Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Merespons Klarifikasi Bupati Bogor, Ahmad Rohani: Kami Tak Memelintir Fakta, Tapi Minta Bukti Nyata Penertiban Tambang

Merespons Klarifikasi Bupati Bogor, Ahmad Rohani: Kami Tak Memelintir Fakta, Tapi Minta Bukti Nyata Penertiban Tambang

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
  • visibility 18
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bogor, 15 Mei 2026 | Polemik kebijakan pertambangan di Kabupaten Bogor Melalui pesan tertulis yang beredar di Grup Whatsap Media Bongkar Dengan SS yang diduga Penyampaian Bupati Bogor, Rudy Suswanto memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa permohonan yang ia sampaikan saat bertemu massa di Cibinong pekan lalu adalah meminta pembukaan kembali hanya untuk tambang yang berizin, bukan semua tambang. Ia juga meminta agar berita tidak dipelintir, serta menyebutkan bahwa pihaknya sudah mengambil langkah penutupan terhadap sejumlah tambang ilegal dalam beberapa hari terakhir, sebagaimana yang termuat di sejumlah pemberitaan.

Merespons langsung klarifikasi Bupati tersebut, Ahmad Rohani, Aktivis Bogor Raya yang vokal mengawal isu ini, angkat bicara kembali dengan tanggapan yang tegas namun tetap konstruktif. Ahmad Rohani menyatakan mencatat baik penjelasan tersebut, namun menegaskan kembali bahwa dirinya dan masyarakat luas tidak memelintir fakta, melainkan hanya menyampaikan apa yang benar-benar terjadi di lapangan.

“Saya mencatat baik pesan klarifikasi dari Pak Bupati. Saya tegaskan kembali, kami tidak memelintir berita, kami hanya menyampaikan fakta yang terjadi di lapangan: truk-truk pengangkut tambang sudah berjalan bebas di Jalan Toha Parung Panjang, padahal izin pembukaan kembali secara resmi dari Gubernur Jawa Barat belum ada,” ujar Ahmad Rohani saat dikonfirmasi, Jumat (15/5).

Ahmad Rohani mengapresiasi penegasan Bupati bahwa permohonan pembukaan hanya ditujukan bagi usaha tambang yang memiliki izin lengkap dan sah. Namun, ia kembali mempertanyakan kenyataan yang ada di jalan-jalan utama Kabupaten Bogor. Menurutnya, yang terlihat beroperasi dan merusak fasilitas umum justru banyak kendaraan yang keberadaan dan kelengkapan dokumennya masih dipertanyakan.

“Kalau maksud permintaan Pak Bupati hanya untuk tambang yang berizin, itu poin yang sangat baik dan harus kami apresiasi. Tapi pertanyaan kami tetap sama: kenapa di lapangan yang beroperasi dan merusak jalan justru banyak yang statusnya masih dipertanyakan atau belum ada kejelasan izinnya? Kami senang mendengar ada langkah penutupan tambang ilegal, tapi tolong buktikan secara nyata dan transparan, jangan hanya ada di berita saja,” tegasnya.

Terkait ajakan Bupati untuk “membangun Bogor bersama-sama”, Ahmad Rohani menyambut baik ajakan tersebut, namun dengan catatan penting. Menurutnya, syarat utama membangun bersama adalah kepatuhan pada aturan hukum, kejelasan kebijakan, dan keberpihakan pada kenyamanan serta keselamatan warga.

“Membangun Bogor bersama-sama itu syarat utamanya adalah kejelasan aturan, kepatuhan pada hukum, dan keberpihakan pada kenyamanan warga. Selama aturan provinsi belum turun, maka aktivitas apa pun yang melibatkan pengangkutan hasil tambang tetap harus ditahan dulu. Kami siap membangun bersama, tapi kami juga akan tetap awasi bersama,” tandas Ahmad Rohani.

Ia menegaskan kembali prinsipnya: selama belum ada keputusan resmi dan izin sah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maka seluruh aktivitas pertambangan dan pengangkutannya harus tetap dalam status ditertibkan. Jika ada yang tetap beroperasi, baik yang mengaku berizin maupun tidak, selama belum ada lampu hijau Gubernur, maka tetap dianggap melanggar aturan dan harus ditindak tegas.

