Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Kemacetan Jakarta Kronis, Budi Mulyawan: Rencana Banyak, Eksekusi Lemah

Kemacetan Jakarta Kronis, Budi Mulyawan: Rencana Banyak, Eksekusi Lemah

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
  • visibility 108
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 2 Nopember 2025| Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Komunitas Banteng Asli Nusantara (DPN Kombatan), Budi Mulyawan, menyoroti persoalan kemacetan di Jakarta yang kian parah dan belum teratasi secara menyeluruh.

Ia mempertanyakan apakah ada calon pemimpin yang benar-benar mampu membebaskan Ibu Kota dari kemacetan yang sudah menjadi masalah menahun.

“Jakarta sebagai kota global dan ibu kota negara seharusnya bisa bebas dari kemacetan. Pertanyaannya sekarang, adakah Gubernur Jakarta yang benar-benar mampu membebaskan kota ini dari macet?” ujar Budi Mulyawan dalam pernyataannya di Jakarta, (1/11).

Budi menilai, secara historis tata kota Jakarta sebenarnya telah dirancang dengan baik sejak masa kolonial. Sejak Plan Zuid pada 1910-an hingga Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2030. Perencanaan selalu diarahkan agar Jakarta menjadi kota modern, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Namun, pelaksanaan dan penegakannya tidak berjalan konsisten.

Menurutnya, pesatnya pertumbuhan penduduk dan kendaraan tidak diimbangi dengan pengembangan infrastruktur dan disiplin berlalu lintas. Meskipun proyek transportasi massal seperti MRT, LRT, dan TransJakarta sudah menunjukkan kemajuan, efeknya terhadap penurunan kemacetan belum terasa signifikan.

“Jumlah kendaraan terus meningkat, sedangkan kapasitas jalan tetap terbatas. Ditambah lagi, kesadaran disiplin masyarakat dalam berlalu lintas masih rendah,” ujar Budi. Berdasarkan data Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), jumlah kendaraan di Jakarta mencapai lebih dari 23 juta unit, belum termasuk kendaraan dari wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bogor.

Budi mengingatkan, kemacetan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 triliun per tahun akibat waktu produktif yang hilang, pemborosan bahan bakar, serta dampak lingkungan seperti polusi udara yang memburuk.

“Setiap hari warga kehilangan waktu produktif. Biaya hidup meningkat, kualitas udara menurun, dan stres meningkat. Ini bukan hanya masalah transportasi, tapi juga kesehatan publik,” ujarnya.

Budi juga menyoroti langkah Pemprov DKI yang mulai menerapkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengatur lampu lalu lintas di sejumlah titik, seperti Tomang, Grogol, dan Kuningan. Ia menilai langkah itu positif, tetapi belum cukup menyentuh akar masalah.

“Teknologi AI membantu, tapi solusi utama tetap pada integrasi transportasi umum, penegakan hukum, dan pengendalian jumlah kendaraan pribadi,” kata Budi. Ia menegaskan bahwa kebijakan ganjil-genap dan pembangunan jalan tol hanya menjadi solusi jangka pendek. Diperlukan sistem transportasi terintegrasi, pengaturan jam kerja, serta pemanfaatan kendaraan ramah lingkungan untuk solusi jangka panjang.

Menutup pernyataannya, Budi mengajak pemerintah dan masyarakat belajar dari kota-kota besar dunia seperti Singapura, Tokyo, dan Hong Kong yang sukses mengendalikan kemacetan melalui kebijakan transportasi modern, sistem publik efisien, dan kepemimpinan yang tegas.

“Jakarta bisa bebas dari kemacetan jika ada keseriusan dan keberanian politik.

Tapi itu butuh pemimpin yang visioner, tegas, dan berpihak pada kepentingan warga, bukan kepentingan sesaat,” tutupnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dekatkan Diri dengan Warga, Aiptu Dedi Koswara Bhabinkamtibmas Desa Cilember Ajak Warga Cilember Waspada Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 105
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Cisarua, Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat hubungan kemitraan, Bhabinkamtibmas Desa Cilember Polsek Cisarua Aiptu Dedi Koswara melaksanakan giat sambang warga di Kampung Cirangrang RT 04 RW 02, Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, pada Kamis (29/05/2025). Kegiatan ini bertujuan menjalin komunikasi yang baik antara pihak kepolisian dengan warga, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas terkait pentingnya […]

  • Pengembalian Dana Bukan Pemutih Dosa: Skandal Pungli ‘Inspiring Teacher 2025’ Harus Dibongkar Tuntas!

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 351
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 1 Oktober 2025| Wacana pengembalian dana dalam program Inspiring Teacher 2025 yang disuarakan oleh pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pemalang dinilai publik sebagai bentuk pengalihan isu, bukan penyelesaian masalah. Alih-alih dianggap sebagai solusi, pengembalian dana justru dianggap sebagai bukti keterlibatan dan pengakuan diam-diam atas praktik dugaan pungutan liar (pungli) yang selama ini […]

  • Disorot LSM, Proyek Pemeliharaan SDN Sukamantri 01 Bekasi Diduga Langgar K3 dan Spesifikasi Teknis

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Husen
    • visibility 22
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 13 Mei 2026 – DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Prabhu Indonesia Jaya Kabupaten Bekasi menyoroti dugaan kelalaian serius dalam pelaksanaan proyek pemeliharaan SDN Sukamantri 01, Kecamatan Tambelang. Berdasarkan hasil investigasi lapangan, ditemukan indikasi pelanggaran standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta penyimpangan spesifikasi teknis yang berpotensi membahayakan keselamatan pekerja dan integritas […]

  • Skandal Mafia Hukum di Sulawesi Utara: Menggugat Nurani Polri atas Penyingkiran Sang Pembongkar Korupsi

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 67
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Manado, 9 April 2026 | Dunia kepolisian Indonesia kembali diguncang oleh kabar pilu yang mencoreng marwah penegakan hukum. Mundurnya Aipda Vicky Aristo Katiandagho dari keanggotaan Polri, yang kini viral di berbagai platform media sosial, menjadi tamparan keras sekaligus bahan introspeksi mendalam bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kasus ini bukan sekadar pengunduran diri […]

  • Bank Mandiri Gelar Pembukaan Rekening Massal di Sukamakmur, Dorong Inklusi Keuangan Warga Desa

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Husen
    • visibility 39
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 16 April 2026 – Bank Mandiri terus mendorong perluasan akses layanan keuangan dengan menggelar kegiatan pembukaan rekening massal bagi masyarakat di Kampung Pembetokan, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya. Kamis (16/4/2026) ‎Bank Mandiri menghadirkan langsung layanan perbankan ke tengah masyarakat untuk mempermudah proses pembukaan rekening. Petugas bank melayani warga secara langsung di lokasi […]

  • Gelar Diskusi Nasional Soal Profesionalisme Pemberitaan Bencana, Sumbangsih Nyata PWI Depok Hadirkan Solusi Persoalan Bangsa

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 80
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Depok, 3 Januari 2026| PWI Kota Depok bersama Forum Indonesia Emas menyambut awal tahun 2026 dengan menggelar diskusi nasional tentang pemberitaan bencana. Tema ini dipilih karena munculnya keprihatinan atas berita dan penyebaran hoaks seputar bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain itu, Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah […]

expand_less