Sabtu, Agustus 8, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
ADVERTISEMENT
Home Info Daerah

Saksi Bisu Perjuangan Para Guru SDN 1 Tualang Cut Aceh Tamiang Ditengah Kelelahan, Kesedihan dan Kehilangan

Chairul Husen by Chairul Husen
5 Januari 2026
in Info Daerah
0
Saksi Bisu Perjuangan Para Guru SDN 1 Tualang Cut Aceh Tamiang Ditengah Kelelahan, Kesedihan dan Kehilangan

Foto: Wakil Kepala Sekolah SDN 1 Tualang Cut, Ervita Handayani menyampaikan ucapan terima kasih dengan suara bergetar dan air mata.

585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Aceh Tamiang, 5 Januari 2026| Lumpur banjir yang menutupi ruang-ruang kelas SDN 1 Tualang Cut, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, bukan sekadar sisa bencana alam. Ia menjadi saksi bisu perjuangan para guru yang bertahan di tengah kelelahan, kesedihan, dan kehilangan, demi satu harapan agar anak-anak bisa kembali bersekolah pada 5 Januari 2026.

Di balik lantai yang masih lembap dan dinding yang berlumur lumpur, Wakil Kepala Sekolah SDN 1 Tualang Cut, Ervita Handayani, bersama para guru dan staf, bekerja dalam diam. Tangan-tangan mereka kotor oleh lumpur, namun hati mereka dipenuhi tekad. Dengan peralatan seadanya, mereka membersihkan satu per satu ruangan, sembari menahan letih dan perasaan yang bercampur aduk.

You might also like

Diduga Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu

Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga

15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang

Kesedihan itu kian terasa karena perjuangan ini sejatinya adalah perjuangan bersama Kepala Sekolah mereka tercinta. Sosok yang sejak awal begitu berharap sekolahnya kembali pulih, namun takdir berkata lain. Dalam kondisi sakit, beliau tetap menyimpan harapan besar dan menyambut kabar bantuan dengan senyum dan rasa syukur.

“Waktu itu saya sampaikan bahwa Polres Langsa dan Polsek Tualang Cut akan membantu,” kenang Ervita dengan suara lirih. “Beliau sangat senang, walaupun saat itu beliau sedang sakit.”

Bantuan Polri menjadi titik terang di tengah keputusasaan. Personel Polres Langsa bersama Polsek Tualang Cut serta satu pleton Brimob datang dengan jumlah yang cukup banyak. Mereka menyingsingkan lengan baju, mengangkat lumpur dari ruang kelas, perpustakaan, dan jalur masuk sekolah. Meja, kursi, serta buku-buku yang basah diangkat ke halaman sekolah. Semua dilakukan dengan penuh kepedulian, seolah sekolah itu adalah milik mereka sendiri.

Di tengah hiruk-pikuk pembersihan, sebuah pemandangan yang menggetarkan hati terjadi. Kepala Sekolah SDN 1 Tualang Cut, meski dalam kondisi kesehatan yang menurun, memaksakan diri hadir. Dengan langkah pelan dan tubuh yang lemah, beliau ikut turun membersihkan lumpur bersama guru dan personel Polri. Tidak banyak kata yang diucapkan, namun keteladanan dan cintanya pada sekolah terpancar jelas dari setiap yang dilakukan.

Itulah hari-hari terakhir pengabdian beliau.

Tak lama berselang, sebelum sekolah benar-benar pulih sepenuhnya, Kepala Sekolah SDN 1 Tualang Cut berpulang ke pangkuanNya. Ia pergi tanpa sempat menyaksikan sekolahnya kembali bersih dan siap untuk menyambut tawa anak-anak didiknya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam yang masih terasa hingga hari ini.

Meski diliputi kesedihan, perjuangan harus tetap dilanjutkan. Berkat bantuan Polri dan kegigihan para guru, perlahan sekolah kembali bersih. Seluruh ruangan berhasil dituntaskan. Meski tanpa kelengkapan meubelair, semangat untuk menyambut siswa tetap menyala.

Foto: Para personel Polres Langsa bersama Polsek Tualang Cut dan satu pleton Brimob. “Menyingsingkan lengan baju.”

“Alhamdulillah, ruangan sudah bersih semua,” ujar Ervita dengan mata berkaca-kaca. “Walaupun nanti anak-anak mungkin harus lesehan, insyaallah kami siap.”

Ia juga menegaskan bahwa di hari-hari awal masuk sekolah, yang terpenting bukanlah pelajaran akademik, melainkan memulihkan hati dan mental anak-anak yang juga terdampak bencana.

“Mengajak mereka bermain, tertawa, menghilangkan trauma. Walaupun hanya dua atau tiga jam, itu sudah cukup berarti,” tuturnya pelan.

Puncak emosi tak terbendung ketika Ervita menyampaikan ucapan terima kasih. Suaranya bergetar, air mata jatuh satu per satu.

