Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Pasar Parung Kebakaran, Mukhsin Minta Bupati Bogor Copot Direksi Pasar Tohaga

Pasar Parung Kebakaran, Mukhsin Minta Bupati Bogor Copot Direksi Pasar Tohaga

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 7 hour ago
  • visibility 5
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Bogog, 6 Juni 2026 | Kawasan hanggar Pasar Parung, Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan publik setelah insiden kebakaran hebat melanda area tersebut pada Rabu malam, 3 Juni 2026. Amukan si jago merah yang menghanguskan tiga unit kios pedagang ini dinilai bukan sekadar musibah biasa, melainkan cerminan nyata dari rapuhnya sistem pengelolaan sarana dan prasarana oleh direksi Perumda Pasar Tohaga.

Hal ini patut menjadi catatan kritis meski oprasional harian dilakukan oleh Kepala Unit Pasar Tohaga Parung namun kendali penuh kebijakan atas penataan, ketersediaan keamanan fasilitas dan utilitas harus dipantau langsung oleh direksi dan manajemen Perumda Pasar Tohaga sebagai instansi utama pengendali Pasae seluruh Kabupaten Bogor.

Detik-Detik Api Melahap Lapak Pedagang

Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 20.03 WIB di saat aktivitas bongkar muat barang di area belakang pasar masih cukup ramai. Kobaran api pertama kali muncul dari salah satu kios frozen food dan sembako, sebelum akhirnya merembet cepat ke kios sayuran serta kios bumbu masak di sekitarnya.

Berdasarkan hasil investigasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Sektor Parung, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik pada perangkat CCTV di dalam kios.

Meski saksi mata sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam ringan (APAR), minimnya kesiapan sistem proteksi kebakaran mandiri di area pasar membuat si jago merah dengan cepat membesar.

Api baru berhasil dijinakkan sekitar 1 jam 20 menit kemudian setelah dua unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi. Total kerugian material akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp250 juta.

Kebakaran dan Sengkarut Pengelolaan Pasar

Bagi para pedagang dan pengamat kebijakan publik, insiden ini menjadi puncak gunung es dari rentetan masalah tata kelola yang buruk di Pasar Tohaga Parung. Kebakaran akibat korsleting listrik membuktikan adanya pembiaran terhadap kelaikan instalasi elektrikal massal yang seharusnya rutin diaudit oleh Perumda Pasar Tohaga selaku pengelola.

Mukhsin Nasir dari Mata Hukum menilai ada tiga poin utama yang menyoroti kegagalan manajemen pengelolaan di wilayah ini pertama sistem Utilitas yang Usang, Jaringan kabel dan instalasi listrik di dalam hanggar pasar dibiarkan semrawut tanpa ada standardisasi keamanan yang ketat, sehingga sangat rentan memicu hubungan pendek arus listrik.

Kedua ketidakpastian proteksi kebakaran yakni ketiadaan sistem hidran yang berfungsi optimal serta minimnya edukasi mitigasi bencana bagi pedagang membuat penanganan awal kebakaran selalu terlambat. Ketiga stigma jumuh dan tata ruang yang buruk

“Harusnya Direksi dan manajemen Perumda Pasar Tohaga malu dengan Bupati dan wakil Bupati umumnya dan masyarakat Bogor khususnya, saar Pemerintah Kabupaten Bogor belakangan ini gencar melakukan penertiban terhadap ratusan pedagang kaki lima (PKL) di bahu jalan untuk mengurai kemacetan dan membersihkan drainase, penataan internal pasar justru terasa berjalan lambat dan otopilot Fasilitas di dalam hanggar terkesan minim perbaikan sarana dasar standar SNI” papar Mukhsin

Desakan Evaluasi Total untuk Perumda Pasar Tohaga

Insiden ini memicu gelombang protes dari para pedagang yang menggantungkan urat nadi ekonominya di Pasar Parung. Mereka menuntut tanggung jawab penuh dan transparansi dari pengelola terkait retribusi pelayanan yang selama ini ditarik secara rutin, namun tidak berbanding lurus dengan peningkatan keselamatan kerja di area pasar.

