Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Abah Elang & Agus BCW: Pengalihan Dana Rutilahu Hanya ‘Kosmetik’ Politik Istri Mendes

Abah Elang & Agus BCW: Pengalihan Dana Rutilahu Hanya ‘Kosmetik’ Politik Istri Mendes

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
  • visibility 12
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Serang, 14 Mei 2026 | Pengesahan RAPBD Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp3,29 triliun bukan lagi sekadar urusan angka, melainkan bukti nyata “mati surinya” hati nurani para pengambil kebijakan. Di saat hampir setengah penduduk kabupaten ini terjerat kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang justru lebih memilih menggemukkan kantong birokrasi ketimbang menyelamatkan perut rakyat.

Fakta Pahit: Kemiskinan Massal & Pengangguran yang Mencekik

Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) per Maret 2026 mengungkapkan kenyataan yang mengerikan: dari 1,74 juta jiwa penduduk Kabupaten Serang, sebanyak 847.092 jiwa terdaftar sebagai masyarakat miskin. Angka ini menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan selama ini gagal total menyentuh akar rumput.

Kondisi ini diperparah dengan angka pengangguran yang masih tinggi. Meskipun Pemkab mengklaim adanya penurunan, daya serap tenaga kerja lokal tetap lemah, menyisakan ratusan ribu angkatan kerja yang terkatung-katung tanpa kepastian masa depan.

Gimik rutilahu di tengah nestapa warga, klaim Bupati mengenai pengalihan anggaran rumah dinas senilai Rp300 juta untuk 6 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) hanyalah “gincu” politik yang murah. Angka itu tidak ada artinya dibanding total 7.122 unit rutilahu yang masih terbengkalai.

Kekecewaan publik mencapai puncaknya saat mengetahui bahwa di tengah kondisi keuangan daerah yang disebut “terbatas”, Pemkab masih menggelar rapat/kegiatan dengan paket sewa hotel anggaran miliaran Ini adalah tamparan keras bagi rakyat Baros yang setiap hari harus berjibaku dengan jalan rusak dan pemuda yang sulit mencari kerja.

Tokoh kharismatik Kabupaten Serang, Abah Elang Mangkubumi, Pendiri Padepokan Bumi Alit Padjajaran Prihatin melihat ketidakadilan ini.

“Kabupaten Serang ini sedang darurat kemiskinan! Setengah warga kita miskin, pemuda-pemuda kita luntang-lantung jadi pengangguran, tapi rakyat dibodohi dengan drama pengalihan ratusan juta rumah dinas, sementara triliunan rupiah lainnya habis untuk menggaji birokrasi yang gemuk, bila pemimpin yang membiarkan rakyatnya lapar sementara dia sendiri tidur di kasur empuk adalah pemimpin yang telah berkhianat pada amanah leluhur Banten!” tegas Abah Elang Mangkubumi.

Sementara Sekretaris Jenderal Banten Corruption Watch (BCW), Agus Suryaman, menilai struktur APBD 2026 merupakan bentuk ketidakadilan anggaran yang terencana.

“Kami melihat ada upaya membius nalar publik melalui narasi populis pengalihan fasilitas dinas yang nilainya tidak lebih dari ‘remah-remah’ APBD. Ini adalah taktik tabir asap agar masyarakat abai terhadap belanja birokrasi yang hampir menyentuh 80%. Sangat memalukan melihat pejabat asyik rapat di hotel mewah sementara rakyatnya berjuang mencari kerja dan tinggal di rumah yang nyaris roboh. Ini bukan kebijakan pro-rakyat, melainkan ajang bancakan elit, nanti kita buka satu satu di Sirup LPSE Kab. Serang” tegas Agus Suryaman.

