Tegarnews.co.id – Jakarta, 14 Juli 2026 | Indonesia dilaporkan mulai merealisasikan impor minyak dari Rusia. Untuk pertama kalinya sejak kesepakatan bilateral diteken pada April 2026, pasokan minyak mentah asal Rusia telah dikirim ke pelabuhan Balikpapan pada 29 Juni. Minyak tersebut diangkut dengan kapal tanker Sierra.
Data terbaru yang dihimpun oleh Big Trade Data dan dilansir oleh Bloomberg News mengungkapkan bahwa kapal tersebut membawa kargo minyak mentah dengan total volume mencapai 770.000 barel, yang ditaksir memiliki nilai ekonomi hingga US$75 juta.
Berdasarkan manifest pengiriman, minyak tersebut dimuat langsung dari pelabuhan utama Rusia di Kozmino. Kargo ini tercatat dibeli oleh instansi pemerintah, yakni Lemigas.
Meski data pelacakan kapal telah mengungkap kedatangan kargo tersebut, pihak pemerintah masih memberikan keterangan yang sangat hati-hati. Saat dikonfirmasi awak media usai peresmian biodiesel B50 di Karawang, Kamis (9/7/2026), Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman, tidak menampik adanya aktivitas tersebut.
”Sedang proses negosiasi. Iya, [memang benar dari] Rusia. Namun, untuk detailnya akan disampaikan langsung oleh Pak Menteri [ESDM Bahlil Lahadalia] pada waktunya nanti,” ujar Laode singkat, dikutip Bloomberg Technoz.
Masuknya kapal tanker ini menjadi bukti nyata dimulainya implementasi kesepakatan besar yang diraih pasca-kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Moskwa beberapa waktu lalu. Dalam lawatan tersebut, kedua negara menyepakati potensi pasokan minyak hingga 150 juta barel.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut kontrak impor minyak mentah dari Rusia telah dilakukan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (BBPMGB) Lemigas.
Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu pernyataan resmi dari Kementerian ESDM terkait apakah minyak tersebut akan langsung didistribusikan ke kilang pengolahan atau digunakan sebagai stok cadangan strategis nasional.(Rls/Red)
#Indonesia2045
#IndonesiaEmas2045
#Rusia














