Breaking News
light_mode
Home » Hukum » Kasus Pengancaman & Rasisme di Blora Memanas, John L Situmorang: Polisi Jangan Ragu Tetapkan Tersangka!

Kasus Pengancaman & Rasisme di Blora Memanas, John L Situmorang: Polisi Jangan Ragu Tetapkan Tersangka!

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
  • visibility 52
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Blora, 27 Februari 2026| Kasus dugaan pengancaman dan rasisme yang menyeret nama Agus Sutrisno alias Agus Palon makin jadi sorotan. Desakan publik ke Polres Blora juga makin kencang, jangan ada yang kebal hukum.

Kuasa hukum pelapor, John L Situmorang, S.H., M.H, datang langsung ke Polres Blora buat memastikan perkara ini gak jalan di tempat. Ia minta proses hukum dilakukan serius, cepat, dan terbuka.

“Kami minta kepastian hukum. Baik untuk korban, maupun untuk terlapor. Semua harus jelas,” ujar John kepada wartawan, (24/2).

John menjelaskan, kliennya sudah memenuhi panggilan penyidik Unit 1 Sat Reskrim. Sejumlah saksi juga sudah diperiksa. Artinya, proses hukum sebenarnya sudah berjalan dan tinggal menunggu keberanian aparat untuk naikkan status perkara.

Menurutnya, kalau sudah ada minimal dua alat bukti sesuai KUHAP, gak ada alasan lagi untuk menahan penetapan tersangka.

“Jangan sampai masyarakat menilai ada yang dilindungi. Kalau alat bukti cukup, ya harus berani tetapkan tersangka. Hukum itu harus tegas, bukan pilih-pilih,” tegas John.

Kasus ini makin panas karena sebelumnya sempat viral di media sosial. Apalagi, terlapor diketahui menjabat sebagai Ketua RT. Hal ini memicu reaksi keras dari masyarakat.

“Ketua RT itu harusnya jadi contoh, bukan malah diduga melakukan pengancaman dan membawa unsur rasis. Ini sangat melukai rasa keadilan warga,” lanjutnya.

Tak hanya dari kuasa hukum, tekanan juga datang dari organisasi masyarakat. Ketua DPD Jawa Tengah GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama), M. Bakara, ikut angkat suara dan meminta aparat bertindak tegas. GMOCT mendapatkan informasi terkait perkembangan kasus ini dari media online Jelajahperkara yang tergabung dalam organisasi tersebut.

Ia menegaskan, jika Polres Blora lambat atau terkesan ragu, pihaknya siap membawa perkara ini ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kalau penanganannya tidak jelas, kami akan dorong dan kawal sampai ke Polda Jateng. Bahkan bisa kami laporkan resmi agar jadi atensi. Jangan main-main dengan kasus seperti ini,” tegas M. Bakara.

Menurutnya, dugaan pengancaman dan rasisme bukan perkara sepele. Selain bisa dijerat pidana, juga berpotensi memicu konflik sosial jika tidak ditangani dengan benar.

Secara hukum, dugaan pengancaman bisa dijerat Pasal 335 KUHP atau Pasal 368 KUHP jika ada unsur pemaksaan, sementara unsur rasisme bisa masuk dalam ketentuan UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Sampai saat ini, penyidik Sat Reskrim Polres Blora masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan alat bukti. Namun publik menunggu langkah nyata, bukan sekadar proses yang berlarut.

#noviralnojustice

#polri

#poldajateng

#polresblora

Team/Red (Jelajahperkara)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolsek Serang Baru Gelar Ngopi Kamtibmas, Ajak Warga Bersinergi Jaga Keamanan Lingkungan

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 189
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi]- Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan wilayah, Kapolsek Serang Baru AKP Hotma Sitompul, S.H., M.H., bersama jajaran menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas di Pos Satkamling Kampung Jereged RT 005 RW 003, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Senin (12/05/2025)   Turut hadir dalam kegiatan […]

  • Diduga Cut & Fill Ilegal di Tanjung Gundap, Pemkot Batam Diminta Segera Turun ke Lokasi Agar Tidak Terjadi Banjir!

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 99
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Batam, 7 September 2025| Pengerjaan Cut & Fill yang berlokasi di Tanjung Gundap Kel. Tembesi Kec. Sagulung Kota Batam diduga ilegal dan bisa berakibat fatal terkait lingkungan sekitar. Pantauan awak media di lokasi, tampak terlihat dua aktivitas pengerjaan Cut & Fill tanpa adanya informasi pengerjaan dan dikerjakan oleh dua perusahaan berbeda yang lokasinya berada di […]

  • Kapolsek Caringin Patroli Dialogis dengan Kepala Desa Pancawati, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 127
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Polres Bogar| Kapolsek Caringin Akp Hendra Kurnia, SH, MM melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi salah satu kepala desa di wilayah Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek menyampaikan pesan-pesan kamtibmas guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Patroli dialogis ini merupakan bagian dari upaya Polsek Caringin untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah desa […]

  • PPWI Aceh Tamiang Rayakan Tradisi Meugang dengan Berbagi untuk Insan Pers

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 114
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Aceh Tamiang, 18 Februari 2026| Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Cabang Aceh Tamiang menggelar kegiatan berbagi daging Meugang. Acara berlangsung penuh kebersamaan di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tamiang pada Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 14.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini tidak sekadar pembagian daging, melainkan juga […]

  • Jembatan Lubuk Agung, Sungai Sarik Hampir Roboh, Pemkab Kampar “Tutup Mata?”

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 166
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kampar Riau, 4 Oktober 2025| Salah satu pendukung lancarnya perekonomian masyarakat adalah jalan dan jembatan. Apalagi bagi masyarakat di pedesaan (pedalaman). Hasil perkebunan maupun pertanian akan mudah didistribusikan bila jalan dan jembatan memadai, begitu juga sebaliknya. Namun, berbanding terbalik dengan yang ada di wilayah Kabupaten Kampar, Riau. Tepatnya di antara Desa Lubuk Agung dan Sungai […]

  • Aksi GEBRAK Berjalan Lancar, Polri Pastikan Situasi Tetap Kondusif

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 470
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 12 Desember 2025| Sekitar 200 peserta dari Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia Internasional di area Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, (10/12). Koordinator lapangan, Ivan Ibrahim, menyampaikan bahwa aksi ini melibatkan berbagai kelompok masyarakat, mulai dari serikat buruh, mahasiswa, petani, hingga organisasi masyarakat sipil. Sejak dimulai […]

expand_less