Sabtu, Agustus 8, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
ADVERTISEMENT
Home Hukum

Luka Impunitas di Bekasi: Kasus Diori Parulian Ambarita dan Lambannya Penegakan Hukum terhadap Jurnalis

Chairul Husen by Chairul Husen
2 November 2025
in Hukum
0
Luka Impunitas di Bekasi: Kasus Diori Parulian Ambarita dan Lambannya Penegakan Hukum terhadap Jurnalis
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Bekasi, 2 Nopember 2025| Peringatan International Day to End Impunity for Crimes against Journalists tahun ini kembali membuka luka lama dunia pers Indonesia. Di Kabupaten Bekasi, nama Diori Parulian Ambarita, atau akrab disapa Ambar, menjadi simbol nyata rentannya profesi jurnalis dan lemahnya komitmen penegakan hukum terhadap kekerasan yang menimpa pewarta.

Ambar jurnalis investigasi sekaligus Dewan Pengawas DUA Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia menjadi korban dua tindak kriminal pada tahun 2025. Kasus pertama terjadi pada Januari 2025 di wilayah hukum Polsek Babelan, ketika Ambar tengah menelusuri dugaan penyimpangan suatu hal di lapangan. Ia diserang oleh orang tak dikenal yang diduga memiliki keterkaitan dengan pihak yang tengah ia investigasi dan konfirmasi.

You might also like

Yayasan Sandi Yudha Nusantara: Pengaturan Denda Damai dalam RUU Kejaksaan Perlu Dirumuskan secara Tegas demi Menjaga Integritas Sistem Pemberantasan Korupsi

Kasus Layla Rizky Naik Status Menjadi Laporan Polisi, AKPERSI Jabar Minta Penanganan Transparan dan Profesional

JPU Tuntut 1 Tahun 6 Bulan, Tim Hukum Siapkan Pledoi Kamis: Harap Putusan Adil Bagi Tambang Emas Paningkaban

Belum pulih dari insiden itu, kekerasan kedua kembali menimpa Ambar pada September 2025 di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Saat melakukan liputan lanjutan terkait distribusi produk tidak layak konsumsi (expired), ia mengalami pengeroyokan, intimidasi, dan perampasan alat liputan disertai ancaman serius.

Meski kedua kasus telah dilaporkan ke kepolisian, hingga kini belum ada pelaku yang ditangkap. Proses hukum berjalan lamban, bahkan nyaris terhenti tanpa kejelasan arah.
Situasi ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan jurnalis dan publik yang peduli terhadap kebebasan pers dan akuntabilitas hukum.

“Kasus ini sudah jelas dan bukti telah diserahkan, tetapi penanganannya jalan di tempat. Kami menuntut keseriusan aparat untuk menuntaskan kasus ini secara transparan,” tegas salah satu pengurus FWJ Indonesia Kota Bekasi dalam pernyataannya pada, Sabtu (02/11/2025).

*Serangan terhadap Pers, Serangan terhadap Publik*

Kekerasan terhadap jurnalis bukan sekadar pelanggaran terhadap individu, melainkan serangan langsung terhadap hak publik atas informasi yang benar.

Dukungan terhadap Ambar datang dari berbagai organisasi pers dan lembaga masyarakat sipil seperti AWIBB (Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama), FPII (Forum Pers Independen Indonesia), PWRI (Persatuan Wartawan Republik Indonesia), serta sejumlah LSM dan LBH.

“Kami berdiri bersama Diori Parulian Ambarita. Ini bukan sekadar soal satu jurnalis, tapi tentang keselamatan dan kebebasan seluruh pewarta,” tegas perwakilan FPII dalam forum solidaritas bersama FWJ Indonesia.

Mereka menuntut agar penyelidikan tidak berhenti di meja laporan, tetapi benar-benar berlanjut hingga pelaku diadili.
Solidaritas lintas organisasi ini menegaskan bahwa impunitas bukan isu personal melainkan masalah sistemik dalam penegakan hukum dan perlindungan profesi pers di Indonesia.

