Senin, Oktober 26, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Info Daerah

PETI Tetap Beroperasi Massif di Kotanopan, Wabup Atika Dinilai Mandul dan Gagal Jaga Kampung Halaman

Tegar News by Tegar News
10 September 2026
in Info Daerah
0
PETI Tetap Beroperasi Massif di Kotanopan, Wabup Atika Dinilai Mandul dan Gagal Jaga Kampung Halaman
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Panyambungan, 10 September 2026 | Komitmen penegakan supremasi hukum di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali menjadi sorotan tajam. Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Kotanopan disebut masih berlangsung secara terang-terangan, meski pemerintah daerah dan Satgas PETI Forkopimda sebelumnya telah menjanjikan langkah penindakan.

Janji penindakan tersebut kini dinilai sebagian pihak hanya sebatas “garang di atas kertas”. Di lapangan, aktivitas pertambangan ilegal diduga masih berjalan dan berpotensi memperparah kerusakan lingkungan di kawasan Kotanopan.

You might also like

DPD GMDM Provinsi Lampung, Apresiasi Langkah Disdik Terkait Larangan Merokok dan Vape di Lingkungan Sekolah

PT Selim Elektro, BUMDes Kabunan dan CV Saka Catering Disorot, LPK‑RI Desak Dirut Jelaskan Kontrak, Pelaksana – Pembayaran dan Manfaat Bagi Desa

Dua Kali Panggilan Polda Jabar, Sentul City Mangkir Terkait Laporan Tetangga Prabowo

Berdasarkan dokumentasi visual dan informasi warga yang diterima media pada Rabu, 9 September 2026, sejumlah unit ekskavator bersama peralatan pertambangan, seperti erekan dan box, terlihat beraktivitas di kawasan pinggir Jalinsum, tepatnya di belakang Masjid Al-Muhtadin, Jambur Tarutung, Pasar Kotanopan.

Aktivitas tersebut memunculkan kembali pertanyaan publik mengenai efektivitas Satgas PETI dan keseriusan pemerintah daerah dalam menghentikan praktik pertambangan tanpa izin.

Nama Kades GD Kembali Disebut

Sejumlah warga menduga aktivitas tersebut masih berkaitan dengan pemain lama dalam jaringan PETI di Kotanopan. Salah satu nama yang kembali disebut adalah oknum kepala desa berinisial GD.

Menurut informasi warga, GD diduga menggunakan modus meminjamkan alat berat kepada kerabatnya untuk menyamarkan keterkaitan dirinya dengan aktivitas pertambangan.

“Pemainnya masih orang lama. Alat berat itu diduga dipinjamkan kepada saudaranya agar nama pemiliknya tidak terlihat. Kami berharap aparat tidak hanya melihat siapa yang berada di lokasi, tetapi juga menelusuri siapa pemilik alat dan siapa yang mengendalikan kegiatan tersebut,” ujar Lubis, salah seorang warga Kotanopan kepada pers.

Dugaan tersebut tentu membutuhkan pembuktian dan pendalaman aparat penegak hukum, termasuk penelusuran kepemilikan alat berat, lahan, aliran dana, serta pihak-pihak yang memperoleh keuntungan dari aktivitas PETI.

Lokasi Disebut Dekat Kediaman Orang Tua Wabup

Yang menjadi perhatian publik, lokasi aktivitas PETI yang dilaporkan warga tersebut disebut berada tidak jauh dari kediaman orang tua Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana perhatian pemerintah daerah terhadap aktivitas PETI yang berlangsung di wilayah yang disebut sebagai kampung halaman Wakil Bupati tersebut.

Ketua Yayasan Pemuda Untuk Madina Hijau (YPMH), Saidul Anwar Rangkuti, meminta Atika memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.

“Tidak mungkin aktivitas PETI yang berlangsung bertahun-tahun di Kotanopan tidak diketahui pemerintah daerah. Apalagi ada informasi bahwa lokasinya berada tidak jauh dari kediaman orang tua Wakil Bupati. Kami mempertanyakan mengapa sampai sekarang belum ada pernyataan tegas dari beliau,” ujar Saidul dalam keterangan pers di Panyabungan.

