Sabtu, November 7, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Hukum

Runtuhnya Wibawa Negara: Mengapa Kejagung Tunggu Hery Dilantik Baru Ditangkap

Chairul Husen by Chairul Husen
25 April 2026
in Hukum
0
Runtuhnya Wibawa Negara: Mengapa Kejagung Tunggu Hery Dilantik Baru Ditangkap
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 25 April 2026 | Lembaga Matahukum melontarkan kritik keras terhadap manuver hukum Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin. Penangkapan Kepala Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, yang dilakukan hanya berselang enam hari setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, dinilai bukan sekadar penegakan hukum biasa, melainkan sebuah anomali yang mencederai marwah institusi kepresidenan.

Sekretaris Jenderal Matahukum, Mukhsin Nasir, menegaskan bahwa tindakan Direktorat Jenderal Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tersebut menunjukkan adanya ketidakharmonisan yang akut dalam tata kelola pemerintahan dan intelijen penegakan hukum.

You might also like

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam

UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman Terhadap Hak Warga

Ketika APH Melanggar Hukum! Menelisik Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, Mengapa Itu Bisa Terjadi?

Presiden Seolah “Dijebak”
Mukhsin menyoroti ironi waktu penangkapan. Hery Susanto baru saja mengambil sumpah jabatan pada 10 April 2026, namun pada 16 April 2026, ia langsung diringkus.

“Seolah tinta pada naskah pelantikan itu masih basah, namun posisi yang baru saja diemban langsung ternoda. Ini memunculkan kesan kuat bahwa Presiden Prabowo seolah ‘dibiarkan’ melantik seseorang yang sudah masuk dalam radar target hukum. Mengapa tidak ada koordinasi atau pemberian informasi lebih awal sebelum pelantikan? Ini adalah penghinaan terhadap proses administrasi negara,” ujar Mukhsin Nasir dalam keterangan resminya di Jakarta, (23/4).

Matahukum melihat adanya skema yang terencana secara sistematis untuk menciptakan dampak kejut (shock effect) yang luas, namun dengan mengorbankan kredibilitas proses seleksi pejabat negara di mata publik dan internasional.

Jangan Ajari Rakyat Membenci Negara

Dalam narasi yang lebih mendalam, Mukhsin memperingatkan Jaksa Agung agar tidak menggunakan kekuasaan penegakan hukum dengan cara yang kontraproduktif terhadap stabilitas nasional.

“Penegakan hukum itu sangat penting dan mutlak, tapi jangan sampai caranya meruntuhkan wibawa negara. Di dalam negara ada rakyat. Bila penegak hukumnya justru ‘mengajari’ rakyat untuk membenci atau kehilangan kepercayaan pada negara melalui cara-cara yang tidak etis, ini sangat berbahaya bagi demokrasi kita,” tegas Mukhsin.

Menurutnya, jika Kejaksaan Agung sudah memiliki bukti cukup sejak lama, langkah hukum seharusnya diambil sebelum yang bersangkutan melalui fase fit and proper test hingga pelantikan. Penundaan eksekusi hingga setelah pelantikan dianggap sebagai langkah “pilih-pilih momentum” yang tidak sehat.

Ironi di Balik Apresiasi Presiden

Peristiwa ini terasa sangat kontras karena terjadi tak lama setelah Presiden Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Agung atas penyelamatan aset negara senilai Rp11,4 triliun. Matahukum menilai, seharusnya apresiasi tersebut dibalas dengan koordinasi yang lebih elegan, bukan dengan tindakan yang seolah “menampar” wajah kepala negara.

“Bagaimana mungkin setelah dipuji dan dihargai, Kejaksaan justru mengambil langkah yang mempermalukan simbol negara? Ini bukan sekadar masalah prosedur hukum, tapi soal etika birokrasi dan rasa hormat terhadap kewenangan tertinggi negara,” lanjutnya.

Desak Komisi III DPR Panggil Jaksa Agung

Menutup pernyataannya, Matahukum mendesak Komisi III DPR RI untuk segera memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin. Publik membutuhkan penjelasan transparan mengenai alasan di balik pemilihan waktu penangkapan yang sangat provokatif tersebut.

“Komisi III harus meminta klarifikasi. Rakyat berhak tahu apakah ini murni penegakan hukum atau ada agenda lain. Jangan biarkan wibawa negara terus tergerus akibat ego sektoral lembaga penegak hukum. Langkah ini mutlak dilakukan agar jalur penegakan hukum kembali pada jalurnya yang benar tanpa harus mengguncang pilar kehormatan negara,” pungkas Mukhsin Nasir.[]

Tags: KejagungManuverMatahukum
Previous Post

Bobroknya Pelayanan Disdukcapil Kota Batam, Postingan Warga Antri Jam 3 Shubuh Hilang!

Next Post

Penangkapan Wartawan Sebelum Laporan Polisi, Kuasa Hukum Amir Asnawi Sebut “Cacat Hukum Total”

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam
Hukum

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam

by Tegar News
6 November 2026
UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman  Terhadap Hak Warga
Hukum

UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman Terhadap Hak Warga

by Tegar News
6 November 2026
Ketika APH Melanggar Hukum! Menelisik Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Hukum

Ketika APH Melanggar Hukum! Menelisik Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, Mengapa Itu Bisa Terjadi?

by Tegar News
4 November 2026
Imbas Putusan MA Nomor 742, Kader PKB Bogor  Desak Kejelasan Posisi Gibran
Hukum

Imbas Putusan MA Nomor 742, Kader PKB Bogor Desak Kejelasan Posisi Gibran

by Tegar News
3 November 2026
Kontroversi Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Polisi Buru DPO Kasus Pembakaran Warung Mi B2, Santriwati Mengaku Trauma
Hukum

Kontroversi Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Polisi Buru DPO Kasus Pembakaran Warung Mi B2, Santriwati Mengaku Trauma

by Tegar News
1 November 2026
Next Post
Penangkapan Wartawan Sebelum Laporan Polisi, Kuasa Hukum Amir Asnawi Sebut “Cacat Hukum Total”

Penangkapan Wartawan Sebelum Laporan Polisi, Kuasa Hukum Amir Asnawi Sebut "Cacat Hukum Total"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

“PETISI” Waspada!!! Tipu-tipu Abunawas di Sorong: Dugaan Manipulasi Hukum untuk Kuasai Tanah Adat

“PETISI” Waspada!!! Tipu-tipu Abunawas di Sorong: Dugaan Manipulasi Hukum untuk Kuasai Tanah Adat

3 September 2025
Politisi Golkar Sebut Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Pertegas Posisi Indonesia di Mata Internasional

Politisi Golkar Sebut Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Pertegas Posisi Indonesia di Mata Internasional

21 Januari 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Diduga Ada Praktek Prostitusi Online  Berkedok Pijat Tradisional di Jati Rahayu Meresahkan Warga
Info Publik

Diduga Ada Praktek Prostitusi Online Berkedok Pijat Tradisional di Jati Rahayu Meresahkan Warga

7 November 2026
LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam
Hukum

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam

6 November 2026
Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”
Nasional

Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”

6 November 2026
UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman  Terhadap Hak Warga
Hukum

UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman Terhadap Hak Warga

6 November 2026
Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM
Nasional

Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM

6 November 2026
BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027
Info Daerah

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027

5 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News