“Kalau ada pelanggaran, baik yang berizin maupun tidak, kami akan tetap bongkar demi Bogor yang tertib dan adil. Kami berharap penjelasan ini menjadi titik terang, dan ke depannya warga tidak lagi dirugikan oleh aktivitas yang belum jelas payung hukumnya,” pungkas Ahmad Rohani.

Hingga kini, masyarakat masih menunggu tindakan nyata di lapangan: apakah kendaraan yang melintas di Jalan Toha dan ruas jalan lainnya benar-benar hanya milik pengusaha yang berizin lengkap, atau masih banyak oknum yang memanfaatkan situasi untuk beroperasi secara ilegal.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr Tasrif M Saleh : Anggota Polri Harus Berbenah Diri, Harus Miliki Supremasi Keteladanan dan Profesionalisme

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 308
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 5 Oktober 2025| Penasehat Inpoin Center Dr.Tasrif M. Saleh menegaskan Polisi Republik Indonesia (Polri) harus memperbaiki citra di masyarakat, sebagai teladan yang baik dan jujur. Tasrif menilai kemarahan publik kemarin kepada Polri karena citra baik dan jujur polisi kurang dicerminkan atau dipantulkan kepada masyarakat. “Banyak elite dan pimpinan Polri baik dan jujur lho. Bahkan […]

  • Buruh dan Mahasiswa Menggelar Aksi Serentak di Depan Gedung DPR

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Syarif H / M Dekra
    • visibility 347
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Jakarta, 29 Agustus 2025| Ribuan buruh dan mahasiswa menggelar Aksi Serentak di berbagai provinsi, Kamis (28/08/2025). Di jakarta, massa buruh memusatkan aksi di depan gedung DPR/MPR RI dan Istana Negara. Massa buruh menyampaikan beberapa tuntutan utama, di antaranya adalah: 1. Kenaikan Upah Minimum Penolakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)  Penghapusan sistem outsourching Desak DPR segera mengesahkan […]

  • PKS, Partai Penentu yang Bisa Ubah Peta Politik Pilkada

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 75
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 8 Januari 2026| Perdebatan mengenai usulan pengembalian pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD kian mengerucut. Di tengah mayoritas partai parlemen yang telah menentukan sikap, perhatian publik kini tertuju pada satu partai yang belum menyatakan posisi secara tegas: Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sejumlah partai seperti Gerindra, Golkar, PKB, Demokrat, NasDem, dan PAN secara terbuka mendukung […]

  • Kuasa Hukum Keluarga Korban Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, Angkat Bicara!

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Rls/Inel
    • visibility 147
    • 1Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 17 Februari 2026| Kuasa hukum keluarga korban tawuran pelajar di Kabupaten Bogor, Endang Ahdiah, S.H., M.H., CLA, menegaskan proses hukum kasus tersebut masih berada pada tahap awal penyidikan dan mengedepankan Undang- Undang Perlindungan Anak. Menurut Endang, baik korban maupun terduga pelaku masih di bawah umur, sehingga dasar hukum yang digunakan merujuk pada ketentuan perlindungan […]

  • Kontroversi Putusan Prapid Kasus Tongkang di PN Sorong, Polres Sorong Selatan Diduga Produksi Hoaks

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 234
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 3 Desember 2025| Polemik hukum kembali mencuat di Sorong, Papua Barat Daya, setelah putusan praperadilan (prapid) terkait kasus kapal tongkang memunculkan narasi yang saling bertentangan. Pengadilan Negeri (PN) Sorong pada Kamis, 6 November 2025, lalu memutuskan bahwa mereka tidak berwenang mengadili perkara tersebut karena masuk ranah perdata. Namun, Polres Sorong Selatan justru menyebarkan informasi […]

  • Sinergitas TNI/Polri Berikan Pembinaan Disiplin, PBB Kepada Siswa Siswi SMPN 1 Citeureup

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 328
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 10 September 2025| Aiptu Beben Beni, bersama Serda Hartono Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Puspasari, melaksanakan kegiatan pembinaan kedisiplinan serta latihan baris-berbaris (PBB) kepada para siswa-siswi SMPN 1 Citeureup, Kec Citeureup, Kab Bogor Jawa Barat, (9/8). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan sikap disiplin, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan pelajar. […]

expand_less