Sabtu, November 7, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Umum Mancanegara

Media Asing Soroti Indonesia Jadi Negara Pertama Kirim Pasukan ke Gaza

Chairul Husen by Chairul Husen
12 Februari 2026
in Mancanegara
0
Media Asing Soroti Indonesia Jadi Negara Pertama Kirim Pasukan ke Gaza
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta, 12 Februari 2026| Sejumlah media internasional menyoroti Indonesia yang akan menjadi negara pertama pengirim pasukan penjaga perdamaian ke Jalur Gaza, Palestina, di bawah skema Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).

Media-media Israel, salah satunya The Jerusalem Post, mengabarkan bahwa Republik Indonesia (RI) akan jadi yang pertama berkontribusi dalam pasukan ISF di Gaza.

You might also like

Kerja Sama Indonesia – Malaysia Perkuat Perbatasan, Bahas Ekonomi dan Sosial

Bimtek Golkar di Kuta, Demer: Kegiatan Partai Bantu UMKM dan Pariwisata Bali

Kader Banser Jadi Korban, Ketua PC GP Ansor Kota Bogor Dituntut Bertanggung Jawab

“Indonesia akan menjadi negara pertama yang berkontribusi dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang akan menangani aspek-aspek penjaga perdamaian di Gaza selama fase kedua gencatan senjata berlangsung,” demikian laporan The Jerusalem Post.

The Jerusalem Post mewartakan laporan media Israel lainnya, Channel 11, yang pada Senin (9/2) mengabarkan bahwa pengerahan pasukan RI ini akan dilakukan secepatnya setelah Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington pada 19 Februari mendatang.

“Baik ISF secara umum maupun Indonesia secara khusus tidak diharapkan untuk berkonfrontasi langsung dengan Hamas atau secara proaktif melucuti senjata organisasi tersebut,” demikian laporan The Jerusalem Post.

“Sebaliknya, mereka diharapkan mengawasi gencatan senjata saat ini, dan jika perlu, menangani masalah-masalah lain yang berkaitan dengan perbatasan,” lanjut The Jerusalem Post.

Media Israel lain, The Times of Israel, juga menyoroti kabar Indonesia akan mengirim sekitar 5.000 hingga 8.000 prajurit dalam skema ISF.

The Times of Israel mengutip pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat RI Maruli Simanjuntak pada Senin yang menyebut rencana tersebut masih dalam pembahasan dengan pihak-pihak terkait.

“Maruli mengatakan persiapan awal di Angkatan Darat sudah berjalan. Personel sedang dipersiapkan untuk menjadi pasukan penjaga perdamaian, tambahnya, dan penempatannya akan difokuskan pada unit teknis dan medis,” demikian laporan The Times of Israel.

Media Israel Ynetnews juga melaporkan bahwa pada akhir pekan ini, perwakilan RI akan dikirim ke pusat komando AS di Kiryat Gat, Israel.

Perwakilan tersebut akan berdiskusi dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengenai wewenang dan tanggung jawab pasukan RI, termasuk mengenai prosedur koordinasi tembakan dan aturan keterlibatan di wilayah antara komunitas Negev barat dan Jalur Gaza.

“Indonesia akan mengirim perwakilan ke pusat komando AS di Kiryat Gat pada akhir pekan ini untuk memulai persiapan pengerahan ribuan pasukan Indonesia untuk menggantikan tentara IDF di sepanjang Garis Kuning di Gaza akhir tahun ini,” demikian laporan Ynetnews.

“Pasukan Indonesia diperkirakan akan dilatih dan dipersenjatai di Yordania atau Mesir, namun tidak diperbolehkan beroperasi di wilayah Gaza yang dikuasai Hamas. Misi mereka termasuk mengamankan pembangunan awal Rafah dan menjaga lokasi pengumpulan dan penyimpanan senjata Hamas, jika organisasi tersebut setuju untuk menyerahkannya, sebagaimana diuraikan dalam perjanjian gencatan senjata,” lanjut Ynetnews.

Media Uni Emirat Arab (UEA), Khaleej Times, juga mewartakan soal rencana pengerahan 8.000 prajurit RI ini. Khaleej Times menggarisbawahi kehadiran Prabowo di konferensi tingkat tinggi (KTT) Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari, yang diperkirakan untuk sekaligus meneken kesepakatan dagang dengan AS.

“Indonesia juga berharap dapat menandatangani kesepakatan dagang dengan AS selama kunjungan tersebut,” demikian laporan Khaleej Times.

Media-media isu Timur Tengah yang berbasis di Inggris, yakni The New Arab, Middle East Monitor (MEMO), dan Middle East Eye (MEE), juga ikut memberitakan komitmen RI.

The New Arab dalam laporannya menekankan komitmen ini dilakukan RI sejalan dengan tawarannya selama ini terhadap Gaza, salah satunya ingin merawat ribuan warga Palestina di Pulau Galang dan mengirim bantuan melalui udara ke Gaza.

MEMO sementara itu mengabarkan bahwa selain Indonesia, Italia juga telah menyatakan kesiapan untuk berkontribusi di ISF. Meski begitu, baru dua negara tersebut yang menegaskan kesiapan.

