Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » KITA Banten: Rakyat Lebak Krisis Gizi, Dewan Malah Amankan Rp3,4 Miliar

KITA Banten: Rakyat Lebak Krisis Gizi, Dewan Malah Amankan Rp3,4 Miliar

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 20 hour ago
  • visibility 8
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Lebak Banten, 6 Maret 2026 | Di tengah bayang-bayang stunting yang menghantui masa depan anak-anak Lebak dan infrastruktur desa yang hancur lebam, DPRD Kabupaten Lebak justru mempertontonkan drama nir-empati. Alokasi anggaran kegiatan reses tahun 2026 melonjak drastis sebesar 22,8%, meningkat dari Rp2,8 miliar menjadi Rp3,49 miliar.

Kenaikan sebesar Rp650 juta ini memicu gelombang amarah dari berbagai aktivis dan tokoh hukum nasional. Mereka menilai para wakil rakyat telah kehilangan kompas moral dan lebih memilih mempertebal “uang saku” politik ketimbang menambal perut rakyat yang lapar.

Mata Hukum: “Ini Perampokan Legal Terhadap Hak Rakyat”

Sekjen Mata Hukum, Mukhsin Nasir, memberikan pernyataan keras terkait temuan ini. Menurutnya, kenaikan anggaran di tengah keterbatasan fiskal daerah adalah bentuk arogansi kekuasaan yang dibungkus dengan regulasi.

“Kenaikan 22,8 persen ini bukan sekadar angka, ini adalah penghinaan terhadap logika publik. Saat rakyat Lebak dipaksa mengencat ikat pinggang karena alasan ‘anggaran terbatas’, anggota dewan justru berpesta di atas penderitaan konstituennya,” tegas Mukhsin Nasir.

Mukhsin menambahkan bahwa reses selama ini hanya menjadi ajang seremonial yang tidak berdampak pada kebijakan nyata. “Jangan sebut ini dana serap aspirasi jika hasilnya hanya tumpukan kertas laporan tanpa realisasi. Ini adalah bentuk perampokan legal terhadap hak-hak dasar masyarakat Lebak yang masih bergulat dengan kemiskinan ekstrem.”

KITA Banten: “Dewan Sedang Membangun Menara Gading di Tengah Reruntuhan”

Senada dengan itu, Agus Suryaman dari Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Provinsi Banten, menyoroti kontras sosial yang terjadi di lapangan. Ia menilai DPRD Lebak gagal menangkap rasa sakit yang dirasakan warga.

“Lihatlah sekolah-sekolah yang ambruk dan jalanan yang lebih mirip kubangan kerbau. Bagaimana mungkin nurani mereka tidak terusik saat menaikkan dana reses miliaran rupiah sementara anak-anak kita kekurangan gizi?” ujar Agus Suryaman dengan nada geram.

Agus menekankan bahwa dalih fungsi representasi hanyalah tameng untuk konsolidasi elektoral pribadi. “DPRD Lebak sedang membangun menara gading. Mereka duduk nyaman di ruangan ber-AC dengan anggaran yang terus membengkak, sementara di luar sana, rakyat mati-matian bertahan hidup di tengah ancaman bencana dan krisis kesehatan. Ini adalah cacat moral politik yang sangat memuakkan.”

Ironi di Balik Angka
Berdasarkan dokumen APBD 2026, lonjakan anggaran reses ini terjadi saat Kabupaten Lebak masih berjuang melawan:

• Tingginya Angka Stunting: Masalah gizi kronis yang membutuhkan intervensi anggaran serius.

• Krisis Infrastruktur: Ratusan kilometer jalan kabupaten dalam kondisi rusak berat.

• Pendidikan: Masih banyaknya angka anak putus sekolah dan fasilitas ruang kelas yang tidak layak.

Sebelumnya mahasiswa melakukan Aksi unjuk rasa oleh ikatan mahasiswa lebak (IMALA) yang membakar “bebegig” Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari, merupakan simbol memuncaknya mosi tidak percaya rakyat. Jika fungsi anggaran (budgeting) tidak lagi berpihak pada kaum papa, maka legitimasi moral DPRD Lebak telah runtuh.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Asta Cita Ketahanan Pangan Untuk pembangunan Nasional

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 225
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 19 Agustus 2025| Polri menegaskan komitmennya mendukung pencapaian Asta Cita pemerintah melalui peran yang tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek strategis yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti ketahanan pangan. Melalui Satgas Pangan, Polri ikut memastikan distribusi komoditas vital, termasuk jagung, berjalan lancar serta terbebas dari praktik kecurangan, penimbunan, maupun spekulasi […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Babakan Madang Jenguk Warga Sakit, Pererat Kepedulian Dan Kamtibmas

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Kepedulian terhadap masyarakat menjadi salah satu tugas utama yang terus dijalankan jajaran Polres Bogor melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah. Seperti yang dilakukan Aiptu Diki Maulana, Bhabinkamtibmas Desa Kadumanggu, Polsek Babakan Madang, yang menyambangi dan menjenguk salah satu warga yang tengah sakit di Kampung Kadumanggu RT 05 RW 01, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. […]

  • Polsek Dramaga Polres Bogor Laksanakan Patroli KRYD Gabungan 3 Pilar Antisipasi Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 97
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Bogor| Polsek Dramaga Polres Bogor Polda Jabar melaksanakan giat Patroli KRYD Gabungan 3 Pilar TNI, Polri dan Pol PP Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Dramaga. Dipimipin langsung oleh Kapolsek Dramaga IPTU DESI TRIANA, S.H., M.H. Pada giat malam ini kita Maksanakan Patroli, diantaranya Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Dramaga; melaksanakan patroli […]

  • Kabiro SBI Ciamis Minta Kejelasan BPKAD Soal Mandeknya ADD Tahap II Tahun 2024

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Ciamis Jawa Barat 6 Oktober 2025| Suwarno alias Bono selaku Kabiro SBI Kabupaten Ciamis melakukan konfirmasi resmi kepada BPKAD Kabupaten Ciamis terkait polemik belum dicairkannya Anggaran Dana Desa (ADD) tahap II tahun anggaran 2024. Sesuai amanat Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) Nomor 14 Tahun 2008, permintaan klarifikasi […]

  • Resmi: GMOCT Adukan Dugaan Tebang Pilih dan Pelanggaran Etik Satresmob Polres Semarang ke Propam Polri

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 184
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta (GMOCT) 27 Agustus 2025|  Gabungan Media Online Cetak Ternama (GMOCT) secara resmi menyampaikan pengaduan kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terkait dugaan tindakan tebang pilih dan pelanggaran etik yang dilakukan oleh Satresmob Polres Semarang dalam penegakan hukum tindak pidana perjudian. Pengaduan ini diajukan pada hari Rabu, 27 Agustus 2025, di Sekretariat Umum (SETUM) […]

  • Tolak Wacana Kementerian Kepolisian, Kapolri: Saya Pilih Dicopot atau Jadi Petani

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 23
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 28 Januari 2026| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan institusi Polri menolak wacana atau usulan kepolisian berada di bawah kementerian tertentu. Ia juga menolak korps Bhayangkara berubah menjadi Kementerian Polri. Pernyataan ini disampaikan Kapolri Listyo saat menyampaikan kesimpulan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Senin 26 Januari 2026. “Mohon maaf bapak-bapak dan ibu-ibu […]

expand_less