Puluhan Pohon Lebat dan Tua, Depan Apartemen Sayana Mengkhawatirkan Warga Pengguna Jalan
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Sen, 29 Des 2025
- visibility 50
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 29 Desember 2025| Warga Cipayung Jakarta Timur berharap puluhan pohon yang sudah lebat agar di pangkas batang rantingnya.
Pasal, puluhan pohon di jalan Bina Marga tepatnya berhadapan dengan Apartemen Sayana Cipayung Jakarta Timur tersebut mengganggu warga yang melintas.
Lebih lebih apa bila malam hari kendaraan roda dua sering kali tidak terlihat ketika melintas, lantaran gelap tanpa adanya lampu penerang bila malam hari.
Hal tersebut di katakan Achil pada Minggu (28/25). Di katakannya, Ia berharap ada solusi dari Pemerintah Provinsi DKI, untuk mengatasi, mengingat keselamatan bagi para pengendara dan pengguna jalan lainnya.
“Kalau malam gelap akibat pohon yang sudah lebat. Bahkan karena lebatnya pohon sering terjadi kecelakaan karena minimnya lampu penerang jalan,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertamanan Dan Hutan Kota Provinsi DKI Ir M Fajar Sauri tidak dapat di temui walaupun yang bersangkutan ada di kantornya.
Menurut Fitri petugas PJLP yang bertugas sebagai resepsionis bahwa kepala Dinas sedang ada rapat, padahal informasi dari petugas PJLP yang yang lain ada di kantornya.
Mirisnya lagi, Fitri mengatakan untuk bertemu kepala Dinas pertamanan harus ada surat konfirmasi. Meskipun sudah memperlihatkan indetitas, dari tajuk24, group promedia teknologi, beliau bersikukuh dengan sombongnya mengatakan, sekelas ANTV tetap harus membuat surat konfirmasi terlebih dahulu karena instruksi Kepala Dinas.
“Kepala Dinas sedang rapat, kata siapa yang bilang ada, tamu saya. Sekelas ANTV saja kalau mau wawancara harus terlebih dahulu mengirim surat konfirmasi,” terangnya, dengan nada angkuh, Senin ( 29/12/2025).
Sulitnya mendapat informasi dari pejabat Publik, menimbulkan tanda tanya publik. Sebab tidak ada kewajiban dalam Undang Undang Pokok Pers No 40 tahun 1999 , ketika wartawan ingin mendapat informasi dari nara sumber terlebih dahulu harus ada surat konfirmasi.
Diduga kepala dinas pertamanan dan hutan Kota melindungi bawanya ketika dalam bertugas tidak proporsional. Sebab setiap Kasudin yang ada di DKI Jakarta, ketika hendak di konfirmasi selalu beralih agar mengirim surat konfirmasi.
Sementara itu, Jay Ketua Umum Himpun Rakyat Mandiri (Hiram) dari aktivis pecinta lingkungan hidup menyayangkan sikap para pejabat yang sulit untuk di wawancara.
Menurutnya seharusnya pejabat publik tidak sulit untuk di wawancara, sebab wartawan punya peran penting dalam kontrol sosial, demi kepentingan umum.
“Saya heran kenapa para pejabat sulit di wawancara kepada wartawan, padahal itu tugas wartawan dalam rangka pemberitaan yang berimbang, jangan sampai ada nara sumber di rugikan dalam pemberitaan,” terang Jay, Senin (29/12/2025 ).
Di katakan Jay terkait informasi tentang pohon di Jalan Bina Marga Cipayung Jakarta Timur, Ia akan segera mengirimkan surat kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Dalam waktu dekat ini saya akan kirim surat ke Gubernur DKI Jakarta, sebab ini menyangkut kepentingan umum, agar terhindar dari hal-hal yang dapat mengancam keselamatan masyarakat, “ujarnya.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Tim/Red






At the moment there is no comment