Tegarnews.co.id – Jakarta, 29 Agustus 2026 | Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Teguh Istiyanto, buka suara soal tidak adanya perwakilan ojek online (ojol) dalam audiensi dengan pimpinan DPR RI saat aksi pada Kamis (27/8/2026).
Teguh menjelaskan, pihak yang mengikuti audiensi ditentukan berdasarkan organisasi atau kelompok yang secara resmi mengajukan surat pemberitahuan aksi.
Menurutnya, terdapat tiga unsur yang mengajukan surat, yakni ARIB, AMPB, dan Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI). Karena itu, perwakilan yang masuk ke ruang audiensi berasal dari ketiga unsur tersebut.
Teguh menegaskan, kelompok masyarakat lain yang hadir untuk mendukung aksi tidak otomatis dapat masuk ke ruang audiensi. Ia menyebut delegasi yang masuk membawa kepentingan masyarakat secara luas dan bertanggung jawab atas apa yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Ia juga mengungkapkan kekhawatiran jika pihak yang tidak terlibat sejak awal ikut masuk sebagai delegasi, pembahasan justru dapat melebar atau membawa narasi yang berbeda dari tujuan utama aksi.
Sebelumnya, perwakilan massa melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI dan mendesak adanya komitmen terkait penyelesaian RUU Perampasan Aset.(Rls/Red)














