” tegasnya.

Tembakan pertama Agung diarahkan pada akar persoalan: asal-usul program “Kuningan Caang” yang masih gelap gulita. Ia menyebut bahwa hingga hari ini, tidak ada satu pun dokumen resmi yang dibuka ke publik untuk membuktikan bahwa program tersebut lahir dari jalur perencanaan yang benar. “Jika program ini resmi, buktikan. Jika tidak, jangan paksa masyarakat menerima sesuatu yang bahkan dasar hukumnya saja tidak jelas,” ujarnya dengan nada tajam.

Sorotan paling keras dilontarkan Agung terhadap identitas Pengguna Anggaran (PA) yang terus menjadi perbincangan publik. Dugaan masyarakat yang mengarah pada MR MF semakin kencang, dan menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa lagi berlindung di balik diam.

“Nama MR MF sudah disebut-sebut di mana-mana. Klarifikasi itu wajib! Jika benar, katakan. Jika tidak benar, jelaskan. Diam sama saja membiarkan publik menyimpulkan sendiri, dan itu jauh lebih berbahaya!” serunya.

Agung kemudian menantang pemerintah untuk menjawab kejanggalan harga melambung tinggi di e-Katalog. Ia menyebut fenomena tersebut sebagai “anomali yang tidak mungkin terjadi tanpa kelalaian serius dalam prosedur”. Menurutnya, harga yang tidak wajar adalah alarm keras yang menunjukkan bahwa proses market check dan verifikasi tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Jangan berlindung di balik kata ‘e-Katalog’. Kalau harganya janggal, prosesnya wajib dibongkar!” tandasnya.

Kritik ekstrem berikutnya diarahkan kepada penunjukan PPK yang dinilai publik tidak memiliki kemampuan teknis memadai. Agung menyebut penunjukan tersebut sebagai kesalahan fatal yang bisa menyeret administrasi pada kehancuran. “Menyerahkan proyek ratusan juta atau miliaran kepada PPK yang tidak menguasai teknis? Itu bukan sekadar kelalaian, itu tindakan yang membahayakan uang rakyat!” katanya.

Terkait fenomena banyaknya CV dengan notaris yang sama, Agung menyebut pola tersebut “terlalu rapi, terlalu seragam, terlalu mencurigakan untuk disebut kebetulan.” Ia menegaskan bahwa pemerintah wajib membuka daftar perusahaan beserta struktur kepemilikannya agar publik tidak terus-menerus dibayangi tanda tanya. “Jika semua legal, buka datanya. Transparansi tidak pernah merugikan pihak yang benar,” ucapnya keras.

Agung juga menuntut pembukaan rekam jejak perusahaan pemenang tender secara total: legalitas, pengalaman proyek, tenaga ahli, hingga riwayat kontrak. Ia menyebut sikap tertutup pemerintah sebagai “sikap defensif yang justru memperbesar kecurigaan publik. “Kalau pemenangnya layak, tunjukkan datanya. Kalau datanya tidak ditunjukkan, jangan salahkan publik jika bertanya: ada apa sebenarnya?” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Agung menyampaikan seruan paling keras: “Bukan hanya PJU-nya yang harus terang prosesnya juga harus terang!” Ia menuntut DPRD untuk menghentikan sikap pasif dan segera merampungkan laporan Pansus yang mangkrak. Ia juga memperingatkan bahwa dugaan pola mirip proyek Jalan Lingkar tidak boleh dianggap sepele. “Ini bukan lagi waktu untuk menunda. Ini waktu untuk membuka semuanya. Jika tidak, publik akan terus bergerak dan kali ini, mereka tidak akan diam.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: SBI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergitas TNI-Polri Melalui Bhabinkamtibmas Polsek Parung Jalin Kedekatan Dengan Warga Desa Binaan

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 111
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Dalam rangka mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Polsek Parung Polres Bogor BRIPKA Dodi Wansyah bersama Babinsa Koramil Parung Serda Setiadi melakukan kegiatan sambang ke desa binaan pada Kamis (29/05/2025). Kegiatan yang berlangsung di salah satu wilayah desa binaan Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, ini […]

  • Masyarakat Butuh Perubahan Ombudsman dan Figur yang Paham Hukum, Birokrasi, dan Berintegritas

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 60
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 26 Januari 2026| Harapan masyarakat terhadap perbaikan kinerja Ombudsman Republik Indonesia semakin menguat. Sejumlah keluhan Publik menunjukkan bahwa penanganan pengaduan sering berlangsung lama dan tidak disertai dengan kejelasan waktu penyelesaian yang terukur. Selain persoalan waktu, masyarakat juga menyoroti minimnya transparansi pembaruan informasi terkait progres penanganan laporan. Banyak pelapor mengaku tidak memperoleh penjelasan memadai mengenai […]

  • Memalukan! Oknum Pengacara di Lampung Timur Gagal Nalar, Jadi Jongos Dewan Pers

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 187
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Oknum pengacara bernama Murtadho, S.H. dari Kantor Hukum LAW FIRM, RDE Advokat & Partner terkesan beralih profesi sebagai pelaksana rekomendasi lembaga partikelir Dewan (pecundang) Pers. Hal ini sungguh sangat memprihatinkan sekaligus memalukan bagi kalangan advokat. Bagaimana tidak? Dalam kasus penayangan video di media sosial Tiktok, pengacara haw-haw alias abal-abal itu justru meminta fatwa kepada […]

  • PGI Kota Bogor Targetkan Emas Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jawa Barat 2026

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Rls/Redaksi
    • visibility 60
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 30 Desember 2025| Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Bogor resmi mengirimkan tiga atlet terbaiknya untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang akan digelar di Depok. Ketiga atlet tersebut adalah Syamsudin, Farisyi, dan Nindy Abdiela. Ketiganya dibawah gemblengan Refilianosa Ibrahim yang ditunjuk sebagai pelatih. Ketua PGI Kota Bogor, Untung Kurniadi, […]

  • Kapolda Jabar Dan Masyarakat Shalat Idul Adha 1446 H Di Masjid Al-Amman, Jaga Semangat Kebersamaan Serta Berbagi

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 126
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung 6 Juni 2025| Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H. memimpin pelaksanaan Shalat Idul Adha di Masjid Al Amman Mapolda Jabar, Jum’at (6/06/2025) Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Jabar, Pejabat Utama Polda Jabar, para anggota kepolisian dan masyarakat sekitar yang berkumpul untuk bersama-sama merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 H. Dalam kesempatannya, […]

  • Peruri Tegaskan Uang Pecahan Rp 250 Ribu Edisi HUT RI ke-80 Hoaks

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle M.Ifsudar
    • visibility 339
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi] 20 Agustus 2025– Media sosial diramaikan unggahan gambar uang rupiah baru pecahan Rp 250.000 yang disebut-sebut sebagai edisi khusus HUT RI ke-80. Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) menegaskan kabar tersebut tidak benar. Head of Corporate Secretary Peruri, Adi Sunardi, menjelaskan bahwa hingga kini pecahan uang rupiah terbesar yang diterbitkan adalah […]

expand_less