Rabu, September 23, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Nasional

Diplomasi “Cahaya” Yusuf Kalla: Kredit 30 Triliun dan Ancaman Tombol Off untuk Nusantara

Chairul Husen by Chairul Husen
24 April 2026
in Nasional
0
Diplomasi “Cahaya” Yusuf  Kalla: Kredit 30 Triliun dan Ancaman Tombol Off untuk Nusantara
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 24 April 2026 | Dunia perbankan Himbara mendadak silau oleh sinar klarifikasi dari Jusuf Kalla (JK). Terkait isu kredit Rp30 triliun yang menyeret nama Hadji Kalla, Sang Mantan Wapres tidak cuma memberikan penjelasan, tapi juga memberikan kursus singkat tentang “Art of Borrowing” yang levelnya jauh di atas plafon pinjaman rakyat jelata.

Di tengah hiruk-pikuk isu yang mencoba menggoyang tiang listrik bisnis keluarganya, JK tampil tenang layaknya pendekar yang sudah hafal luar kepala setiap jengkal sungai di Sulawesi. Beliau tidak datang dengan permintaan maaf, melainkan dengan kalkulator raksasa dan argumen yang lebih kokoh dari bendungan PLTA. Kredit 30 triliun di tangannya bukan dianggap sebagai beban, melainkan sebagai “Piagam Kepercayaan” dari bank-bank pelat merah.

You might also like

DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci

Tuduhan Penggelapan Kas RW 011 Rp 11 Miliar Dipertanyakan, LBH Harimau Raya, Tunjukkan Bukti, Bukan Opini

Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”

Bagi JK, angka Rp30 triliun hanyalah “Uang Jajan Makro” jika dibandingkan dengan konglomerat lain yang koleksi kreditnya tembus Rp100 triliun. Beliau merasa heran kenapa angka “receh” (dalam skala naga) miliknya yang dipermasalahkan. Kredit 30 triliun ini digambarkan bukan sebagai hutang, melainkan sebagai “Mesin Pencetak Cuan” bagi bank, karena Hadji Kalla setiap tahun “menyedekahkan” bunga Rp3 triliun sebagai pemasukan bank. Ini bukan sekadar pinjaman, ini adalah Subsidi Kebahagiaan bagi Laporan Keuangan Perbankan.

JK menyebut dana yang ia pakai sebagai “uang rakyat yang dibisniskan bank”. Dalam bahasa satir, beliau bertindak sebagai “Kurator Dana Nasabah”. Dana tersebut tidak mengendap sia-sia di brankas, melainkan diubah menjadi energi yang menghidupkan lampu-lampu di rumah penduduk. Menuduh JK menyalahgunakan kredit ibarat memarahi orang yang meminjamkan genset saat mati lampu: sudah dipinjami, dikasih terang, eh malah ditanya surat izin pinjamnya.

Uang Rp30 triliun dalam narasi JK bertingkah seperti “Prajurit Pembangunan”. Mereka bertransformasi menjadi turbin, semen, dan kabel di Sumatera dan Sulawesi. Sementara itu, bunga Rp3 triliun yang dibayarkan setiap tahun diposisikan sebagai “Upeti Kesetiaan” yang membuat bank-bank Himbara bisa tersenyum lebar setiap penutupan buku tahunan.

Sungguh sebuah perbandingan yang membuat lawan politik gemetar:

Ekspektasi Pengkritik: Menjatuhkan JK dengan isu kredit macet atau fasilitas istimewa.

Realitas JK: Bayar bunga tepat waktu (bahkan tak telat sehari pun selama 75 tahun) dan membangun proyek senilai Rp70 triliun hanya dengan modal pinjaman Rp30 triliun.
Ini adalah kontras antara Teori Konspirasi melawan Matematika Pengusaha Kawakan.

JK melakukan “Flexing Intelektual” dengan membeberkan biaya pembangunan PLTA per megawatt. Beliau menantang para pengkritik (yang beliau sebut dengan istilah “termul-termul”) dengan ancaman paling epik: “Pull the Plug”. Beliau siap mengembalikan uangnya dan mematikan PLTA, yang artinya Sulawesi dan Sumatera akan mengalami “Dark Mode” secara permanen. Ini adalah ultimatum yang lebih ngeri daripada ancaman diputus pacar saat lagi sayang- sayangnya.

