Senin, Juli 6, 2026
tegarnews.co.id
Advertisement
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Nasional Info Daerah

Sebut Ada Dugaan Mark-Up, KITA Banten Soroti Baju Dinas DPRD Tangerang 1,3 Miliar

Chairul Husen by Chairul Husen
18 Mei 2026
in Info Daerah
0
Sebut Ada Dugaan Mark-Up, KITA Banten Soroti Baju Dinas DPRD Tangerang 1,3 Miliar
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Tangerang, 18 Mei 2026 | Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang tahun 2026 kembali memantik sorotan tajam. Di tengah jeritan kemiskinan warga, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang justru mengalokasikan anggaran fantastis senilai total Rp1.368.646.070 (Rp1,36 miliar) hanya untuk membiayai pengadaan pakaian dinas, atribut, hingga pakaian olahraga bagi 55 anggota dewan.

Berdasarkan penelusuran dokumen rencana umum pengadaan (RUP) pada aplikasi SiRUP LKPP per Mei 2026, anggaran jumbo tersebut dipecah ke dalam dua paket pengadaan digital (E-Purchasing):

You might also like

Surat Keberatan Sudah dilayangkan, Aktifitas PT MPG di Desa Kelekat Masih Jadi Sorotan!

Pasca Viral di Media GMOCT, Kanit Reskrim Polsek Pedurungan Bungkam Soal Nama Penyidik, GMOCT Siap Lapor Propam

Diduga Mengatasnamakan Petugas PLN, Warga Pemalang Sorot Penagihan Tunai: Pembayaran Online Terbukti Berhasil, Minta PLN Lakukan Pemeriksaan Internal

* Belanja Pakaian Dinas dan Atribut Anggota DPRD (Kode RUP: 65327067): Sebesar Rp1.248.889.070. Paket ini mencakup 4 jenis pakaian, yaitu Batik Tradisional Daerah, Pakaian Dinas Lapangan (PDL), Pakaian Seragam Harian (PSH), dan Pakaian Seragam Resmi (PSR) untuk 55 orang.

* Pengadaan Pakaian Training Lengkap DPRD (Kode RUP: 65953280): Sebesar Rp119.757.000. Paket ini khusus dialokasikan untuk 1 jenis pakaian olahraga lengkap bagi 55 anggota dewan.

Jika diakumulasikan, setiap anggota DPRD Kabupaten Tangerang mencaplok jatah fasilitas pakaian dari uang rakyat sebesar Rp24.884.474 per orang.

Lebih mencengangkan lagi jika draf ini dibedah per satuan. Untuk paket pakaian formal, rata-rata satu stel pakaian dinas para wakil rakyat ini dihargai Rp5.676.768. Angka yang melambung jauh di atas harga pasar penjahit profesional. Tidak berhenti di sana, sepotong baju olahraga (training) lengkap pun ikut menguras kantong publik sebesar Rp2.177.400 per orang—sebuah nilai yang bahkan melampaui harga apparel olahraga merek premium di pusat perbelanjaan mewah.

Mengoyak Kebatinan Publik: Kontras dengan Tragedi Pendidikan

Di balik mewahnya jubah sutra dan kain wol para pejabat yang berkantor di Tigaraksa itu, potret buram menyeruak dari sektor pendidikan dasar. Kebatinan masyarakat Kabupaten Tangerang seolah dikoyak tanpa ampun oleh sebuah kenyataan yang mengerikan.

Ketika puluhan ribu anak-anak di Kabupaten Tangerang terpaksa keluar dari ruang kelas—mungkin karena orang tua mereka tak lagi mampu membelikan sepasang seragam sekolah bermutu rendah, sepatu yang jebol, atau sekadar ongkos harian—para wakil rakyat mereka justru sibuk mengukur badan untuk baju dinas baru seharga Rp5,6 juta per stel. Anak-anak malang itu harus memeras keringat di usia dini, sementara para dewan dengan nyaman bersiap memesan baju olahraga seharga Rp2,1 juta yang dibayar lunas oleh tetesan keringat pajak orang tua anak-anak tersebut.

Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Banten: “Ini Pemborosan Gila-gilaan!”

Kondisi timpang ini memantik reaksi keras dari elemen masyarakat sipil. Ketua Bidang Anti Korupsi Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Provinsi Banten, Agus Suryaman, mengutuk keras pengadaan yang dinilainya sama sekali tidak memiliki empati sosial tersebut.

Agus Suryaman kemudian membeberkan fakta memilukan langsung dari data otoritas pendidikan setempat untuk menunjukkan betapa hancurnya prioritas anggaran di daerah tersebut.

“Berdasarkan data sampai bulan Oktober 2025, tercatat 21.829 anak Drop Out (putus sekolah) dan lulus tidak melanjutkan dari jenjang SD sampai SMA di Kabupaten Tangerang. Data dari Dinas Pendidikan ini harusnya menampar muka para pengambil kebijakan, dilain sisi DPRD nya melakukan pemborosan anggaran” tegas Agus Suryaman saat diwawancarai.

Agus melanjutkan, merujuk pada penjelasan struktural dinas tersebut, benteng pertahanan ekonomi keluarga yang rapuh menjadi hulu ledak utama dari tingginya angka anak putus sekolah di wilayah industri ini. Faktor ekonomi memaksa anak-anak di bawah umur melepas seragamnya, mengubur mimpi mereka, lalu turun ke jalan atau masuk ke sektor informal demi membantu menyambung hidup keluarga.

“Ini bukan lagi sekadar pemborosan anggaran, ini adalah bentuk ketidakpedulian sosial yang gila-gilaan dari para pejabat daerah! Nilai Rp5,6 juta untuk satu stel baju dinas dan Rp2,1 juta untuk baju olahraga itu sangat tidak masuk akal sehat ada indikasi dugaan Mark up dalam pengadaan tersebut. Itu harga yang luar biasa melukai hati rakyat, sebelumnya kita bahas anggaran sewa hotel 23 miliar tertinggi dari semua DPRD Sebanten sekarang pakaian paling mahal, lah maunya apa ? ” cetus Agus Suryaman.

Agus menambahkan, pemisahan paket pakaian olahraga dari paket utama disinyalir sengaja dilakukan untuk mengaburkan total nilai kemewahan tersebut dari endusan publik.

“Rakyat dipaksa menonton statistik 21 ribu lebih anak putus sekolah karena kemiskinan, sedangkan dewan yang katanya mewakili mereka justru asyik memamerkan gaya hidup mewah bermodus pengadaan pakaian dinas. Anggaran Rp1,36 miliar itu kalau dialihkan untuk intervensi beasiswa, seragam gratis, dan penebusan ijazah anak-anak miskin, bisa menyelamatkan ribuan masa depan anak Tangerang. Kami menuntut inspektorat dan aparat penegak hukum mengaudit HPS (Harga Perkiraan Sendiri) pengadaan ini. Jangan biarkan uang rakyat habis hanya untuk membungkus badan para pejabat, presiden jelas meminta efisiensi pejabat bukan pemborosan yang seperti ini” pungkas Agus dengan nada tajam.[]

Tags: DinasDPRDKabPakaianTangerang
Previous Post

1вин: Инструмент для Эффективного Лидерства

Next Post

Sewa Jaringan 4 Mbps Rp4,4 Miliar Kabupaten Tangerang, KITA Banten: Ingat Kasus Nganjuk

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Surat Keberatan Sudah dilayangkan, Aktifitas PT MPG di Desa Kelekat Masih Jadi Sorotan!
Info Daerah

Surat Keberatan Sudah dilayangkan, Aktifitas PT MPG di Desa Kelekat Masih Jadi Sorotan!

by Heriyanto Server
5 Juli 2026
Pasca Viral di Media GMOCT, Kanit Reskrim Polsek Pedurungan Bungkam Soal Nama Penyidik, GMOCT Siap Lapor Propam
Info Daerah

