Rabu, September 23, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Nasional

Dari Gizi ke Risiko, Silaen Kritik Keras Implementasi Program MBG

Chairul Husen by Chairul Husen
5 April 2026
in Nasional
0
Dari Gizi ke Risiko, Silaen Kritik Keras Implementasi Program MBG
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 5 April 2026 | Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (LAKSAMANA), Samuel F Silaen, melontarkan kritik keras terhadap penanganan kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis yang menimpa puluhan siswa di wilayah Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Dalam penjelasannya, Silaen menilai insiden yang menyebabkan puluhan siswa dari sejumlah sekolah mengalami gejala mual, muntah, diare, hingga demam tersebut bukan sekadar kelalaian biasa, melainkan indikasi lemahnya sistem pengawasan pemerintah, publik sudah lama menyoroti dan mengkritik keras namun sepertinya bebal sekali pemerintahan sekarang ini.

You might also like

DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci

Tuduhan Penggelapan Kas RW 011 Rp 11 Miliar Dipertanyakan, LBH Harimau Raya, Tunjukkan Bukti, Bukan Opini

Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”

“Ini bukan kejadian sepele. Kalau puluhan siswa bisa keracunan dalam satu waktu setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis program unggulan pemerintah, berarti ada yang sangat keliru dalam sistem pengawasan dan kontrol kualitasnya,” ujar Silaen, Minggu (5/4/2026).

Ia menyebut, pemerintah daerah dan instansi terkait tidak boleh hanya bersikap reaktif terhadap kejadian yang sudah berulangkali terjadi, melainkan harus bertanggung jawab penuh atas potensi kelalaian yang terjadi dalam distribusi makanan kepada siswa.

“Jangan setiap ada kejadian baru sibuk melakukan pengecekan dan lain sebagainya, keledai saja tidak mau jatuh ke lubang yang sama, padahal keledai itu binatang. Pertanyaannya, pengawasan sebelum makanan itu dibagikan ke anak-anak ke mana? Ini menyangkut keselamatan generasi muda,” tegasnya.

Silaen juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi solusi peningkatan gizi siswa, namun justru berpotensi menimbulkan risiko kanker jika tidak dikelola dengan standar keamanan pangan yang ketat.
“Programnya bagus, tapi implementasinya tidak boleh asal jalan, ngebet kejar cuan doang. Kalau tidak ada standar higienitas, distribusi yang terkontrol, dan audit rutin, maka program ini bisa berubah menjadi ancaman,” katanya.
Lebih lanjut, ia mendesak adanya investigasi transparan dan akuntabel, termasuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam rantai penyediaan makanan tersebut.

“Harus ada yang bertanggung jawab, agar ada afek jera. Jangan berhenti di evaluasi tok. Kalau terbukti ada kelalaian, harus ada sanksi tegas. Ini menyangkut nyawa dan kesehatan anak-anak,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menerangkan masih melakukan pendalaman terkait penyebab keracunan yang dialami 72 siswa usai mengonsumsi menu spageti dalam program MBG. Hingga kini, puluhan siswa masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Jakarta Timur.

“Ya sudah dong (dicek), kan ada Kepala SPPG, Korwil dan Kareg (Kepala Regional). Saya juga akan cek,” ujar nya,
Namun, bagi Silaen, langkah tersebut dinilai belum cukup konkrit jika tidak diiringi dengan punishment yang nyata sebagai bentuk perbaikan sistemik dan menyeluruh.

“Publik butuh jaminan keamanan pangan yang diberikan pemerintah lewat SPPG, bukan sekadar klarifikasi setelah kejadian. Negara harus hadir sebelum risiko itu terjadi, bukan sesudahnya,” pungkasnya.[]

Tags: KritikLAKSAMANAMBG
Previous Post

Pasca Keracunan 135 Siswa dan Guru, Dapur MBG Yayasan SIB SPPG Pondok Kelapa Ditutup” Media Dilarang Meliput!

Next Post

SBY Desak PBB Hentikan Misi UNIFIL dan Relokasi Prajurit TNI dari Zona Perang Lebanon

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci
Nasional

DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci

by Chairul Husen
22 September 2026
Tuduhan Penggelapan Kas RW 011 Rp 11 Miliar Dipertanyakan, LBH Harimau Raya, Tunjukkan Bukti, Bukan Opini
Nasional

Tuduhan Penggelapan Kas RW 011 Rp 11 Miliar Dipertanyakan, LBH Harimau Raya, Tunjukkan Bukti, Bukan Opini

by Chairul Husen
22 September 2026
Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”
Tokoh

Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”

by Tegar News
21 September 2026
Mahfud MD Sebut KPK Takut Periksa Nusron Wahid, Desak Prabowo Turun Tangan
Tokoh

Mahfud MD Sebut KPK Takut Periksa Nusron Wahid, Desak Prabowo Turun Tangan

by Tegar News
20 September 2026
Nusron Wahid Dipastikan Mundur dari Kepengurusan DPP Partai Golkar
Nasional

Nusron Wahid Dipastikan Mundur dari Kepengurusan DPP Partai Golkar

by Tegar News
20 September 2026
Next Post
SBY Desak PBB Hentikan Misi UNIFIL dan Relokasi Prajurit TNI dari Zona Perang Lebanon

SBY Desak PBB Hentikan Misi UNIFIL dan Relokasi Prajurit TNI dari Zona Perang Lebanon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Polsek Ciawi Evakuasi Bus Terperosok, Wujud Nyata POLRI Hadir Untuk Masyarakat

Polsek Ciawi Evakuasi Bus Terperosok, Wujud Nyata POLRI Hadir Untuk Masyarakat

1 Juli 2025
Wilson Lalengke Kecam Keras Tanggapan Kepala BGN terhadap Keracunan Makanan Massal: “Manusia Bukan Ternak”

Argan Excl Tumbang, Cakra PPWI Inhil Melaju di Turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII

28 September 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

RSUD Malingping Dijabat Plt Sejak 2019, DPRD Banten Minta Gubernur Angkat Direktur Definitif
Info Daerah

RSUD Malingping Dijabat Plt Sejak 2019, DPRD Banten Minta Gubernur Angkat Direktur Definitif

22 September 2026
DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci
Nasional

DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci

22 September 2026
Penanganan Getah Pinus TNGC–PT EMB Terus Berjalan, Aswin Bangun Tegaskan Gakkum Kehutanan Tidak Bermain-main
Info Daerah

Penanganan Getah Pinus TNGC–PT EMB Terus Berjalan, Aswin Bangun Tegaskan Gakkum Kehutanan Tidak Bermain-main

22 September 2026
Sidang MK: Pemohon Minta Diskualifikasi Wapres Gibran, tanpa Sebut Presiden Prabowo
Hukum

Sidang MK: Pemohon Minta Diskualifikasi Wapres Gibran, tanpa Sebut Presiden Prabowo

22 September 2026
Guru yang Viralkan Sekolah Berdinding Triplek Klarifikasi dan Minta Maaf, Diduga ada Intervensi?
Info Daerah

Guru yang Viralkan Sekolah Berdinding Triplek Klarifikasi dan Minta Maaf, Diduga ada Intervensi?

22 September 2026
Sehari Usai Aksi Hari Tani, Tanaman Karet PTPN I Region 5 Diduga Dirusak Kelompok Sekti — Aparat Diminta Bertindak Cepat
Info Daerah

Sehari Usai Aksi Hari Tani, Tanaman Karet PTPN I Region 5 Diduga Dirusak Kelompok Sekti — Aparat Diminta Bertindak Cepat

22 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News