Sabtu, Agustus 1, 2026
tegarnews.co.id
Advertisement
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

MBG Terlalu Sentralistik, Denny Charter Nilai Posyandu Lebih Efektif dan Transparan

Chairul Husen by Chairul Husen
21 Desember 2025
in Opini
0
MBG Terlalu Sentralistik, Denny Charter Nilai Posyandu Lebih Efektif dan Transparan
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta, 21 Desember 2025| Pengamat kebijakan publik, Denny Charter, melontarkan kritik keras terhadap rencana tata kelola Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai cenderung sentralistik. Denny memperingatkan bahwa pengelolaan yang dipaksakan melalui satu pintu institusi besar atau yayasan elit berisiko memperpanjang rantai birokrasi serta membuka celah korupsi baru.

Sebagai solusi, Denny mendorong pemerintah untuk mengalihkan basis eksekusi program ke tingkat akar rumput dengan merevitalisasi peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

You might also like

“Katanya Milik Rakyat, Kok yang Meraja Segelintir Pejabat? “Tim Senyap Sentil Penguasa yang Lupa Sumpah!

Baru Saja Piala Dunia Usai, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK “Prestasi Korupsi Bertambah Lagi”

Timbangan di Tangan Kurator Hukum: Membaca Pembelaan Koruptor Lewat Aksioma Filsafat

“Memaksakan sistem Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) di bawah kendali yayasan-yayasan elit hanya akan membuka peluang penyelewengan. Sebaliknya, jika pengelolaan diserahkan ke Posyandu, pemerintah tidak hanya membagikan makanan, tetapi juga memperkuat sistem kesehatan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi desa,” ujar Denny Charter dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/12).

*Efisiensi Logistik dan Akurasi Data*

Dalam analisisnya, Denny memaparkan bahwa Indonesia memiliki modal infrastruktur sosial yang sangat besar, yakni lebih dari 300.000 unit Posyandu hingga tingkat RW dan dusun. Menurutnya, pemanfaatan Posyandu akan memangkas biaya logistik secara signifikan karena dapur produksi berada langsung di tengah permukiman sasaran.

Selain efisiensi biaya, Posyandu juga dinilai unggul dalam hal akurasi data gizi. Melalui sistem Electronic Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), kader Posyandu memiliki data by name by address terkait kondisi anak-anak di wilayahnya.

“Kader Posyandu tahu persis siapa yang stunting, gizi kurang, hingga anak yang memiliki alergi. Ini menjamin intervensi gizi tepat sasaran, bukan sekadar pembagian jatah massal yang tidak terkontrol,” lanjutnya.

*Cegah “Ladang Basah” Korupsi*

Denny menilai sentralisasi pengelolaan melalui vendor besar atau entitas pusat kerap menjadi titik lemah transparansi anggaran. Karena itu, ia menekankan pentingnya social accountability atau akuntabilitas sosial, di mana warga lokaltermasuk ibu-ibu dan tokoh masyarakat berperan langsung sebagai pengawas.

“Di Posyandu, penyimpangan anggaran atau penurunan kualitas makanan akan langsung terdeteksi dan diprotes warga. Ini adalah mekanisme audit sosial paling efektif dibanding sistem top-down yang tertutup,” tegasnya.

*Transformasi Dapur Gizi Desa*

Denny menawarkan empat langkah strategis untuk mentransformasi Posyandu sebagai pengelola MBG, yaitu:

Revitalisasi Bangunan, dengan meng-upgrade fasilitas Posyandu menjadi Dapur Gizi Desa berstandar sanitasi layak.

Pemberdayaan Kader, melalui pelatihan manajemen gizi, sertifikasi keamanan pangan, serta pemberian insentif profesional.

Ekonomi Sirkular, dengan mewajibkan penyerapan bahan baku dari petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) lokal.

Digitalisasi, berupa pelaporan real-time berbasis aplikasi yang dapat diakses publik guna menjamin transparansi harian.

Denny menutup dengan mengingatkan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada pilihan model tata kelolanya. Pemanfaatan infrastruktur sosial yang telah teruji sejak 1984, seperti Posyandu, dinilai jauh lebih aman dan berdampak jangka panjang bagi kemandirian desa dibandingkan membangun sistem baru yang rawan kepentingan elit.[]

Tags: GeratisGiziMakanProgram
Previous Post

Massa Bakar Kantor dan Mobil Dinas Polsek Muara Batang Gadis, Dipicu Kabar Bebasnya Pengedar Narkoba

Next Post

Kapolri Tekankan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem dan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Selama Nataru

