Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Skandal Pengangkatan Pegawai BLUD RSUD Cabang Bungin Penuh Misteri dan Kobohongan Publik

Skandal Pengangkatan Pegawai BLUD RSUD Cabang Bungin Penuh Misteri dan Kobohongan Publik

  • account_circle HUSEN
  • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
  • visibility 140
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi] 16 Agustus 2025

Pernyataan pihak Direktur RSUD Cabangbungin, sebelum nya terkait dugaan pengangkatan pegawai honorer ilegal, memicu reaksi tegas dari Ketua DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Akpersi) Jabar, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ.

Dalam wawancara dengan salah satu media online pada Minggu (3/8/2025),pihak kuasa dari Direktur RSUD cabang bungin menegaskan bahwa seluruh proses perekrutan tenaga honorer di RSUD Cabangbungin telah mengikuti ketentuan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sesuai Permendagri No. 79 Tahun 2018. Ia juga menolak adanya jabatan Asisten Direktur dan menyebut pegawai bernama Asih hanya berstatus Sekretaris Direktur.

“Kalau memang Asih dianggap diangkat secara ilegal, tunjukkan aturannya yang dilanggar. Perekrutan di BLUD itu fleksibel, tidak seperti ASN yang kaku,” statmen dari pihak direktur RSUD cabang bungin

Begitupun dengan Asih sendiri dalam keterangan nya pada video di liputan awak media yang telah beredar, menegaskan bahwa diri nya walau bukan ASN, PNS dan P3K, Namun diri nya sudah di angkat dan menjabat sebagai sekertaris resmi direktur RSUD cabang bungin.

Pernyataan-pernyatan ini langsung mendapat sorotan dari Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ. Menurutnya, klaim kuasa dan keterangan pengakuan asih wulandari sendiri jelas bertolak belakang dengan dokumen resmi yang RSUD Cabangbungin. Yang Berdasarkan Keputusan Pemimpin BLUD Nomor 800.1.2.5/033/RSUD-CB/2025, Asih Wulandari, S.Kom ternyata diangkat dan menjabat sebagai Tenaga Ahli Marketing dan Kehumasan, bukan Sekretaris Direktur.

“Pernyataan pihak direktur RSUD cabang bungin yang menyamarkan fakta jabatan resmi pegawai BLUD ini sangat berbahaya. Publik berhak mengetahui dasar hukum dan mekanisme rekrutmen pegawai agar tidak menimbulkan dugaan nepotisme atau penyalahgunaan anggaran daerah,” tegas Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ.

Perbedaan antara klaim kuasa dari pihak direktur RSUD cabang bungin,klaim pernyataan dari Asih dan dari dokumen resmi yang di berikan menimbulkan indikasi ketidak sesuaian dan perbedaan, yang dapat menimbulkan maladministrasi. Jika jabatan Tenaga Ahli Marketing dan Kehumasan tidak sesuai dengan struktur organisasi yang disahkan pemerintah daerah, pengangkatan tersebut berpotensi melanggar Permendagri No. 79 Tahun 2018 dan regulasi teknis pegawai non-ASN.Apalagi pengangkatan tenaga honorer ini di terbitkan dengan penetapan jabatan sebagai tenaga ahli Marketing dan Kehumasan, yang dalam skema perekrutan yang terbuka, transparan, dan akuntabel. Jelas asih wulandari ini wajib secara kompetensi memiliki sertifikasi sebagai Profesional Ahli Marketing dan kehumasan dari badan yang memang resmi menerbitkan sertifikasi keahlian bidang tersebut. Dan dalam proses hasil pengumuman perekrutan nya pun Asih wulandari berarti menjadi seorang yang lolos dan menjadi kandidat yang terbaik dari para pendaftar yang lain yang telah ikut dalam lowongan perekrutan Pegawai Tenaga Ahli yang di selenggarakan oleh RSUD cabang bungin.

Kasus ini menjadi ujian keterbukaan informasi bagi RSUD Cabangbungin. Publik menuntut klarifikasi resmi dari pihak rumah sakit dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, agar dalam proses rekrutmen pegawai BLUD RSUD cabang bungin pun sudah sesuai dengan aturan transparan dan akuntabel.

