Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Dugaan Main Mata Dengan Perusahaan Perkebunan, BADKO HMI Minta Kapolri Copot Kapolda Sulbar

Dugaan Main Mata Dengan Perusahaan Perkebunan, BADKO HMI Minta Kapolri Copot Kapolda Sulbar

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
  • visibility 34
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Sulawesi Barat, 9 Maret 2026 | Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulawesi Barat melontarkan kritik keras terhadap dugaan keberpihakan aparat kepolisian di Sulawesi Barat terhadap korporasi sawit PT Astra Agro Lestari Tbk, khususnya melalui anak usahanya PT Letawa.

Sekretaris Umum BADKO HMI Sulawesi Barat, Ramli, menilai ada sejumlah kejanggalan serius dalam penanganan perkara dugaan pengrusakan rumah warga di Dusun Muhajir, Desa Jengeng Raya dan Dusun Siparappe, Desa Lariang Kabupaten Pasangkayu, yang terjadi pada 21 November 2025.

Dalam perkara tersebut, Ditreskrimum Polda Sulbar melalui Subdit I telah menyita satu unit excavator Komatsu PC 210 warna kuning yang diduga digunakan dalam peristiwa pengrusakan rumah warga.

Namun belakangan muncul informasi yang beredar di lapangan bahwa alat berat yang telah disita sebagai barang bukti tersebut justru diduga dipinjam pakai kembali oleh perusahaan Astra Agro melalui PT Letawa.

Ramli menegaskan bahwa jika informasi tersebut benar, maka hal itu merupakan skandal serius dalam penegakan hukum.

“Barang bukti perkara pidana seharusnya diamankan untuk kepentingan penyidikan. Jika benar alat tersebut digunakan kembali oleh perusahaan yang justru diduga terlibat dalam perkara, maka publik berhak mempertanyakan integritas penegakan hukum di Polda Sulbar,” tegas Ramli dalam keterangannya kepada media, Sabtu (7/3/2026).

Dugaan Pembangkangan terhadap Arahan Presiden dan Kapolri

Ramli juga menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia dan Kapolri berulang kali menyampaikan komitmen bahwa negara tidak boleh tunduk pada korporasi yang melanggar hukum, terutama dalam konflik agraria dan perkebunan.

Karena itu, jika aparat di daerah justru diduga melindungi kepentingan korporasi besar, maka hal tersebut patut dipertanyakan secara serius.

“Jika Kapolda Sulbar membiarkan atau bahkan mengarahkan praktik seperti ini, maka itu bisa dianggap sebagai bentuk pembangkangan terhadap arahan Presiden dan Kapolri yang menegaskan bahwa negara harus berpihak pada keadilan, bukan pada kekuatan modal,” ujar Ramli.

Hukum Tumpul ke Atas

Menurut BADKO HMI Sulbar, kasus ini memperlihatkan fenomena klasik penegakan hukum di Indonesia yang sering kali tajam ke bawah namun tumpul ke atas.

Ramli menilai masyarakat kecil sering dengan mudah diproses hukum, sementara ketika berhadapan dengan korporasi besar, penegakan hukum justru kerap melemah.

“Rakyat kecil cepat sekali diproses hukum. Tapi ketika berhadapan dengan korporasi raksasa, hukum tiba-tiba menjadi sangat lunak. Ini yang membuat kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum terus menurun,” katanya.

Ancaman Aksi Besar-Besaran

Sebagai bentuk protes terhadap dugaan penyimpangan tersebut, BADKO HMI Sulbar menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran apabila penanganan perkara ini tidak dilakukan secara transparan dan adil.

Ramli menegaskan bahwa mahasiswa dan masyarakat sipil di Sulawesi Barat tidak akan tinggal diam jika aparat penegak hukum justru diduga melindungi kepentingan korporasi.

“Jika dugaan ini tidak dijelaskan secara terbuka kepada publik, maka BADKO HMI Sulbar bersama elemen masyarakat akan turun ke jalan melakukan aksi besar- besaran. Kami tidak akan membiarkan hukum dipermainkan oleh kekuatan modal,” tegasnya.

Akan Dilaporkan ke Mabes Polri dan DPR RI

Selain aksi massa, BADKO HMI Sulbar juga berencana melaporkan dugaan penyimpangan tersebut ke Mabes Polri dan Komisi III DPR RI untuk meminta pengawasan langsung terhadap penanganan perkara di Sulawesi Barat.

