Dari Bandar Judi Thailand Jadi Pendakwah Sejuk! Inilah Kisah Hijrah Koh Dennis Lim yang Bikin Merinding sekaligus Haru
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 1 minute ago
- visibility 4
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 24 Maret 2026 | Dunia digital belakangan ini dihangatkan oleh kehadiran seorang pendakwah muda berwajah oriental dengan tutur kata yang sangat lembut. Ia adalah Dennis Lim Setiawan, atau yang kini akrab disapa Koh Dennis Lim. Namun, di balik keteduhan wajahnya saat ini, tersimpan lembaran masa lalu yang kelam dan mungkin tak pernah terbayangkan oleh banyak orang.
Siapa sangka, pria yang kini fasih menyampaikan ayat-ayat suci ini dulunya adalah seorang bos kasino dan bandar judi besar di Thailand.
Kehidupan di Tengah Gemerlap Judi
Lahir dari keluarga keturunan Tionghoa, Dennis Lim tumbuh dalam lingkungan yang beragam. Meski ibunya seorang Muslimah, Dennis kecil lebih banyak menghabiskan waktu bersama neneknya yang menganut Buddha dan menempuh pendidikan di sekolah Katolik dari TK hingga SMA.
Jalan hidup membawanya ke Thailand pada tahun 2014
Berawal dari teknisi IT di sebuah kasino, Dennis justru terjerumus lebih dalam. Ia melihat tumpukan uang yang begitu mudah didapat hingga akhirnya memutuskan untuk membuka kasino sendiri. Menjadi bandar judi dan rentenir kelas kakap, Dennis hidup bergelimang harta. Namun, di puncak kekayaannya, ia justru merasa hampa.
“Uang banyak, tapi hati nggak tenang. Tidur harus pakai obat, bangun pun merasa gelisah,” kenangnya dalam salah satu kesempatan.
Sentuhan Hidayah Melalui Layar Kaca
Tahun 2017 menjadi titik balik yang membuat siapa pun merinding. Di tengah rutinitasnya mengelola bisnis judi, Dennis tak sengaja menonton potongan video ceramah Aa Gym di media sosial. Kata-kata sang guru mengenai konsep ketenangan hati dan tujuan hidup seolah menghujam tepat ke jantungnya.
Momen itu menjadi tamparan keras. Dennis tersadar bahwa harta yang ia tumpuk selama ini berasal dari cara yang salah dan tidak akan pernah membawa kebahagiaan sejati. Tanpa pikir panjang, ia mengambil keputusan ekstrem: Meninggalkan kerajaan judinya di Thailand.
Ia pulang ke tanah air dengan satu tujuan: bertaubat dan belajar agama. Ia memutuskan untuk “nyantri” di Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Bandung, di bawah bimbingan langsung Aa Gym, sosok yang secara tidak langsung telah menjemputnya dari kegelapan.
Membangun Peradaban dari Balik Rumah
Setelah bertahun-tahun mendalami ilmu agama, Koh Dennis kini tampil sebagai pendakwah yang sangat diterima oleh kalangan milenial dan Gen Z. Pendekatannya yang logis, santun, dan tidak menghakimi membuat banyak orang merasa diterima.
Tak hanya berceramah, Koh Dennis juga mewujudkan bentuk taubat nasuhanya dengan mendirikan Islamic Homeschooling di belakang rumahnya. Ia ingin memastikan bahwa anak-anak muda mendapatkan pendidikan akhlak yang kuat agar tidak terjerumus ke lubang hitam yang pernah ia rasakan.
Pesan untuk Mereka yang Ingin Pulang
Kisah Koh Dennis Lim adalah bukti nyata bahwa seburuk apa pun masa lalu seseorang, ia tetap berhak atas masa depan yang mulia. Ia mengajarkan kita bahwa hidayah harus dijemput dengan keberanian untuk meninggalkan kenyamanan duniawi yang fana.
Kini, setiap kali ia berdiri di atas mimbar, suaranya yang sejuk bukan hanya menyampaikan teori, melainkan sebuah kesaksian hidup tentang betapa luasnya ampunan Tuhan bagi hamba yang mau pulang.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Wikipedia






At the moment there is no comment