Dengan belanja modal yang hanya “seujung kuku” (Rp70,99 miliar) dibandingkan belanja pegawai yang mencapai 79,3% dari total anggaran, APBD 2026 Kabupaten Serang lebih menyerupai “jatah preman” bagi birokrasi ketimbang instrumen kesejahteraan rakyat. Jika tidak ada evaluasi total, Kabupaten Serang hanya akan menjadi monumen kemiskinan di tengah kemegahan gedung-gedung pemerintahan.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang HUT ke 60, Lemhanas RI Ziarah ke Makam Bung Karno, TB Ace: Lemhanas Jadi, Warisan Wujudkan Indonesia Kuat dan Maju

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 134
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Bogor| Gubernur Lemhanas RI, TB Ace Hasan Syadzily beserta jajaran pimpinam Lemhanas Ri berziarah dan tabur bunga ke Makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, Jumat (16/5/2025). Kegiatan itu rangkaian HUT ke 60 Lemhanas RI dengan mengusung tema ‘Ketahanan Nasional Wujudkan Indonesia Maju’. Bung Karno bukan saja tokoh proklamator bersama Bung Hatta terkait Pancasila, tetapi […]

  • Kapolresta Tangerang Melihat Langsung ke Lokasi Banjir Jayanti, Luapan Kali Cidurian Rendam Permukiman Warga

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 397
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Tangerang, 15 Januari 2026| Pasca banjir yang melanda wilayah Taman Cikande, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah daerah turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Rabu, 14 Januari 2026, kemarin. Banjir tersebut disebabkan oleh meluapnya aliran Kali Cidurian setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kapolresta Tangerang, […]

  • Bobroknya Pelayanan Disdukcapil Kota Batam, Postingan Warga Antri Jam 3 Shubuh Hilang!

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 24
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Batam, 25 April 2026 | Viral pemberitaan terkait video salah seorang warga yang antri jam 3 shubuh di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Kamis (23/4) sekira pukul 05.00 WIB. Saat postingan warga yang viral mengantri di Disdukcapil Kota Batam pukul 3 shubuh itu ditelusuri kembali oleh awak media pada Jum’at […]

  • Mahasiswa Bogor Kecam Pembahasan RUU KUHAP Baru, Cacat Prosedural, Ancaman Demokrasi

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle AG
    • visibility 476
    • 0Comment

    Tegarnesw.co.id-Bogor, 6 Desember 2025| Komite Mahasiswa untuk Keadilan Sosial (KMKS Bogor) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Sudirman Kota Bogor, menolak keras proses pembahasan RUU KUHAP Baru yang dinilai tidak transparan, cacat prosedural dan berpotensi melemahkan prinsip negara hukum serta perlindungan HAM di Indonesia. Proses legislasi yang dilakukan secara tertutup ini jelas bertentangan dengan UU […]

  • Berikan Himbauan Kamtibmas & Bhabinkamtibmas Desa Lumpang Polsek Parung Panjang Polres Bogor Polda Jabar Melaksanakan Silaturahmi tukang Ojek

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 140
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Polres Bogor|Bhabinkamtibmas Desa Lumpang Polsek Parungpanjang Polres Bogor *Aipda Sandri Heri. N* melaksanakan kegiatan himbauan warga dengan bersilaturahmi kepada tukang ojek kp. Cilangkap RT 001/001 Desa Lumpang Kecamatan Parungpanjang Kab. Bogor Wilayah Hukum Polsek Parungpanjang Polres Bogor.Minggu (4/5/2025) Kapolres Bogor *AKBP RIO WAHYU ANGGORO, S.H., S.I.K., M.H* melalui Kapolsek Parungpanjang Polres Bogor *Kompol Dr. Suharto, […]

  • Indocement dalam Sorotan Publik: Dugaan Penyalahgunaan Lahan Desa di Cirebon Mencuat

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 108
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cirebon, 13 Oktober 2025| Pengelolaan lahan Desa oleh PT Indocement di wilayah Kabupaten Cirebon menjadi sorotan tajam dari berbagai pihak. Agung Sulistio, Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI), pada Senin, 13 Oktober 2025, menyoroti dugaan penyalahgunaan lahan yang berlokasi di Desa Cikeusal dan Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol. Menurutnya, lahan yang dikelola perusahaan tersebut merupakan […]

expand_less