Breaking News
light_mode
Home » Hukum » Pelecehan di RSUD Cabangbungin, LSM Minta Bupati Bekasi Evaluasi Manajemen”

Pelecehan di RSUD Cabangbungin, LSM Minta Bupati Bekasi Evaluasi Manajemen”

  • account_circle Husen
  • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
  • visibility 487
  • comment 4 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi-Dugaan tindakan amoral dan asusila yang mencoreng nama RSUD Cabangbungin terus menuai kecaman. Kali ini, desakan keras datang dari masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Keadilan (LSM PEKA) yang menuntut Bupati Bekasi, Ade Koswara Kunang, segera mencopot Direktur RSUD Cabangbungin.

Sekretaris Umum LSM PEKA, Obay Hendra Winandar, menyebut kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang oknum dokter terhadap pasien di lingkungan rumah sakit merupakan bentuk krisis moral yang tidak bisa ditoleransi.

“Perbuatan bejat ini sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang tenaga medis, terlebih dilakukan di ruang praktik RSUD. Ini mencerminkan rendahnya etika dan lemahnya sistem pengawasan di institusi tersebut,” tegas Obay kepada wartawan, Sabtu (14/6/2025).

Obay menambahkan, selain oknum dokter berinisial B yang harus diproses secara hukum dan etika profesi, Direktur RSUD Cabangbungin juga layak dimintai pertanggungjawaban sebagai pimpinan lembaga.

“Tanggung jawab struktural atau strict liability harus diberlakukan. Karena kejadian terjadi di lingkungan kerja, maka pimpinan tidak bisa lepas tangan,” imbuh tokoh masyarakat Cabangbungin itu.

Ia menilai, buruknya manajemen dan lemahnya pengawasan di RSUD Cabangbungin menjadi akar dari berbagai kasus yang muncul, termasuk yang sebelumnya ditutupi. Obay mendesak agar kasus-kasus tersebut diinvestigasi lebih lanjut.

“Kami mendorong evaluasi menyeluruh, termasuk penggantian direktur RSUD Cabangbungin. Pemerintahan Bupati Ade Koswara harus bersih dari pejabat yang mencoreng integritas dan nama baik Kabupaten Bekasi,” katanya.

Menurutnya, masyarakat masih menaruh harapan besar pada kepemimpinan Bupati Ade Koswara yang dikenal muda, tegas, dan berintegritas. Namun, semua itu bisa tercoreng jika dibiarkan ada pejabat yang tidak bermoral di bawah kepemimpinannya.

“Slogan ‘Bekasi Makin Berani’ dan visi ‘Bangkit, Maju, Sejahtera’ seharusnya nyata, bukan hanya jargon. Jangan sampai rusak karena ulah segelintir orang,” tutupnya.

Wakil Bupati Bekasi: “Laporkan ke Polisi, Akan Kami Investigasi”
Wakil Bupati Bekasi, dr. Asep Supria Atmaja, mengaku prihatin dengan berbagai persoalan di RSUD Cabangbungin, khususnya kasus dugaan pelecehan oleh oknum dokter.

“Saya baru mendapat informasi soal ini. Jika benar, silakan dilaporkan ke polisi. Untuk sanksi kepegawaian, kami akan pelajari dulu,” ujarnya kepada wartawan.

Asep juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera membentuk tim investigasi guna menelusuri dugaan pelanggaran baik secara etik, administratif, maupun pidana.

“Kami akan ambil tindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran,” tandasnya.

Direktur RSUD Akui Ada Pelecehan, Tapi Minim Tindakan Pemulihan
Sementara itu, Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani, mengakui adanya kasus pelecehan seksual terhadap keluarga pasien serta perselingkuhan di antara pegawai.

“Oknum-oknum tersebut memang sudah kami berhentikan,” ujarnya.

Namun, Erni juga mengakui belum ada upaya pemulihan atau pertanggungjawaban terhadap korban pelecehan seksual.

  • Author: Husen
  • Editor: Redaksi
  • Source: Rls/Red

Komentar (4)

  • 📈 🚀 Instant Deposit: 1.9 BTC processed. Confirm now => https://graph.org/GET-FREE-BITCOIN-07-23?hs=7fad22d6dbb039eca79e92be68c29116& 📈

    n9qqjg

    Reply5 September 2025 9:33 am
  • Ayubi sopiana

    Y seharusnya pihak dari RSUD cabangbung harus segap menangani permasalahan ini dan kalou memang terbukti pidanakan

    Reply14 Juni 2025 12:32 pm
    • Husen Husen

      Dari pihak RSUD Sudah memberhentikan oknum Dokter,Namun Pihak RSUD Belum datang ke pihak korban.