*Lemahnya Perlindungan Hukum, Ancaman bagi Demokrasi*

Kasus Ambar hanyalah satu dari banyak catatan kelam impunitas terhadap kekerasan jurnalis di Tanah Air.
Data lembaga pemantau kebebasan pers menunjukkan, puluhan kasus kekerasan terhadap wartawan dalam setahun terakhir belum terselesaikan. Sebagian besar berhenti di “jalan sunyi keadilan” laporan tanpa tindak lanjut, bukti diabaikan, pelaku bebas berkeliaran.

Padahal, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers secara tegas menjamin kemerdekaan pers dan perlindungan bagi jurnalis dalam menjalankan tugasnya.
Namun dalam praktik, jurnalis kerap menjadi sasaran kekerasan ketika mengungkap kasus korupsi, kejahatan lingkungan, atau penyimpangan publik.

Kasus di Bekasi menambah daftar panjang di mana keberanian menyuarakan kebenaran dibalas dengan intimidasi, ancaman dan tindak pidana kekerasan.

*FWJI: Keadilan untuk Ambar, Keadilan untuk Pers*

Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.
Dalam pernyataannya, ROMMO ketua FWJ Indonesia Koord.Wilayah Bekasi Kota menyerukan agar aparat penegak hukum bersikap profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

“Jika aparat tidak mampu melindungi jurnalis, bagaimana publik bisa percaya pada keadilan?” ujar Ambar dalam refleksi memperingati Hari Internasional Mengakhiri Impunitas terhadap Kejahatan terhadap Jurnalis,” ujarnya.

FWJI juga berencana menggelar aksi solidaritas dan diskusi publik bertajuk “Mengakhiri Impunitas, Menegakkan Keadilan untuk Jurnalis” dengan melibatkan organisasi pers, lembaga hukum, dan publik.
Tujuannya: membangun kesadaran bahwa keselamatan jurnalis adalah bagian dari hak asasi manusia dan fondasi demokrasi.

*Peringatan dan Pengingat :*

Tanggal 2 November setiap tahunnya diperingati dunia sebagai International Day to End Impunity for Crimes against Journalists.
Namun bagi komunitas pers di Bekasi, hari ini bukan sekadar simbol melainkan pengingat pahit bahwa keadilan bagi Diori Parulian Ambarita dan banyak jurnalis lain masih tertunda.

“Setiap kekerasan terhadap jurnalis yang dibiarkan tanpa sanksi adalah pelanggaran terhadap demokrasi,” ujar salah satu aktivis media dalam diskusi FWJI. Kita tidak boleh membiarkan impunitas menjadi budaya,” tegas Rommo.

  1. Kasus Ambar adalah ujian bagi semua: aparat, masyarakat, dan negara. Selama keadilan belum ditegakkan, perjuangan itu tidak akan berhenti.[]
Tags: againstCrimesDayEndforImpunityInternationalJournaliststo
Previous Post

Ketua II Pimpinan Pusat LPK RI Soroti Aduan Nasabah Bank Mandiri Pemalang, Siapkan Langkah Hukum Tegas!

Next Post

Sinergi PT GSB dan CV Tambora Makmur Sejahtera Pacu Pembangunan Agrimarine City di NTB

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Yayasan Sandi Yudha Nusantara: Pengaturan Denda Damai dalam RUU Kejaksaan Perlu Dirumuskan secara Tegas demi Menjaga Integritas Sistem Pemberantasan Korupsi
Hukum

Yayasan Sandi Yudha Nusantara: Pengaturan Denda Damai dalam RUU Kejaksaan Perlu Dirumuskan secara Tegas demi Menjaga Integritas Sistem Pemberantasan Korupsi

by Tegar News
1 Agustus 2026
Kasus Layla Rizky Naik Status Menjadi Laporan Polisi, AKPERSI Jabar Minta Penanganan Transparan dan Profesional
Hukum

