Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Viral! Abu Janda Lepas Kontrol Lontarkan Kata “Anjir” Netizen Minim Adab!

Viral! Abu Janda Lepas Kontrol Lontarkan Kata “Anjir” Netizen Minim Adab!

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
  • visibility 40
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 12 Maret 2026 | Debat panas dalam program diskusi di iNews mendadak menjadi sorotan publik setelah aktivis media sosial Permadi Arya terlibat adu argumen yang memanas dengan pengamat politik senior Ikrar Nusa Bhakti serta pakar hukum tata negara Feri Amsari. Perdebatan yang awalnya membahas peran Amerika Serikat dalam dinamika sejarah kemerdekaan Indonesia itu berubah menjadi momen tegang ketika emosi mulai mendominasi jalannya diskusi.

Ketegangan bermula ketika Prof. Ikrar mencoba meluruskan narasi sejarah terkait motif di balik bantuan Amerika Serikat kepada Indonesia pada periode 1948–1949. Ia menekankan bahwa sejarah perlu dipahami secara utuh dan berbasis data, bukan sekadar berdasarkan sentimen pribadi terhadap negara tertentu.

Namun, interupsi tersebut memicu reaksi keras dari Abu Janda yang terlihat tidak menerima penjelasan tersebut. Dalam potongan video yang kemudian viral di media sosial, Abu Janda melontarkan pernyataan bernada tinggi yang langsung memancing perhatian publik.

“Daritadi gua perhatiin lu kalo komentar terlalu baper, jangan bawa-bawa perasaan pak. Lu gak suka ama Amerika, Bang Fery gak suka Trump, lu gak suka sama Israel, itu perasaan lu semua. Gua gak ada urusan sama perasaan lu semua, anjir!” ujar Abu Janda dalam debat tersebut.

Penggunaan kata “anjir” dalam forum diskusi televisi langsung menjadi sorotan tajam netizen. Meski sebagian pihak menyebutnya sebagai bahasa gaul yang kerap digunakan dalam percakapan sehari-hari, banyak yang menilai diksi tersebut tidak pantas diucapkan dalam forum debat formal, apalagi ditujukan kepada akademisi senior.

Di tengah situasi yang memanas, Prof. Ikrar Nusa Bhakti terlihat tetap berusaha menjaga ketenangan. Ia menegaskan pentingnya membaca sejarah secara komprehensif agar diskusi publik tidak terjebak pada narasi yang parsial.

“Anda juga harus baca sejarah dong, jangan ngacau,” balas Prof. Ikrar mencoba menenangkan situasi debat.

Sementara itu, Feri Amsari juga memberikan catatan kritis terhadap gaya debat yang dinilai terlalu emosional. Menurutnya, diskusi publik seharusnya lebih mengedepankan adu data, analisis hukum, dan argumentasi yang berbasis fakta, bukan sekadar retorika atau provokasi.

Cuplikan perdebatan tersebut hingga kini terus beredar luas di media sosial dan memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sebagian menilai insiden ini sebagai contoh menurunnya etika dalam ruang diskusi publik, sementara yang lain menganggapnya sebagai dinamika keras yang kerap terjadi dalam debat politik.

Peristiwa ini kembali memunculkan pertanyaan penting tentang etika komunikasi dalam ruang publik, khususnya dalam program diskusi televisi nasional. Banyak pihak berharap agar perdebatan publik ke depan tetap mengedepankan adab, substansi, serta saling menghormati antar narasumber, sehingga diskusi yang disajikan benar-benar memberi pencerahan bagi masyarakat.

Bagaimana menurut Anda? Apakah gaya debat seperti ini masih wajar dalam ruang diskusi publik, atau justru menunjukkan menurunnya etika dalam perdebatan di media?.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prada Samlawi Asal Rumpin Bogor Yang Diseret dan Dibakar Setelah Shalat Dzuhur

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 54
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 22 Februari 2026| Dalam catatan kelam revolusi fisik Indonesia di tahun 1948, terdapat satu nama yang seolah terkubur oleh hiruk-pikuk sejarah besar: Prada Samlawi. Seorang prajurit yang loyalitasnya tidak hanya pada negara, namun juga pada Tuhannya. Kisah kematiannya di Cigudeg merupakan salah satu fragmen paling brutal sekaligus heroik dari perjuangan rakyat Bogor dalam […]

  • KPK Tetapkan Eks Sekjen MPR RI Jadi Tersangka Dalam Kasus Gratifikasi Pengadaan

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaikkan status Ma’ruf Cahyono, Eks Sekretaris Jenderal MPR RI periode 2019–2021, menjadi tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi pengadaan di lingkungan MPR RI. “Pada kasus ini, KPK menetapkan satu orang tersangka berinisial MC, yang menjabat Sekjen MPR RI pada periode 2019–2021,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat di kantor Merah […]

  • “STOP PRESS. …!!!

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 29Juli 2025| Pemberitahuan bahwa nama dibawah ini : Nama : MUHIPPUDIN Jabatan : Kaperwil (Kepala Perwakilan) Id Card : TGR/0207/96/2025 Wilayah : Aceh Dengan ini kami sampaikan dan nyatakan bahwa saudara MUHIPPUDIN terhitung tanggal 29 Juli 2025 Bukan lagi sebagai wartawan/anggota kami (tegarnews.co.id). Kepada Instansi Pemerintah/Swasta. TNI / Polri dan Masyarakat, apabila yang bersangkutan […]

  • As SDM Tegaskan Karakter Polisi Dibangun dari Pilar Spiritual, Intelektual, dan Kultural

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 260
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 16 Oktober 2025| Asisten Kapolri Bidang SDM (As SDM) Irjen Anwar menegaskan pentingnya pembentukan karakter polisi melalui tiga pilar utama, yakni spiritual, intelektual, dan kultural. Hal ini ia sampaikan dalam seminar nasional bertajuk “Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Polri Sadar Berkarakter” yang digelar di Jakarta Selatan, Rabu (15/10/2025). Seminar tersebut diikuti […]

  • Dudung Angkat Tangan? Istana Tak Janji Kembalikan Uang Pengusaha yang Sudah Bangun Dapur MBG

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 11
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 12 Juni 2026 | Pemerintah masih mengkaji nasib dana talangan yang telah dikeluarkan sejumlah investor untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah dana tersebut akan dikembalikan atau tidak. Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengatakan pemerintah sedang […]

  • Sirkuit Gelap Aset Negara: Barang Bekas Madura Diduga Jadi Muara Penampungan Tiang PLN & Kabel Optik Ilegal

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle M.Ifsudar
    • visibility 99
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 7 Febuari 2026| Praktik jual beli aset infrastruktur publik berupa tiang listrik milik PLN dan tiang serta kabel serat optik (fiber optic) dalam kondisi terpotong-potong ditemukan marak terjadi di sejumlah pengepul barang bekas (loak) dijalan Kemang sari kecamatan pondok gede kota Bekasi . Mirisnya, aktivitas ini dilakukan secara terbuka tanpa pengawasan ketat dari pihak […]

expand_less