      Reply18 Juni 2025 1:30 pm
    • Husen Husen

      Pihak korban untuk ranah lapor ke aparat belum ada dampingan lembaga atau LSM, mungkin sekarang sudah ada lembaga yang mendampingi

      Reply18 Juni 2025 1:33 pm

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dulu Aktivis Jalanan, Kini Jadi Menteri! Inilah Natalius Pigai, Putra Papua Pertama yang Pimpin Kementerian HAM Indonesia

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 43
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 25 Februari 2026| Sejarah baru baru saja tertorehkan di bawah langit Kabinet Merah Putih. Sosok yang selama ini dikenal vokal di jalanan dan gigih membela hak-hak kelompok marginal, Natalius Pigai, resmi mencatatkan namanya sebagai Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) pertama di Indonesia. Lahir di Paniai, Papua, pada 25 Desember 1975, Pigai membuktikan bahwa garis […]

  • Hari Belajar Guru di SDN Cimanggis 01, Perkuat Kolaborasi dan Inovasi KKG Gugus 1 Bojonggede

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Mael/Red
    • visibility 40
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bojonggede, 23 Januari 2026| Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 1 Bojonggede menyelenggarakan kegiatan Hari Belajar Guru yang bertempat di SDN Cimanggis 01 dan SDN Cimanggis 03 pada hari Jum’at 23 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 14 sekolah semua gugus I, yang merupakan perwakilan guru dari seluruh sekolah yang tergabung dalam Gugus 1 […]

  • Polda Aceh Kembali Kirim Surat Panggilan Tersangka, Kasus Dugaan Kriminalisasi Petani Nagan Raya Kembali Mencuat, Harapan Petani Ombudsman RI segera Bertindak

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 172
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, Aceh (GMOCT) 12 November 2025| Setelah hampir dua bulan tanpa perkembangan signifikan dari Polda Aceh, khususnya Subdit IV Tipidter, kasus dugaan kriminalisasi yang dilaporkan M dan Bin Utun dan Safari Is oleh PT SPS 2 Agrina kembali mencuat. M dan Bin Utuh Genan, yang mewakili Safari Is, sebelumnya melaporkan dugaan kriminalisasi ini terkait […]

  • Tryana Sam’un, Tokoh Pemekaran Provinsi Banten, Meninggal Dunia

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 51
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pandeglang, 12 Januari 2026| Provinsi Banten kehilangan salah satu tokoh sentral dalam sejarah kelahirannya. Tryana Sam’un, penggerak utama pembentukan Provinsi Banten, wafat pada Minggu, 11 Januari 2026, pukul 17.44 WIB di Rumah Sakit MMC Jakarta. Almarhum meninggal dunia dalam usia 82 tahun. Kepergian Tryana Sam’un meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi masyarakat Banten yang mengenal kiprahnya […]

  • Dansatgas Citarum Harum Sidak Pabrik Nakal di Majalaya yang Kerap Kucing-kucingan Buang Limbah Kotornya

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 111
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bandung, 11 November 2025| GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama). Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Citarum Harum, Kol. Inf. Yanto Kusno Hendarto, S.H., bersama Komandan Sektor 1 Citarum Harum, Kol. Inf. Kristianto, S.E., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pabrik di Majalaya pada Senin, 10 November 2025, bertepatan dengan Hari Pahlawan. Sidak ini dilakukan […]

  • Mengenal Arif Rahman: Eks Aktivis 98 yang Kini Jadi ‘Penyambung Lidah’ Petani dan Nelayan di Senayan

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 179
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 1 Januari 2026| Nama Arif Rahman, S.H., kini semakin diperhitungkan di kancah politik nasional. Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem periode 2024–2029 ini membawa warna baru di Komisi IV DPR RI. Dengan latar belakang sebagai aktivis reformasi dan birokrat, Arif kini menjadi tumpuan harapan bagi masyarakat Banten I (Lebak dan Pandeglang) dalam memperjuangkan hak-hak […]

expand_less