Pasca Viral di Media GMOCT, Kanit Reskrim Polsek Pedurungan Bungkam Soal Nama Penyidik, GMOCT Siap Lapor Propam

by Heriyanto Server
4 Juli 2026
Diduga Mengatasnamakan Petugas PLN, Warga Pemalang Sorot Penagihan Tunai: Pembayaran Online Terbukti Berhasil, Minta PLN Lakukan Pemeriksaan Internal
Info Daerah

Diduga Mengatasnamakan Petugas PLN, Warga Pemalang Sorot Penagihan Tunai: Pembayaran Online Terbukti Berhasil, Minta PLN Lakukan Pemeriksaan Internal

by Heriyanto Server
4 Juli 2026
Diduga Lakukan Kekerasan pada Anggota, MataHukum: Kapolres Pasangkayu Harus Disidik Pusat
Info Daerah

Diduga Lakukan Kekerasan pada Anggota, MataHukum: Kapolres Pasangkayu Harus Disidik Pusat

by Heriyanto Server
3 Juli 2026
Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Tangerang, Penjaga Sebut Nama Pemilik Purnomo
Info Daerah

Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Tangerang, Penjaga Sebut Nama Pemilik Purnomo

by Heriyanto Server
3 Juli 2026
Next Post
Sewa Jaringan 4 Mbps Rp4,4 Miliar Kabupaten Tangerang, KITA Banten: Ingat Kasus Nganjuk

Sewa Jaringan 4 Mbps Rp4,4 Miliar Kabupaten Tangerang, KITA Banten: Ingat Kasus Nganjuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Orang Tua Host TikTok Korban Dugaan Pembunuhan di Tangerang Desak Autopsi, Laporan ke Polisi Tak Digubris

Orang Tua Host TikTok Korban Dugaan Pembunuhan di Tangerang Desak Autopsi, Laporan ke Polisi Tak Digubris

5 Juli 2025
Wamen Ossy: Idul Adha Momentum Spiritualisasi Nilai Pengabdian Dilingkungan Birokrasi

Wamen Ossy: Idul Adha Momentum Spiritualisasi Nilai Pengabdian Dilingkungan Birokrasi

8 Juni 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Kebakaran TPA Jatiwaringin: LKPLN Desak Audit Investigatif Hingga Tetapkan Tersangka
Peristiwa

Kebakaran TPA Jatiwaringin: LKPLN Desak Audit Investigatif Hingga Tetapkan Tersangka

5 Juli 2026
Surat Keberatan Sudah dilayangkan, Aktifitas PT MPG di Desa Kelekat Masih Jadi Sorotan!
Info Daerah

Surat Keberatan Sudah dilayangkan, Aktifitas PT MPG di Desa Kelekat Masih Jadi Sorotan!

5 Juli 2026
Defisit Rp2 Triliun Per Bulan: Menkes Minta Golongan Kaya Bayar Premi BPJS Lebih Mahal! “Demi Subsidi Silang”
Nasional

Defisit Rp2 Triliun Per Bulan: Menkes Minta Golongan Kaya Bayar Premi BPJS Lebih Mahal! “Demi Subsidi Silang”

5 Juli 2026
Petani Papua Pegunungan Tanam Padi Perdana, Kementan Kebut Cetak Sawah 2000 Hektare Tahun Ini
Nasional

Petani Papua Pegunungan Tanam Padi Perdana, Kementan Kebut Cetak Sawah 2000 Hektare Tahun Ini

5 Juli 2026
Menkeu Purbaya Tolak Tawaran Utang RP500 Triliun dari IMF “Alasannya Bikin Bangga”
Ekonomi

Menkeu Purbaya Tolak Tawaran Utang RP500 Triliun dari IMF “Alasannya Bikin Bangga”

5 Juli 2026
Matahukum Ingatkan Prabowo Copot Raja Juli Sebelum Tersangka
Info Korupsi

Matahukum Ingatkan Prabowo Copot Raja Juli Sebelum Tersangka

4 Juli 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi Tegarnews
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News