Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » ADM KPH Kuningan Siti Khasanah, S.Hut Tinjau Petak Tebangan 75d, Apresiasi Kinerja Mitra di BKPH Ciledug

ADM KPH Kuningan Siti Khasanah, S.Hut Tinjau Petak Tebangan 75d, Apresiasi Kinerja Mitra di BKPH Ciledug

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
  • visibility 45
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kuningan, 12 Maret 2026 | Administratur (ADM) KPH Kuningan, Ibu Siti Khasanah, S.Hut, didampingi Wakil Administratur Bapak Tatang Koswara, S.Hut, melakukan peninjauan langsung ke lokasi petak tebangan 75d yang berada di wilayah BKPH Ciledug, RPH Dukuhbadag, pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan pengelolaan hutan produksi di wilayah kerja Perhutani KPH Kuningan.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Bapak Satori selaku Asper BKPH Ciledug serta Mantri Hutan Dudung sebagai penanggung jawab wilayah RPH Dukuhbadag. Peninjauan lapangan ini bertujuan untuk memastikan kegiatan tebangan berjalan sesuai dengan prosedur, ketentuan teknis, serta prinsip pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Rombongan juga bertemu langsung dengan Bapak Rasidin selaku mitra Perhutani yang melaksanakan kegiatan di petak tebangan tersebut. Dialog di lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung proses kegiatan serta memperkuat koordinasi antara pihak Perhutani dengan mitra kerja dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional.

ADM KPH Kuningan, Ibu Siti Khasanah, S.Hut, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kinerja mitra yang dinilai telah menjalankan kegiatan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Perhutani dan mitra merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan pengelolaan hutan produksi.

Menurutnya, pengelolaan hutan tidak hanya berfokus pada hasil produksi semata, tetapi juga harus memperhatikan aspek kelestarian hutan, ketertiban administrasi, serta keselamatan kerja di lapangan. Oleh karena itu, setiap kegiatan harus dilaksanakan secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, Asper BKPH Ciledug Bapak Satori menyampaikan bahwa monitoring langsung oleh pimpinan merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam menjaga standar operasional pengelolaan hutan di wilayah kerjanya. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Dengan adanya peninjauan langsung oleh jajaran pimpinan Perhutani KPH Kuningan ini, diharapkan kegiatan pengelolaan hutan di wilayah BKPH Ciledug khususnya RPH Dukuhbadag dapat terus berjalan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Sinergi yang baik antara Perhutani dan mitra kerja di lapangan diharapkan mampu menjaga kelestarian hutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: kabar SBI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecam Pencabutan Kartu Liputan CNN Indonesia, PPWI Desak Presiden Pecat Kepala BPMI

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 214
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 29 September 2025| Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) mengecam keras pencabutan kartu liputan seorang jurnalis CNN Indonesia baru-baru ini menyusul pertanyaan yang diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait kasus keracunan massal siswa akibat mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam pernyataan yang dikirimkan ke media-media hari ini, Minggu (28-09-2025), […]

  • Sinergi Polres dan DLH Serang: Usut Tuntas Skandal Limbah B3 di Jawilan

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 14
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Serang, 2 Juni 2026 | Kasus pembuangan limbah industri diduga ilegal kembali mencuat di Kabupaten Serang. Sebuah investigasi lapangan menemukan praktik penimbunan terbuka (open dumping) material abu kehitaman yang diduga kuat merupakan slag (terak ampas peleburan) berstatus Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Jl. Raya Cikande- Rangkasbitung KM 15, Desa Cemplang, Kecamatan […]

  • Stop Wisata Pejabat Pakai Uang Rakyat! JANGKAR Geruduk Balai Kota Bogor Soroti Dugaan Gratifikasi Perjalanan Dinas ke Italia

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle AG
    • visibility 431
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 3 Desember 2025| Aksi unjuk rasa yang digelar Jaringan Koalisi Rakyat (JANGKAR) di depan Balai Kota Bogor hari ini memantik perhatian publik setelah massa menyuarakan kecaman keras terhadap dugaan gratifikasi dan penyalahgunaan APBD dalam keberangkatan tiga pejabat Pemerintah Kota Bogor ke Italia. Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Fais, menyampaikan bahwa perjalanan pejabat tersebut bukan […]

  • Dari Jakarta-Bekasi: 1,2 Kg Sabu dan 1.451 Ekstasi Disita, Polisi Berhasil Bongkar Peredaran Narkoba

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 55
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 24 Januari 2026| Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sabu seberat 1,2 kilogram dan 1.451 butir ekstasi, serta mengamankan tiga orang tersangka. Ketiga tersangka ditangkap pada Selasa, 20 Januari 2026, sekitar pukul 17.30 WIB di sejumlah lokasi di Jakarta Pusat dan […]

  • Luncurkan UHC Prioritas, Gubernur Bobby Nasution Minta Kepala Daerah Pastikan Tidak Ada Faskes Tolak Pasien Pasien

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 178
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Deli Serdang, 30 september 2025| Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meluncurkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Pada kesempatan tersebut, Bobby pun meminta kepala daerah se-Sumut untuk memastikan fasilitas kesehatan (Faskes) tidak ada lagi menolak pasien karena alasan kamar penuh. “Nggak ada alasan penuh, kalau kelas tiga dibilang penuh bisa naik ke kelas dua, tanpa […]

  • Dugaan Penjualan Obat Keras Sistem COD di Sukabumi Resahkan Warga, Disinyalir Oknum APH Terlibat

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 498
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sukabumi, 22 November 2025 (GMOCT)| Warga Sukabumi resah dengan dugaan praktik penjualan obat golongan G secara bebas di sebuah rumah yang berada di pinggir Jalan Raya Bogor – Sukabumi. Praktik ini terkesan dibiarkan dan kebal hukum. Seorang warga berinisial D mengungkapkan kecurigaannya terhadap aktivitas di warung tersebut. Ia mengaku pernah menanyakan langsung kepada pembeli mengenai […]

expand_less