“Maaf…” ucapnya lirih. “Kepala sekolah kami tidak sempat mengucapkan terima kasih secara langsung. Saya mewakili beliau yang sudah meninggal dunia, dan seluruh guru SDN 1 Tualang Cut, mengucapkan terima kasih kepada Mabes Polri dan seluruh jajaran Polri yang telah membantu kami…”

Tangis pun pecah.

“Terima kasih karena telah menolong kami di saat paling sulit. Terima kasih karena sudah peduli pada sekolah kami dan anak-anak kami. Teruslah berbuat baik untuk masyarakat…”

Perjuangan SDN 1 Tualang Cut bukan hanya tentang membersihkan lumpur. Ini adalah kisah tentang cinta pada pendidikan, tentang pengabdian yang tak sempat selesai, dan tentang harapan yang tetap hidup meski air mata terus mengalir.

Sebuah perjuangan yang kini dilanjutkan dengan doa, kenangan, dan semangat dari sosok Kepala Sekolah yang telah berpulang, demi masa depan anak-anak yang menanti di balik pintu sekolah.[]

Tags: 1AcehCutManyakPayedSDNTamiangTualang
Previous Post

Bergerak Bersama Lintas Instansi, Wujud Nyata Negara Hadir Ditengah Masyarakat Terdampak Bencana

Next Post

“Nah Loh! Pasangan Sejoli ASN Beda Sekolah Terekam Camera CCTV Check-In di Siang Bolong!

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Diduga Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu
Info Daerah

Diduga Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu

by Tegar News
8 Agustus 2026
Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga
Info Daerah

Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga

by Tegar News
8 Agustus 2026
15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang
Info Daerah

15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang

by Tegar News
7 Agustus 2026
Awak Bus Miniarta Berpotensi Kehilangan Pekerjaan, Pemilik Merugi! Kebijakan Pemkot Bogor Dirasa Memberatkan Para Sopir
Info Daerah

Awak Bus Miniarta Berpotensi Kehilangan Pekerjaan, Pemilik Merugi! Kebijakan Pemkot Bogor Dirasa Memberatkan Para Sopir

by Tegar News
7 Agustus 2026
Ultimatum DPP LPK-RI kepada Bupati dan DLH Pekalongan: Jangan Tutup Mata Dugaan Pencemaran Limbah Laundry, Siap Tempuh Jalur Hukum Sampai Tingkat Pusat
Info Daerah

Ultimatum DPP LPK-RI kepada Bupati dan DLH Pekalongan: Jangan Tutup Mata Dugaan Pencemaran Limbah Laundry, Siap Tempuh Jalur Hukum Sampai Tingkat Pusat

by Tegar News
7 Agustus 2026
Next Post
“Nah Loh! Pasangan Sejoli ASN Beda Sekolah Terekam Camera CCTV Check-In di Siang Bolong!

"Nah Loh! Pasangan Sejoli ASN Beda Sekolah Terekam Camera CCTV Check-In di Siang Bolong!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Tanpa Amdal, PT RPR Diduga Buka Hutan Primer Dekat Hutan Lindung Muara Batang Gadis Sumut

Tanpa Amdal, PT RPR Diduga Buka Hutan Primer Dekat Hutan Lindung Muara Batang Gadis Sumut

14 Februari 2026
Iran Sebut Radar Strategis AS di Timur Tengah Hampir Runtuh Seluruhnya: Klaim Hancur 80 Persen

Iran Sebut Radar Strategis AS di Timur Tengah Hampir Runtuh Seluruhnya: Klaim Hancur 80 Persen

19 Maret 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Bantuan Korban Kebakaran Sukamulya Disorot Jelang Pilkades, Atribut Calon dan Video Oknum Guru PPPK Jadi Perhatian
Politik

Bantuan Korban Kebakaran Sukamulya Disorot Jelang Pilkades, Atribut Calon dan Video Oknum Guru PPPK Jadi Perhatian

8 Agustus 2026
Diduga Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu
Info Daerah

Diduga Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu

8 Agustus 2026
Diberitakan Tanpa Konfirmasi, Satresnarkoba Polres Cimahi dan Yayasan Ultra Jadi Korban Narasi Sepihak
Info Publik

Diberitakan Tanpa Konfirmasi, Satresnarkoba Polres Cimahi dan Yayasan Ultra Jadi Korban Narasi Sepihak

8 Agustus 2026
Dinilai Cemarkan Nama Organisasi FWJ Indonesia, Pengurus Korwil Kabupaten Bekasi Laporkan RSP alias Ros ke Polisi
Hukum

Dinilai Cemarkan Nama Organisasi FWJ Indonesia, Pengurus Korwil Kabupaten Bekasi Laporkan RSP alias Ros ke Polisi

8 Agustus 2026
Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dinilai Jadi Benteng Utama Jaga Kepercayaan Publik
Tokoh

Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dinilai Jadi Benteng Utama Jaga Kepercayaan Publik

8 Agustus 2026
Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga
Info Daerah

Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga

8 Agustus 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News