Tegarnews.co.id – Jakarta, 12 Agustus 2026 | PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akan menjadikan sisi barat Bandara Kertajati sebagai tempat peningkatan produksi pesawat. Langkah ini menjadi jawaban konkret PTDI setelah mendapatkan penugasan dari Presiden Prabowo untuk memproduksi 80 unit pesawat CN235 dan 30 unit pesawat N219, sehingga total mencapai 110 unit pesawat.
PTDI bermitra dengan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (Perseroda) atau BIJB melalui Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada Rabu (16/7) lalu. Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyaksikan penandatanganan tersebut menegaskan pentingnya keberpihakan terhadap industri dalam negeri agar mampu berbicara banyak di kancah internasional.
“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kita memiliki kemampuan, memiliki industrinya, tinggal bagaimana kita menciptakan pasarnya. Negara- negara maju selalu memulai dari keberpihakan terhadap industri dalam negerinya sendiri sebelum mampu bersaing di pasar global,” tegas AHY.
Dalam tahap awal, PTDI dan BIJB akan mengoptimalkan fasilitas yang telah tersedia, termasuk landasan pacu (runway) Bandara Kertajati, untuk mendukung uji terbang berbagai produk PTDI. Produk tersebut meliputi pesawat sayap tetap (fixed wing), helikopter (rotary wing), hingga pesawat tanpa awak (UAS) untuk kebutuhan pertahanan maupun komersial.
Pengembangan kawasan industri ini juga menjadi bagian dari strategi PTDI dalam memperkuat layanan
kedirgantaraan secara menyeluruh, mulai dari pengujian, sertifikasi, dukungan purna jual (Maintenance, Repair, and Overhaul/MRO), pembuatan struktur pesawat (aerostructure), serta layanan sepanjang siklus operasional pesawat (life cycle support).
Sinergi ini turut memicu optimisme dari Direktur Utama. PTDI Gita Amperiawan. “Ini akan menjadi suatu kolaborasi antara industri, pemerintah, pemerintah daerah, dan global partner,” katanya.
Gayung bersambut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Sumasna, yang mewakili Gubernur Jabar turut menitipkan harapan besar agar Kertajati bisa bertransformasi menjadi tulang punggung baru ekonomi daerah.(Rls/Red)
Sumber:
DESK JABAR
ABNnews
Investortrust