Menurutnya, Wakil Bupati perlu menjelaskan posisi pemerintah daerah terhadap maraknya aktivitas PETI di Kotanopan, termasuk memastikan apakah Satgas PETI benar-benar bekerja secara independen dan tanpa intervensi pihak mana pun.

Diminta Klarifikasi Dugaan Keterkaitan Keluarga

Saidul juga meminta Atika memberikan klarifikasi terhadap berbagai rumor yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan keterkaitan dirinya maupun keluarganya dengan aktivitas PETI di Kotanopan.

“Kami mendapatkan informasi yang perlu diklarifikasi mengenai lahan yang disebut-sebut berada di sekitar Gapura Selamat Datang Kotanopan dan pernah dikelola oleh GD untuk aktivitas PETI. Atika harus menjelaskan kepada publik, benar atau tidak informasi tersebut,” katanya.

Ia menegaskan, permintaan klarifikasi tersebut bukan berarti tudingan tersebut telah terbukti, melainkan diperlukan untuk menghindari berkembangnya spekulasi di tengah masyarakat.

“Kalau memang tidak benar, jelaskan secara terbuka. Kalau ada persoalan hukum, biarkan aparat yang membuktikan. Jangan sampai masyarakat terus dibingungkan oleh rumor,” tegasnya.

Satgas PETI Dipertanyakan

Saidul juga mempertanyakan efektivitas Satgas PETI Madina yang selama ini diharapkan menjadi ujung tombak pemberantasan aktivitas tambang ilegal.

Menurutnya, jika aktivitas PETI masih berlangsung secara terbuka, maka pemerintah harus menjelaskan kendala penindakan di lapangan.

“Jangan sampai Satgas PETI hanya menjadi formalitas. Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan hanya rapat dan pernyataan. Kalau memang ada pelanggaran, lakukan penindakan sesuai hukum,” katanya.

Ia menilai pembiaran terhadap aktivitas pertambangan ilegal berpotensi memperbesar kerusakan lingkungan sekaligus mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Negara tidak boleh kalah di hadapan kekuatan uang. Kalau benar aktivitas PETI masih berlangsung, pemerintah dan aparat harus menunjukkan bahwa hukum tetap memiliki marwah,” tegas Saidul, yang merupakan mantan aktivis PMII.

Minta Kapolri Turunkan Tim Bareskrim

Menyikapi kondisi tersebut, YPMH mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar memberikan perhatian serius terhadap dugaan maraknya PETI di Kotanopan.

Ia meminta apabila aparat penegak hukum di tingkat daerah mengalami kendala, maka Mabes Polri dapat melakukan supervisi atau menerjunkan tim untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan secara objektif.

“Negara harus hadir. Bila memang ada dugaan jaringan mafia tambang yang sulit disentuh di tingkat daerah, kami meminta Mabes Polri turun melakukan penyelidikan. Jangan sampai hukum hanya tajam kepada masyarakat kecil, tetapi tumpul terhadap pemilik modal,” ujarnya.

Ia menambahkan, penindakan harus dilakukan berdasarkan bukti dan proses hukum yang berlaku, bukan berdasarkan tekanan maupun kepentingan politik.

“Kalau terbukti melakukan pelanggaran, siapa pun orangnya harus diproses. Tidak boleh ada yang kebal hukum,” tegasnya.

Belum Ada Tanggapan Pemkab

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal maupun Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution terkait tudingan dan informasi yang disampaikan dalam pemberitaan ini.

Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi melalui pesan elektronik kepada Wakil Bupati, namun hingga berita diterbitkan pesan tersebut belum mendapat respons.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada Wakil Bupati, Pemkab Madina, Kepala Desa berinisial GD, maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini untuk memberikan klarifikasi dan informasi pembanding sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik.(Rls/Red)

 

Tags: AktivitasEmasIzinMandailingNatalPertambanganTanpa
Previous Post

TPL Jadi Tersangka Korupsi Rp2 Triliun, Nama Luhut Kembali Disorot! Benarkah Pernah Memiliki Perusahaan Ini?