 

Hingga berita ini dirilis, pihak RSUD Cabangbungin maupun pemerintah daerah belum memberikan penjelasan resmi terkait legalitas jabatan Tenaga Ahli Marketing dan Kehumasan serta dokumentasi mekanisme dalan proses pengangkatannya yang pernah di janjikan akan di berikan secara terbuka kepada publik sesuai dengan ucapan dr.erni via Whatsapp kepada awal media.

Dan menurut keterangan para staf yang lain di internal Rsud cabang bungin yang telah di konfirmasi,Sosok Asih wulandari si Tenaga ahli ini pun tidak pernah lagi muncul dan terlihat masuk bekerja semenjak tampil pada rapat audiensi dengan warga cabang bungin Di aula Rsud pada hari jumat tanggal 1 agustus 2025,Ini pun di pertanyakan publik.

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Profil M.Iftitah Sulaiman Suryanagara: Dari Peraih Adhi Makayasa Hingga Arsitek “Transmigrasi 5.0”

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 52
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 Februari 2026| Nama Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara kini menjadi sorotan utama dalam jajaran Kabinet Merah Putih. Dilantik sebagai Menteri Transmigrasi pada 21 Oktober 2024, pria kelahiran 10 Maret 1977 ini membawa visi revolusioner untuk mengubah wajah transmigrasi Indonesia dari sekadar pemindahan penduduk menjadi strategi ekonomi masa depan yang canggih. Jejak Prajurit Intelektual: Lulusan […]

  • Bekasi Darurat Obat Keras: “Pil Koplo” Berkedok Toko Toko Sepatu Menjamur, Masa Depan Remaja Dipertaruhkan

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Arif/Muhfiabi
    • visibility 226
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 3 Maret 2026| Peredaran obat-obatan keras golongan G, seperti Tramadol dan Excimer, di Kota Bekasi kian mencapai titik nadir yang mengkhawatirkan. Meski sering kali dilakukan penindakan, keberadaan toko-toko berkedok penjual kelontong dan ada salah satu toko sepatu untuk mengelabuhi yang menjajakan “pil setan” ini masih tumbuh subur di pemukiman padat penduduk dan area sekitar […]

  • Kapolda Jabar Raih Gelar Doktor Lewat Disertasi “Cerita dari Mesuji”, Paparkan Kondisi Polisi di Tengah Konflik

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 4 Nopember 2025| Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan menjalani sidang disertasi berjudul ‘Cerita dari Mesuji: Studi Fenomeno logi tentang Menjadi Polisi di Daerah Konflik’ di Universitas Airlangga, (3/11). Irjen Rudi Setiawan dengan penuh percaya diri di hadapan para penguji yang hadir demi menyabet gelar doktor memaparkan tentang menjadi polisi yang profesional, bertanggung jawab, dan […]

  • Terbukti Mengkriminalisasi Wartawan, PPWI Desak Kapolri Copot Kapolres Blora

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 277
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 15 September 2025|Salah satu anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Blora, Siyanti, yang menjadi korban kriminalisasi wartawan oleh Polres Blora menyampaikan kepada Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, bahwa dirinya telah dilepas oleh Polres Blora menjelang pelimpahan berkas dan tersangka ke Kejaksaan Negeri Blora. Proses restorative justice yang dilaksanakan Polres Blora di saat berkas telah […]

  • Gunung Es Keadilan: Membedah Kriminalisasi Hogi di Sleman dan Busuknya Akar Penegakan Hukum

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 132
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Januari 2026| Tragedi yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta, telah menjadi diskursus nasional yang memicu kemarahan publik. Hogi, yang hanya mencoba membela hak dan keselamatan istrinya dengan mengejar pelaku penjambretan, justru berakhir sebagai tersangka atas kematian kedua jambret tersebut. Meskipun banyak pihak, termasuk para legislator di DPR RI, telah bersuara menyalahkan Kapolres […]

  • Pemalang Sedang Duka! Banjir Bandang Saat Hari Jadi ke-451 Menelan Satu Korban Jiwa

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 91
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 24 Januari 2026 (GMOCT)| Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451 yang seharusnya penuh makna dan keceriaan berubah menjadi suasana duka mendalam. Banjir bandang yang disertai angin kencang menerjang wilayah Pemalang Selatan, khususnya Kecamatan Pulosari, pada Sabtu (24/1/2026). Peristiwa memilukan ini menelan satu korban jiwa dan membuat puluhan rumah warga terdampak parah. Informasi ini diperoleh […]

expand_less