Menurut Ramli, pengawasan dari pusat sangat penting agar proses hukum berjalan transparan dan bebas dari intervensi kepentingan korporasi, bahlan jika Kapolda terbukti bermain mata dengan korporasi nakal maka Kapolri harus copot sanksi tegas.

“Kami akan melaporkan persoalan ini ke Mabes Polri dan Komisi III DPR RI agar ada pengawasan langsung terhadap kinerja Kapolda Sulbar. Penegakan hukum tidak boleh tunduk pada korporasi,” tegasnya.

Negara Harus Berdiri di Atas Konstitusi

BADKO HMI Sulbar menegaskan bahwa konflik agraria di Pasangkayu kini bukan sekadar persoalan lokal, melainkan telah menjadi ujian bagi integritas negara dalam menegakkan hukum.

Menurut Ramli, negara harus memastikan bahwa hukum ditegakkan secara adil dan tidak dipengaruhi oleh kekuatan modal.

“Pasangkayu hari ini sedang menguji keberanian negara. Apakah negara berdiri bersama rakyat dan konstitusi, atau justru tunduk pada korporasi besar. Kami berharap negara tidak kalah oleh kekuatan modal,” tutup Ramli.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: BADKO HMI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyerahan Sertipikat PTSL Di Kelurahan Sei Keran

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 84
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 15 Desember 2025| Kantor Pertanahan Kota Medan melaksanakan kegiatan penyerahan Sertipikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat di Kelurahan Sei Kera Hulu. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penyerahan sertipikat disambut antusias oleh warga penerima manfaat yang selama ini menantikan kejelasan […]

  • Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Dramaga Sambang Warga Beri Himbaun Ajak Jaga Kondusifitas Cegah Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 123
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Bogor| Giat sambang Kamtibmas Warga adalah tugas rutin Bhabinkamtibmas yg menjadi tugas kesehariannya, yakni dengan melaksanakan kunjungan kepada masyarakat binaannya untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat. Minggu, (18/05/2025) Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Sukadamai Aipda Jenda MK, menyambangi Warganya dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta untuk bersama-sama ikut serta menjaga keamanan lingkungan […]

  • BNN Luncurkan Program Nasional Indonesia Bersinar di Lahat, Dukung Asta Cita Prabowo

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 133
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lahat-Sumut, 24 Januari 2026| Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto meluncurkan program Nasional Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba). Kegiatan ini menegaskan komitmen BNN dalam mendukung kebijakan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Peluncuran Nasional di Lahat Acara peluncuran Nasional Kabupaten Bersinar dilaksanakan pada […]

  • Socfindo Seumanyam Salurkan PMT di Tiga Desa, Wujud Nyata Peduli Masyarakat, GMOCT Dukung Secara Sinergitas Kemitraan Publikasi

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 103
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, 21 September 2025| PT.Socfindo Seumanyam kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat sekitar perkebunan dengan menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak-anak di tiga desa, yaitu Desa Simpang Dua, Desa Serba Jadi, dan Desa Ujung Tanjung. Program ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung pencegahan stunting dan memastikan tumbuh kembang anak-anak di Nagan Raya tetap […]

  • GEMAPATAS Akan Dicanangkan Serentak di 23 Kabupaten/Kota, Kepala Biro Humas dan Protokol: Dipimpin Langsung Menteri Nusron

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 7 Agustus 2025 | Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan mencanangkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) secara serentak di 23 kabupaten/kota pada Kamis (07/08/2025). Kegiatan ini adalah gerakan Kementerian ATR/BPN bersama masyarakat untuk membangun kesadaran akan pentingnya patok batas sebagai awal dari kepastian hukum atas tanah. “GEMAPATAS kali ini akan […]

  • Dansatgas Citarum Harum Sidak Pabrik Nakal di Majalaya yang Kerap Kucing-kucingan Buang Limbah Kotornya

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 112
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bandung, 11 November 2025| GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama). Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Citarum Harum, Kol. Inf. Yanto Kusno Hendarto, S.H., bersama Komandan Sektor 1 Citarum Harum, Kol. Inf. Kristianto, S.E., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pabrik di Majalaya pada Senin, 10 November 2025, bertepatan dengan Hari Pahlawan. Sidak ini dilakukan […]

expand_less