Breaking News
light_mode
Home » Info Publik » Transformasi Gerakan Rakyat Jadi Partai, Isu Lingkungan Jadi Poros Politik Baru Anies

Transformasi Gerakan Rakyat Jadi Partai, Isu Lingkungan Jadi Poros Politik Baru Anies

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • visibility 246
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 21 Januari 2026| Transformasi Gerakan Rakyat dari organisasi kemasyarakatan menjadi partai politik menandai perubahan penting dalam strategi politik Anies Baswedan pasca-kekalahan Pilpres 2024. Langkah ini menunjukkan upaya membangun kendaraan politik sendiri dengan fondasi isu yang lebih ideologis, yakni politik ekologi, alih-alih sekadar mengandalkan koalisi partai mapan.

Isu lingkungan mengemuka kuat dalam proses konsolidasi internal Gerakan Rakyat, terutama setelah Anies menyatakan bahwa sekitar 97 persen deforestasi di Indonesia terjadi secara legal—melalui izin resmi, regulasi, dan keputusan administratif negara. Pernyataan tersebut dipandang sebagai kritik yang tidak lazim dalam politik arus utama, karena secara langsung menyasar arah kebijakan negara, bukan semata pelanggaran di tingkat implementasi.

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Alip Purnomo, menilai pilihan menjadikan isu lingkungan sebagai basis politik mencerminkan pergeseran medan oposisi yang sedang dibangun Anies.

“Ketika Anies berbicara tentang kerusakan lingkungan yang legal, ia tidak sedang menyerang aktor usaha semata, tetapi menggugat logika negara. Ini kritik terhadap model pembangunan, bukan sekadar kesalahan teknis kebijakan,” ujar Alip.

Menurut Alip, menjadikan isu ekologis sebagai poros lahirnya partai politik merupakan langkah yang relatif jarang di Indonesia. Selama ini, isu lingkungan cenderung ditempatkan sebagai pelengkap agenda pembangunan, bukan sebagai kerangka ideologis utama.

“Dalam skema Gerakan Rakyat, lingkungan dijadikan pintu masuk untuk membaca ulang relasi kuasa antara negara, modal, dan warga. Isu ini bersinggungan langsung dengan tata kelola lahan, perizinan, dan keadilan sosial,” katanya.

Ia juga melihat transformasi ini sebagai perubahan gaya oposisi Anies. Alih-alih mengambil posisi konfrontatif sejak awal pemerintahan baru, Gerakan Rakyat memilih membangun narasi jangka menengah tentang krisis ekologis dan dampak kebijakan penguasaan sumber daya terhadap kehidupan masyarakat.

“Ini bukan oposisi reaktif. Ini oposisi yang bekerja melalui akumulasi kesadaran publik, bukan sekadar respons terhadap isu harian,” kata Alip.

Namun demikian, Alip mengingatkan bahwa menjadikan politik ekologi sebagai basis perjuangan membawa konsekuensi yang tidak ringan. Politik lingkungan menuntut konsistensi sikap, kejelasan posisi terhadap investasi dan pembangunan, serta kemampuan menerjemahkan kritik moral menjadi agenda kebijakan yang konkret dan operasional.

“Isu lingkungan tidak bisa dijalankan setengah-setengah. Jika berhenti pada slogan hijau, ia mudah runtuh. Tapi jika konsisten, ia bisa menjadi diferensiasi kuat di tengah krisis kepercayaan terhadap partai-partai lama,” ujarnya.

Transformasi Gerakan Rakyat menjadi partai politik, dengan demikian, bukan sekadar perubahan bentuk organisasi, melainkan upaya membangun narasi oposisi baru berbasis keadilan ekologis di tengah meningkatnya konflik lahan, bencana lingkungan, dan kritik terhadap model pembangunan ekstraktif.

Kini publik menantikan apakah Partai Gerakan Rakyat mampu menjaga konsistensi dengan langkah awalnya sebagai partai yang mengusung politik ekologi sebagai poros utama perjuangan.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran Bergejolak! Ratusan Ribu Warga Turun ke Jalan Usai Kematia Khamenei, Seruan Balas Dendam Menggema

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 57
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 1 Maret 2026| Ratusan ribu warga memadati jalanan di berbagai kota besar Iran menyusul pengumuman resmi wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran yang memegang kekuasaan sejak 1989. Gelombang massa terlihat memenuhi pusat-pusat kota seperti Teheran, Qom, dan Mashhad dalam suasana duka yang mendalam. Kerumunan pro-pemerintah mengibarkan bendera nasional, membawa foto-foto Khamenei, […]

  • Kejari Medan Bungkam Terkait Tahanan Lepas Dari Kurangnya Pengamanan Saat Sidang di PN (Pengadilan Negri) Medan

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 216
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan ,18 Desember 2025 | Pasca lepasnya tahanan Kejari Medan menjadi sorotan publik akan lemahnya pengamanan saat Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan dari amatan beberapa media elektronik yang sudah viral, pada Kamis.(18/12/25) Pasalnya dari amatan awak media hasil investigasi langsung ke lapangan melihat secara kasat mata, bahwa ternyata tahanan saat sidang tidak […]

  • Rakor di Maluku Utara, Menteri Nusron Tekankan Pentingnya Dukungan Pemda dalam Pembuatan Sertipikat Tanah

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 97
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Maluku Utara, 25 Agustus 2025| Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah (Pemda) dalam pelaksanaan sertipikasi tanah. Mulai dari urusan administrasi hingga penerbitan sertipikat, proses itu sangat bergantung pada dukungan dan verifikasi Pemda, khususnya pemerintah desa. “Kolaborasi dan koordinasi mutlak sifatnya, tidak boleh tidak. […]

  • Dishub Sumut Fasilitasi Grab dan Ojol Bahas Tarif dan Potongan yang Dinilai Memberatkan

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Darmayanti
    • visibility 181
    • 0Comment

      Tegarbews.co.id – Medan | Setelah ratusan pengemudi ojek online (ojol) menggelar unjuk rasa di depan kantor Grab Medan dan Kantor DPRD sumut, beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara langsung turun tangan. Pada Jumat (9/5/2025), Dishub Sumut memfasilitasi dialog terbuka antara perwakilan pengemudi ojol dan manajemen PT Grab di Command Center Room, Lt […]

  • Berita Istana Sebar Surat Edaran Melarang Acara “Open House” Berlebihan

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle M.Ifsudar
    • visibility 72
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 17 Maret 2026| Pemerintah dengan resmi mengimbau seluruh instansi negara untuk tidak menggelar acara open house maupun halal bihalal secara berlebihan pada perayaan Idul Fitri (1447) Hijriah/2025 Masehi. Mensesneg Prasetyo Hadi di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa, menyebut langkah-langkah ini diambil sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang masih dalam kondisi ekonomi sulit […]

  • Sembunyi di Lemari Dapur Rumahnya, DPO Curas Berhasil Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 562
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id- Bogor, 26 Agustus 2025| Unit Reskrim Polsek Jasinga berhasil mengamankan seorang pelaku Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian dengan kekerasan (Curas/KR2) dalam rangka Ops Libas Lodaya 2025. Penangkapan dilakukan pada Minggu (24/8) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Kapolsek Jasinga AKP Budi Sehabudin, SH., MH. menjelaskan, pelaku berinisial […]

expand_less