Kasus Layla Rizky Naik Status Menjadi Laporan Polisi, AKPERSI Jabar Minta Penanganan Transparan dan Profesional

by Chairul Husen
28 Juli 2026
JPU Tuntut 1 Tahun 6 Bulan, Tim Hukum Siapkan Pledoi Kamis: Harap Putusan Adil Bagi Tambang Emas Paningkaban
Hukum

JPU Tuntut 1 Tahun 6 Bulan, Tim Hukum Siapkan Pledoi Kamis: Harap Putusan Adil Bagi Tambang Emas Paningkaban

by Tegar News
28 Juli 2026
Jelang Sidang Tuntutan Tambang Emas Paningkaban, Ketua DPD PPWI Jateng Apresiasi Profesionalisme JPU & Majelis Hakim PN Purwokerto: Yakin Terdakwa Sarko Bebas atau Dituntut Ringan
Hukum

Jelang Sidang Tuntutan Tambang Emas Paningkaban, Ketua DPD PPWI Jateng Apresiasi Profesionalisme JPU & Majelis Hakim PN Purwokerto: Yakin Terdakwa Sarko Bebas atau Dituntut Ringan

by Tegar News
27 Juli 2026
Anggota Komisi III DPR RI: Walaupun Rompi dan Borgol Bukan Syarat Sah Penahan “Tak Boleh Ada Perlakuan Berbeda di Mata Hukum”
Hukum

Anggota Komisi III DPR RI: Walaupun Rompi dan Borgol Bukan Syarat Sah Penahan “Tak Boleh Ada Perlakuan Berbeda di Mata Hukum”

by Tegar News
26 Juli 2026
Next Post
Sinergi PT GSB dan CV Tambora Makmur Sejahtera Pacu Pembangunan Agrimarine City di NTB

Sinergi PT GSB dan CV Tambora Makmur Sejahtera Pacu Pembangunan Agrimarine City di NTB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kapolsek Dramaga Bersama Forkompincam Laksanakan Apel Gabungan Lanjut Giat OPSIH (Operasi Bersih) Tingkat Kecamatan Dramaga

Kapolsek Dramaga Bersama Forkompincam Laksanakan Apel Gabungan Lanjut Giat OPSIH (Operasi Bersih) Tingkat Kecamatan Dramaga

5 Juli 2025
Takut Dicap Menghilangkan Jejak, Koperasi Sayaga Segera Pasang Papan Nama

Takut Dicap Menghilangkan Jejak, Koperasi Sayaga Segera Pasang Papan Nama

24 Agustus 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dinilai Jadi Benteng Utama Jaga Kepercayaan Publik
Tokoh

Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dinilai Jadi Benteng Utama Jaga Kepercayaan Publik

8 Agustus 2026
Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga
Info Daerah

Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga

8 Agustus 2026
Kecelakaan Maut! Motor Tabrak Truk Bermuatan Hebel di Cibokor Cigudeg Tewas Ditempat
Peristiwa

Kecelakaan Maut! Motor Tabrak Truk Bermuatan Hebel di Cibokor Cigudeg Tewas Ditempat

8 Agustus 2026
15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang
Info Daerah

15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang

7 Agustus 2026
Bunker Rahasia Kebayoran Lama: Antara Temuan Ratusan Senjata dan Bayang-Bayang Operasi Klandestin
Nasional

Bunker Rahasia Kebayoran Lama: Antara Temuan Ratusan Senjata dan Bayang-Bayang Operasi Klandestin

7 Agustus 2026
Awak Bus Miniarta Berpotensi Kehilangan Pekerjaan, Pemilik Merugi! Kebijakan Pemkot Bogor Dirasa Memberatkan Para Sopir
Info Daerah

Awak Bus Miniarta Berpotensi Kehilangan Pekerjaan, Pemilik Merugi! Kebijakan Pemkot Bogor Dirasa Memberatkan Para Sopir

7 Agustus 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News