Breaking News
light_mode
Home » Info Narkoba » Maraknya Peredaran Obat Daftar G di Wilayah Bekasi “Ancaman Serius”

Maraknya Peredaran Obat Daftar G di Wilayah Bekasi “Ancaman Serius”

  • account_circle M.Ifsudar
  • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
  • visibility 453
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bekasi, 20 Agustus 2025| Sering terjadi penjualan obat-obatan ilegal yang sangat meresahkan masyarakat namun sampai saat ini kegiatan ini seperti punya kartu sakti agar bisa terus berjalan dan melebar luas. Hal ini bukan rahasia umum dan sudah beredar luas di beberapa media online sehingga menjadi sorotan publik terkait marahknya penjual obat-obatan, modusnya berkedok toko kelontong, conter Hp atau toko kosmetik.

Sangat jelas bahwasanya obat-obatan tersebut merusak generasi muda, dan sampai kapan kita diam ketika pemuda dan pemudi dirusak dan kita tutup mata tentang peredaran obat golongan G ini. Sudah banyak korban, demi kepentingan pribadi dan bukan tidak mungkin ada oknum yang terlibat sungguh miris!.

Dari pantauan dan beberapa narasumber yang tidak mau menyebutkan namanya, hasil investigasi awak media terdapat toko obat-obatan mulai dari Kabupaten Bekasi hingga Kota Bekasi yang jumlahnya cukup fantastik

“Kota Bekasi ini, banyak kasus-kasus yang belum ditangani contohnya bencana alam banjir hingga korupsi. meningkatnya angka kejahatan kriminalitas akibat pengangguran, kejahatan jalanan bisa jadi salah satu penyebabnya adalah obat yang diminum sepert tramadol dan exsimer dll, ” ujar seorang tokoh masyarakat.

Obat golongan G ini kerap ditemukan beredar luas di kalangan pemuda dan sangat disayangkan sering ditemui pelajar juga ikut terlibat dan meresahkan orang tua dan pendidik,” tambahnya.

Peredaran ini sangat tertata rapih dilakukan secara sistematis melibatkan pendatang dari luar Jawa Barat, seperti Aceh. Jaringan Sangat terorganisir disebut- sebut bahkan sampai berkoordinasi dengan oknum aparat keamanan di tingkat Polsek hingga Polres makanya berjalan dengan sangat aman tanpa hambatan,” tandasnya.

Masarakat dan pemuda di Kota Bekasi menyuarakan kekecewaannya terhadap aparat penegak hukum yang dianggap tidak serius dalam menangani hal ini. Seolah tutup mata dan telinga padahal sudah jelas peredaran tersebut ini.[]

  • Author: M.Ifsudar
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabebuia Bermekaran di Jalur Maruga, Jadi Ikon Baru Penghijauan Tangsel

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 146
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangsel, 6 September 2025| Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menggencarkan program penghijauan dengan menanam pohon Tabebuia rosea (Tabebuia bunga pink dan putih), atau yang populer disebut Sakura Indonesia di berbagai ruang terbuka hijau. Saat ini, keindahan bunga Tabebuia tengah bermekaran di sepanjang jalur Maruga sejauh 1,2 kilometer. Meski […]

  • Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Kantah Kabupaten Jombang Tetap Sediakan Informasi dan Pelayanan Pertanahan bagi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 41
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jombang, 24 Maret 2026 |Di tengah suasana libur Nyepi dan Idulfitri yang cukup panjang, masyarakat masih bisa mendapatkan layanan pertanahan di seluruh Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten/Kota di Jawa Timur, seperti halnya di Kabupaten Jombang. Kantah Kabupaten Jombang membuka layanan pertanahan terbatas pada tanggal 18, 19, 20, 23, dan 24 Maret 2026 pada pukul […]

  • Dugaan Pungli Psikotes Rp150 Ribu, SMAN 1 Cikarang Utara Jadi Sorotan

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Husen
    • visibility 86
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi,6 Februari 2026| Ketua DPD Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Jawa Barat mengecam keras dugaan pungutan liar (pungli) berupa pembayaran uang psikotes sebesar Rp150 ribu per siswa kelas X di SMAN 1 Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Dugaan pungutan tersebut mencuat setelah sejumlah orang tua siswa mengeluhkan kewajiban pembayaran psikotes yang diarahkan […]

  • Musdes Penetapan RPJMDes Sukawening Dramaga Tambahan Dua Tahun, Ajak Warga Jaga Kondusifitas dan Cegah Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 187
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 28 Agustus 2025 | Bhabinkamtibmas Desa Sukawening, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) tentang penetapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) tambahan dua tahun. Kegiatan tersebut digelar oleh Pemerintah Desa Sukawening pada Kamis (28/08/2025) pukul 09.00 WIB hingga 12.30 WIB, berlokasi di Masjid Al-Anwar, Kampung Cimoboran RT 01 RW 01, Desa […]

  • Ketua LPA Sumut Tegaskan Pelanggaran Standar MBG Adalah Ancaman Anak, Operasional Bisa Dihentikan

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 123
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Mandailing Natal, 7 Februari 2026| Sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bukit Malintang semakin menguat setelah Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara, Muniruddin Ritonga, S.HI., M.Ag, menyampaikan sikap tegas terkait kepatuhan standar kebersihan dan keamanan pangan. Muniruddin menegaskan bahwa seluruh pengelola MBG wajib mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah dalam […]

  • Pihak RW 014 dan Satpol PP Duren Sawit Gercep Tanggapi Keresahan Warga

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 145
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta 5 Desember 2025| Keresahan mulai meluas di antara warga wilayah RW 014 Kecamatan Duren Sawit setelah satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) melakukan serangkaian tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan. Tindakan yang dilaporkan warga meliputi ancaman verbal yang seringkali ditujukan kepada warga yang lewat atau berada di sekitar area tempat ODGJ tersebut tinggal. […]

expand_less