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

“Katanya Milik Rakyat, Kok yang Meraja Segelintir Pejabat? “Tim Senyap Sentil Penguasa yang Lupa Sumpah!
Opini

“Katanya Milik Rakyat, Kok yang Meraja Segelintir Pejabat? “Tim Senyap Sentil Penguasa yang Lupa Sumpah!

by Tegar News
26 Juli 2026
Baru Saja Piala Dunia Usai, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK “Prestasi Korupsi Bertambah Lagi”
Opini

Baru Saja Piala Dunia Usai, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK “Prestasi Korupsi Bertambah Lagi”

by Tegar News
20 Juli 2026
Timbangan di Tangan Kurator Hukum: Membaca Pembelaan Koruptor Lewat Aksioma Filsafat
Opini

Timbangan di Tangan Kurator Hukum: Membaca Pembelaan Koruptor Lewat Aksioma Filsafat

by Tegar News
18 Juli 2026
NKRI Darurat Korupsi: Ketika Rakyat Menjerit, Para Pejabat Justru Sibuk Menjaga Kekuasaan & Menimbun Harta Sebanyak- banyaknya Mungkin dari Hasil Kejahatannya?
Opini

NKRI Darurat Korupsi: Ketika Rakyat Menjerit, Para Pejabat Justru Sibuk Menjaga Kekuasaan & Menimbun Harta Sebanyak- banyaknya Mungkin dari Hasil Kejahatannya?

by Tegar News
18 Juli 2026
Kejagung Injak Rem! Kasus Febrie Eks Jampidus Cincai? Sesama Coklat Saling Melindungi
Opini

Kejagung Injak Rem! Kasus Febrie Eks Jampidus Cincai? Sesama Coklat Saling Melindungi

by Tegar News
17 Juli 2026
Next Post
Kapolri Tekankan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem dan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Selama Nataru

Kapolri Tekankan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem dan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Selama Nataru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kurangi Debu di Musim Kemarau, PT. Agrinas Palma Nusantara KSO PT. Tiga Raja Mas Lakukan Penyiraman Jalan

Kurangi Debu di Musim Kemarau, PT. Agrinas Palma Nusantara KSO PT. Tiga Raja Mas Lakukan Penyiraman Jalan

28 Januari 2026
Hari Pelanggan Nasional: PT PELINDO (Persero) Regional 1 Belawan, Teguhkan Komitmen Tingkatkan Pelayanan

Hari Pelanggan Nasional: PT PELINDO (Persero) Regional 1 Belawan, Teguhkan Komitmen Tingkatkan Pelayanan

5 September 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Selain Dewan Pers, LPSK Berikan Dukungan Kepada Wartawan Korban Intimidasi
Info Publik

Selain Dewan Pers, LPSK Berikan Dukungan Kepada Wartawan Korban Intimidasi

1 Agustus 2026
Yayasan Sandi Yudha Nusantara: Pengaturan Denda Damai dalam RUU Kejaksaan Perlu Dirumuskan secara Tegas demi Menjaga Integritas Sistem Pemberantasan Korupsi
Hukum

Yayasan Sandi Yudha Nusantara: Pengaturan Denda Damai dalam RUU Kejaksaan Perlu Dirumuskan secara Tegas demi Menjaga Integritas Sistem Pemberantasan Korupsi

1 Agustus 2026
Layla Rizky, S.Sos Salurkan Amanah Donatur Berupa Al-Qur’an kepada Pengajian dan Ponpes di Desa Bantarjaya
Info Daerah

Layla Rizky, S.Sos Salurkan Amanah Donatur Berupa Al-Qur’an kepada Pengajian dan Ponpes di Desa Bantarjaya

31 Juli 2026
Dewan Pers Dukung Langkah Hukum Wartawan Korban Intimidasi: Serangan Terhadap Jurnalis Adalah Serangan Terhadap Kebebasan Pers
Nasional

Dewan Pers Dukung Langkah Hukum Wartawan Korban Intimidasi: Serangan Terhadap Jurnalis Adalah Serangan Terhadap Kebebasan Pers

31 Juli 2026
JPO KH Abdul Halim Majalengka Segera Dibangun, Boy Thohir Biayai dengan Dana Pribadi
Info Daerah

JPO KH Abdul Halim Majalengka Segera Dibangun, Boy Thohir Biayai dengan Dana Pribadi

31 Juli 2026
Sembilan Pejabat Tinggi Mundur Dalam 1,5 Tahun Ekonomi Celios: Ini Bukan Pergantian Biasa?
Pemerintahan

Sembilan Pejabat Tinggi Mundur Dalam 1,5 Tahun Ekonomi Celios: Ini Bukan Pergantian Biasa?

31 Juli 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News