Next Post

Subnit Harda PMJ Bongkar Mafia Tanah! 10 Ribu Sertifikat Palsu & Bermasalah di Wilayah Kab Bogor

Tegar News

Tegar News

Related Posts

Info Daerah

DPD GMDM Provinsi Lampung, Apresiasi Langkah Disdik Terkait Larangan Merokok dan Vape di Lingkungan Sekolah

by Tegar News
25 Oktober 2026
PT Selim Elektro, BUMDes Kabunan dan CV Saka Catering Disorot, LPK‑RI Desak Dirut Jelaskan Kontrak, Pelaksana – Pembayaran dan Manfaat Bagi Desa
Info Daerah

PT Selim Elektro, BUMDes Kabunan dan CV Saka Catering Disorot, LPK‑RI Desak Dirut Jelaskan Kontrak, Pelaksana – Pembayaran dan Manfaat Bagi Desa

by Tegar News
24 Oktober 2026
Dua Kali Panggilan Polda Jabar, Sentul City Mangkir Terkait Laporan Tetangga Prabowo
Info Daerah

Dua Kali Panggilan Polda Jabar, Sentul City Mangkir Terkait Laporan Tetangga Prabowo

by Tegar News
24 Oktober 2026
LPK-RI Adukan Sejumlah SPBU di Bengkulu ke Pertamina dan BPH Migas Usai Keluhan Konsumen Pertalite
Info Daerah

LPK-RI Adukan Sejumlah SPBU di Bengkulu ke Pertamina dan BPH Migas Usai Keluhan Konsumen Pertalite

by Tegar News
23 Oktober 2026
Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi Definitif, Koordinator Aksi Desak Penyelesaian Tiga Tuntutan Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya
Info Daerah

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi Definitif, Koordinator Aksi Desak Penyelesaian Tiga Tuntutan Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya

by Chairul Husen
23 Oktober 2026
Next Post
Subnit Harda PMJ Bongkar Mafia Tanah! 10 Ribu Sertifikat Palsu & Bermasalah di Wilayah Kab Bogor

Subnit Harda PMJ Bongkar Mafia Tanah! 10 Ribu Sertifikat Palsu & Bermasalah di Wilayah Kab Bogor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Barack Obama and Family Visit Balinese Paddy Fields During Vacation

7 September 2026
Dua Jam Sebelum Putusan MK, Jokowi Bertemu Prabowo “Keluarkan Kartu AS”?

Dua Jam Sebelum Putusan MK, Jokowi Bertemu Prabowo “Keluarkan Kartu AS”?

8 Oktober 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Info Daerah

DPD GMDM Provinsi Lampung, Apresiasi Langkah Disdik Terkait Larangan Merokok dan Vape di Lingkungan Sekolah

25 Oktober 2026
Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang atas Respons Cepat Tangani Kericuhan Di Mapolda Sumsel
Nasional

Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang atas Respons Cepat Tangani Kericuhan Di Mapolda Sumsel

25 Oktober 2026
Bimtek Golkar di Kuta, Demer: Kegiatan Partai Bantu UMKM dan Pariwisata Bali
Politik

Bimtek Golkar di Kuta, Demer: Kegiatan Partai Bantu UMKM dan Pariwisata Bali

25 Oktober 2026
PT Selim Elektro, BUMDes Kabunan dan CV Saka Catering Disorot, LPK‑RI Desak Dirut Jelaskan Kontrak, Pelaksana – Pembayaran dan Manfaat Bagi Desa
Info Daerah

PT Selim Elektro, BUMDes Kabunan dan CV Saka Catering Disorot, LPK‑RI Desak Dirut Jelaskan Kontrak, Pelaksana – Pembayaran dan Manfaat Bagi Desa

24 Oktober 2026
Dua Kali Panggilan Polda Jabar, Sentul City Mangkir Terkait Laporan Tetangga Prabowo
Info Daerah

Dua Kali Panggilan Polda Jabar, Sentul City Mangkir Terkait Laporan Tetangga Prabowo

24 Oktober 2026
Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, FABEM Desak Prabowo Pecat Menteri Haji dan Umrah
Info Publik

Dua Anak Menteri Jadi Tenaga Ahli, FABEM Desak Prabowo Pecat Menteri Haji dan Umrah

24 Oktober 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News