“Kami warga parung meminta agar Bupati mengevaluasi total dan mengganti direksi serta menejemen Perumda Pasar Tohaga” ungkap IIp warga yang dekat dengan pasar Parung.

Pemerintah Kabupaten Bogor diharapkan tidak hanya fokus pada program eksternal seperti pembersihan estetika luar pasar atau proyek penataan PKL semata. Transformasi besar yang dicanangkan untuk menjadikan Parung sebagai salah satu pusat ekonomi utama di utara Bogor harus diawali dari pembenahan fundamental internal pasar.

Tanpa adanya audit total terhadap kelayakan infrastruktur fisik dan reformasi manajemen keselamatan oleh Perumda Pasar Tohaga, lapak-lapak pedagang tradisional ini akan terus dihantui oleh risiko bencana serupa di masa depan.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen HUT RI ke-80, LSM Peka Harapkan Pemkab Bekasi Kurangi Pengangguran

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 238
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi] 17 Agustus 2025- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 yang digelar di seluruh penjuru negeri menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para pahlawan. Namun, esensi perjuangan tidak berhenti pada sejarah semata, melainkan harus terus dilanjutkan oleh seluruh elemen bangsa demi kesejahteraan rakyat. Sekretaris Jenderal LSM Peduli Keadilan (Peka), Obay […]

  • Geger! Aksi Donor Darah Perdana PDDI Jakarta Utara Diserbu Mahasiswa UBM

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 111
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 September 2025| Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Cabang Jakarta Utara benar-benar membuktikan diri sebagai organisasi yang sat-set dan penuh gebrakan! Belum genap seminggu setelah menerima “kantong darah kosong” secara simbolis sebagai tantangan pemenuhan stok darah, PDDI Jakarta Utara langsung merespons dengan aksi “Donor Darah Goes to Campus” yang bombastis di Universitas Bunda Mulya […]

  • GTI Bongkar Dugaan Rekayasa Jabatan! Pensiunan Administrator Kejaksaan Naik JPT Di KemenHAM

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 149
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Dugaan pelanggaran administratif dalam promosi jabatan di tubuh Kementerian HAM memicu pertanyaan serius dari masyarakat. Gerakan Terdepan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Indonesia (Garda Tipikor Indonesia), organisasi masyarakat sipil yang aktif dalam pengawasan tata kelola pemerintahan, secara resmi menyampaikan permohonan informasi dan tindak lanjut kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN), terkait pengangkatan salah satu pejabat eselon […]

  • Pembukaan HUT ke-40 Desa Sumberurip Terselenggara Meriah, Warga Antusias Hadiri Acara

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 234
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 16 September 2025 – Pemerintah Desa Sumberurip resmi membuka rangkaian perayaan hari jadi ke-40, Selasa (16/09/2025). Kepala Desa Sumberurip, H. Jajang Sujai, memimpin langsung jalannya pembukaan di lapangan desa yang dipadati warga. Dalam sambutannya, H. Jajang Sujai mengingatkan kembali perjalanan sejarah desa. Dahulu bernama Sumberreja yang dipimpin oleh Lurah H. Risan, […]

  • Jajaran Polsek Cibinong Lakukan Pengamanan Keberangkatan Buruh ke Gedung DPR RI Jakrta

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 28 Agustus 2025| Jajaran personel Polsek Cibinong, Polres Bogor Polda Jabar melaksanakan pengamanan keberangkatan para buruh yang akan mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR l-RI Senayan Jakarta Pusat, Kamis (28/8). Pengamanan dilakukan di sejumlah titik kumpul yang telah ditentukan, mulai dari stasiun, terminal, hingga area perusahaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya […]

  • Komisi VII DPR: Peluncuran Fregat Merah Putih di PT PAL Tanggal 18 Desember 2025

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 196
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Surabaya, 15 Desember 2025| Komisi VII DPR RI menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemandirian industri pertahanan dan maritim nasional melalui agenda Kunjungan Kerja Spesifik ke PT PAL Indonesia (Persero) di Surabaya. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap kebijakan penguatan industri strategis, kapasitas produksi alutsista, serta kesiapan industri maritim nasional dalam mendukung ketahanan negara. […]

expand_less