AS Terpaksa Terima 10 Poin, Trump Akui Jadi Dasar Negoisasi Damai
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Kam, 9 Apr 2026
- visibility 6
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 9 April 2026 | Supreme National Security Council menyatakan bahwa Amerika Serikat kini berada dalam posisi menerima proposal damai yang diajukan Iran sebagai dasar gencatan senjata dalam konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Dalam pernyataan resminya, pihak Iran mengklaim bahwa Washington “terpaksa menerima” 10 tuntutan utama yang diajukan Teheran untuk mengakhiri perang.
Proposal tersebut mencakup sejumlah poin strategis, mulai dari komitmen non-agresi, pencabutan seluruh sanksi, hingga pengakuan atas hak Iran dalam pengayaan uranium dan kontrol terhadap Strait of Hormuz—jalur vital energi dunia.
Selain itu, Iran juga menuntut kompensasi atas kerusakan akibat perang, penarikan pasukan Amerika dari kawasan, serta penghentian konflik di seluruh front, termasuk Lebanon.
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa proses negosiasi akan dimulai pada 10 April di Islamabad, Pakistan, dengan mediasi pihak ketiga. Pertemuan ini disebut sebagai langkah awal menuju kesepakatan damai jangka panjang.
Langkah ini terjadi setelah Donald J.Trump mengumumkan penundaan serangan militer terhadap Iran selama dua pekan, membuka ruang diplomasi intensif antara kedua negara.
Trump sendiri mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima proposal dari Iran, dan menyebutnya sebagai “dasar yang dapat dijalankan untuk negosiasi”, meski belum ada kesepakatan final?.

Berikut adalah rincian 10 Tuntutan Iran ke AS yang dilaporkan oleh media negara Iran dan dikonfirmasi dalam beberapa laporan internasional sebagai dasar negosiasi yang “dapat dikerjakan” (workable):
1. Jaminan Non-Agresi: AS harus memberikan jaminan fundamental untuk tidak menyerang Iran kembali.
2. Kontrol Selat Hormuz: Melanjutkan kontrol Iran atas Selat Hormuz dan menetapkan protokol transit yang aman dengan koordinasi angkatan bersenjata Iran.
3. Pengakuan Pengayaan Uranium: AS menerima hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium untuk program nuklirnya.
4. Pencabutan Sanksi Primer: Penghapusan semua sanksi ekonomi primer AS terhadap Iran.
5. Pencabutan Sanksi Sekunder: Penghapusan semua sanksi sekunder terhadap entitas asing yang berbisnis dengan institusi Iran.
6. Pembatalan Resolusi DK PBB: Mengakhiri semua resolusi Dewan Keamanan PBB yang menargetkan Iran.
7. Pembatalan Resolusi IAEA: Menghentikan semua resolusi Dewan Gubernur Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengenai program nuklir Iran.
8. Kompensasi/Rekonstruksi: Pembayaran ganti rugi atas kerusakan perang yang ditimbulkan oleh AS dan Israel.
9. Penarikan Pasukan AS: Penarikan pasukan tempur AS dari seluruh pangkalan dan posisi di kawasan Timur Tengah.
10. Penghentian Perang Total: Gencatan senjata di semua lini, termasuk mengakhiri serangan terhadap sekutu Iran (Axis of Resistance) di Lebanon dan kawasan sekitarnya.
Proposal ini diajukan melalui perantara (Pakistan) sebagai tanggapan atas proposal 15 poin dari AS, di tengah ketegangan yang memanas.
Jadi intinya proposal kesepakatan Iran telah diterima Trump, tapi belum ada kesepakatan final karna Trump belum menyetujui. Dengan begitu otomatis perang masih berlanjut!.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Al Mayadeen - Al Jazeera






At the moment there is no comment