Negara-negara lain enggan bergabung jika Hamas tidak dilucuti senjatanya lebih dulu.

Media Inggris yaitu BBC dan The Guardian, bahkan media Singapura Channel News Asia (CNA), juga ikut memberitakan soal ini.

BBC menyampaikan waktu pengerahan ribuan prajurit RI belum difinalisasi lantaran masih dalam pembicaraan. Dalam artikelnya, BBC juga menyoroti kritik luas yang diterima pemerintah Indonesia karena keputusan Prabowo bergabung dengan Dewan Perdamaian bentukan Trump.

“Keputusannya untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Trump telah dikritik oleh beberapa kelompok Islam di Indonesia, di mana terjadi kemarahan publik yang meluas atas peran AS dalam pemboman Gaza oleh Israel,” demikian laporan BBC.

“Namun, Prabowo berpendapat bahwa sebagai negara Muslim terbesar di dunia, Indonesia harus membantu menstabilkan Gaza, dan mengatakan bahwa keterlibatannya akan dilakukan untuk mewujudkan solusi dua negara bagi konflik Israel-Palestina,” lanjut BBC.

The Guardian sementara itu menilai rencana kedatangan 8.000 pasukan RI di Gaza “akan menjadi peristiwa bersejarah”. Indonesia disebut akan menjadi pasukan asing pertama di wilayah tersebut sejak 1967.

“Hal ini juga akan menempatkan negara Islam terpadat di dunia tersebut di jantung konflik paling pelik di Timur Tengah,” tulis The Guardian.

CNA, di sisi lain, menggarisbawahi kesiapan RI mengirim pasukan yang tercermin sejak November lalu. Di bulan itu, TNI mulai menyeleksi pasukan untuk kemungkinan ditempatkan di Gaza sambil menunggu mandat dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan keputusan dari pemerintah.

“Juru bicara Tentara Nasional Indonesia, Mayor Jenderal Freddy Ardianzah, mengatakan pada 18 November tahun lalu proses seleksi pasukan mencakup peninjauan pengalaman prajurit di masa lalu dalam operasi kemanusiaan baik di dalam maupun luar negeri,” demikian laporan CNA.[*]

Tags: 8000 PrajuritGazaIndonesiaISF
Previous Post

Biro Organisasi dan Tata Laksana ATR/BPN Tinjau Kesiapan Kantor Pertanahan Kota Medan sebagai Pilot Project Pelayanan Pertanahan

Next Post

Kementerian ATR/BPN Pastikan Tata Ruang Menjadi Kunci Utama untuk Mendukung Program Prioritas Presiden Prabowo

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Kerja Sama Indonesia – Malaysia Perkuat Perbatasan, Bahas Ekonomi dan Sosial
Internasional

Kerja Sama Indonesia – Malaysia Perkuat Perbatasan, Bahas Ekonomi dan Sosial

by Tegar News
1 November 2026
Bimtek Golkar di Kuta, Demer: Kegiatan Partai Bantu UMKM dan Pariwisata Bali
Politik

Bimtek Golkar di Kuta, Demer: Kegiatan Partai Bantu UMKM dan Pariwisata Bali

by Tegar News
25 Oktober 2026
Kader Banser Jadi Korban, Ketua PC GP Ansor Kota Bogor Dituntut Bertanggung Jawab
Politik

Kader Banser Jadi Korban, Ketua PC GP Ansor Kota Bogor Dituntut Bertanggung Jawab

by Tegar News
21 Oktober 2026
Nakhoda Baru DPC PKB Kota Bogor: Dewi Fatimah Bidik Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Politik

Nakhoda Baru DPC PKB Kota Bogor: Dewi Fatimah Bidik Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

by Tegar News
19 Oktober 2026
Tolak Usul Jimly, Matahukum: Hapus Syarat Ijazah Pilpres Bikin Rusak Demokrasi!
Politik

Tolak Usul Jimly, Matahukum: Hapus Syarat Ijazah Pilpres Bikin Rusak Demokrasi!

by Tegar News
13 Oktober 2026
Next Post
Dilepas oleh Wamen Ossy, 30 Taruna/i STPN ikuti KKN Pertanahan untuk Restorasi Arsip Pascabencana Hidrometeorologi di Aceh dan Sumut

Kementerian ATR/BPN Pastikan Tata Ruang Menjadi Kunci Utama untuk Mendukung Program Prioritas Presiden Prabowo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

P-21 Bukan Tameng Keadilan: Membongkar Borok Kapolda Riau Herry Heryawan dalam Kasus Kriminalisasi Aktivis

Indexpolitica : Ada Potensi Konflik Dalam Penunjukan Adies Kadir di Mahkamah Konstitusi

9 Februari 2026
Buruh dan Mahasiswa Menggelar Aksi Serentak di Depan Gedung DPR

Buruh dan Mahasiswa Menggelar Aksi Serentak di Depan Gedung DPR

7 Februari 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam
Hukum

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam

6 November 2026
Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”
Nasional

Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”

6 November 2026
UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman  Terhadap Hak Warga
Hukum

UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman Terhadap Hak Warga

6 November 2026
Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM
Nasional

Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM

6 November 2026
BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027
Info Daerah

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027

5 November 2026
Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak
Info Daerah

Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak

5 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News