Pesan moral dari JK: Jangan coba-coba menjatuhkan “Cahaya Nusantara” dengan isu angka. Beliau menegaskan bahwa semua itu dikerjakan oleh anak bangsa, tanpa tenaga kerja asing, kecuali satu konsultan Kanada yang cuma numpang lewat.

JK mengajarkan bahwa berhutang itu adalah seni membangun bangsa, asalkan Anda tahu cara mengubah air sungai menjadi listrik dan bunga bank menjadi pemasukan negara.[]

Tags: 30TriliunJKKlarifikasiKredit
Previous Post

Kedubes Iran: Donasi Masyarakat Indonesia Untuk Teheran Tembus Lebih Dari Rp9 Miliar

Next Post

Mengenal Sosok Teddy Indra Wijaya: Dari Pasukan Khusus hingga Menjadi Sekretaris Kabinet RI

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci
Nasional

DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci

by Chairul Husen
22 September 2026
Tuduhan Penggelapan Kas RW 011 Rp 11 Miliar Dipertanyakan, LBH Harimau Raya, Tunjukkan Bukti, Bukan Opini
Nasional

Tuduhan Penggelapan Kas RW 011 Rp 11 Miliar Dipertanyakan, LBH Harimau Raya, Tunjukkan Bukti, Bukan Opini

by Chairul Husen
22 September 2026
Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”
Tokoh

Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”

by Tegar News
21 September 2026
Mahfud MD Sebut KPK Takut Periksa Nusron Wahid, Desak Prabowo Turun Tangan
Tokoh

Mahfud MD Sebut KPK Takut Periksa Nusron Wahid, Desak Prabowo Turun Tangan

by Tegar News
20 September 2026
Nusron Wahid Dipastikan Mundur dari Kepengurusan DPP Partai Golkar
Nasional

Nusron Wahid Dipastikan Mundur dari Kepengurusan DPP Partai Golkar

by Tegar News
20 September 2026
Next Post
Mengenal Sosok Teddy Indra Wijaya: Dari Pasukan Khusus hingga Menjadi Sekretaris Kabinet RI

Mengenal Sosok Teddy Indra Wijaya: Dari Pasukan Khusus hingga Menjadi Sekretaris Kabinet RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

HPN 2026 Banten Bergema se-Indonesia: Ratusan Baliho dan Media Digital Mulai Hiasi Ruang Publik

Jembatan Industri dan Pendidikan: Universitas Paramadina Sukses Gelar Footwear Design Competition

5 Februari 2026
Keras..! Wagub Kalbar: Tak Ada Tempat Bagi GRIB Jaya di Provinsi Ini

Keras..! Wagub Kalbar: Tak Ada Tempat Bagi GRIB Jaya di Provinsi Ini

30 Agustus 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

RSUD Malingping Dijabat Plt Sejak 2019, DPRD Banten Minta Gubernur Angkat Direktur Definitif
Info Daerah

RSUD Malingping Dijabat Plt Sejak 2019, DPRD Banten Minta Gubernur Angkat Direktur Definitif

22 September 2026
DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci
Nasional

DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci

22 September 2026
Penanganan Getah Pinus TNGC–PT EMB Terus Berjalan, Aswin Bangun Tegaskan Gakkum Kehutanan Tidak Bermain-main
Info Daerah

Penanganan Getah Pinus TNGC–PT EMB Terus Berjalan, Aswin Bangun Tegaskan Gakkum Kehutanan Tidak Bermain-main

22 September 2026
Sidang MK: Pemohon Minta Diskualifikasi Wapres Gibran, tanpa Sebut Presiden Prabowo
Hukum

Sidang MK: Pemohon Minta Diskualifikasi Wapres Gibran, tanpa Sebut Presiden Prabowo

22 September 2026
Guru yang Viralkan Sekolah Berdinding Triplek Klarifikasi dan Minta Maaf, Diduga ada Intervensi?
Info Daerah

Guru yang Viralkan Sekolah Berdinding Triplek Klarifikasi dan Minta Maaf, Diduga ada Intervensi?

22 September 2026
Sehari Usai Aksi Hari Tani, Tanaman Karet PTPN I Region 5 Diduga Dirusak Kelompok Sekti — Aparat Diminta Bertindak Cepat
Info Daerah

Sehari Usai Aksi Hari Tani, Tanaman Karet PTPN I Region 5 Diduga Dirusak Kelompok Sekti — Aparat Diminta Bertindak Cepat

22 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News