Breaking News
light_mode
Home » TNI » Pemerintah Sampaikan Duka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
TNI

Pemerintah Sampaikan Duka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

  • account_circle M.Ifsudar/Rizky
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 94
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 1 April 2026 | Sejumlah personel TNI AL dari Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-P/UNIFIL melempar baret mereka ke udara usai turun dari KRI Sultan Iskandar Muda-367 setibanya di Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (7/2/2026). Kapal perang Korvet kelas Sigma di bawah komando Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah selaku Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL yang membawa 120 personel TNI AL itu telah kembali ke Surabaya setelah melaksanakan misi perdamaian PBB di Lebanon.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan rasa duka mendalam dari pemerintah terkait gugurnya (tiga) prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).

Dengan berita terkini gugurnya (tiga) prajurit TNI kita yang sedang menjalankan tugas mulia sebagai anggota penjaga perdamaian di Lebanon, mewakili Bapak Presiden RI tentunya kami pemerintah menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada awak media di Jakarta.

Ia menjelaskan Pemerintah Indonesia lewat Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono juga sudah menyampaikan pernyataan yang menyayangkan adanya kejadian tersebut dan telah memintai otoritas terkait untuk melakukan investigasi ujarnya.

“Kami juga sebagai Mensesneg telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, dengan Kementerian Luar Negeri, termasuk dengan Panglima (TNI) dalam hal melakukan upaya yang terbaik untuk pemulangan jenazah ketiga prajurit yang gugur, sekaligus memberikan briefing kepada seluruh pasukan-pasukan dan prajurit yang masih bertugas di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Prasetyo.

Sebelumnya,” Pemerintah Indonesia juga sudah menyerukan pertemuan darurat langsung ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mendesak penyelidikan yang cepat, menyeluruh serta transparan terkait gugurnya anggota asal Indonesia di Lebanon.

Menlu Sugiono dalam unggahan resmi di media sosial ia juga menyampaikan sudah menghubungi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres pada Senin (30/3) terkait gugurnya anggota pasukan penjaga perdamaian (UNIFIL) asal Indonesia.

Ia menyatakan Indonesia mengutuk keras atas serangan keji tersebut serta menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB tidak dapat ditawar dan harus dijunjung tinggi setiap saat.

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan seorang anggota pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia bernama Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan pada Minggu (29/3).

Sementara itu, pada Selasa (31/3), Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan dua prajurit TNI gugur di Lebanon Selatan saat sedang melakukan tugas pengawalan pasukan UNIFIL pada Senin (30/3).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah kepada wartawan di Jakarta, Selasa, telah merilis dua identitas prajurit yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon selatan yaitu Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.[☆]

  • Author: M.Ifsudar/Rizky
  • Editor: Redaksi
  • Source: Idham Kholid

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengkarut Kasus Nadiem, MataHukum: Kejaksaan Jangan Jadi Alat Pesanan

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 38
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 13 Mei 2026 | Sekretaris Jenderal MataHukum, Mukhsin Nasir, meminta Komisi Kejaksaan (Komjak) untuk memperketat pengawasan terhadap kinerja Kejaksaan Agung dalam menangani kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menyeret mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Mukhsin menilai, proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat saat ini harus diuji secara objektif […]

  • Penetapan,Pembentukan;Panitia,Pemilihan,BPD,Kedungwaringin

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Husen
    • visibility 82
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bekasi, 29 Januari 2026| Pemerintah Desa Kedungwaringin secara resmi melaksanakan penetapan pembentukan Panitia Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk masa bakti 2026–2034. Penetapan ini menjadi tahapan awal dalam proses penyelenggaraan pemilihan BPD di tingkat desa. Kamis. (29/01/2026) Kepala Desa Kedungwaringin, Hj. Tita Komala, S.Pd.I, menyampaikan bahwa pembentukan panitia sebelumnya mengalami penundaan karena situasi darurat […]

  • Wacana Impeachment Wapres Bukan Jalan Demokrasi, Tapi Ancaman Stabilitas Negara

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Egi Hendrawan
    • visibility 438
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Jakarta, 23 Juli 2025| Kader Muda Nahdlatul Ulama (NU), Andre Saputra Saputra Saputra, angkat suara menanggapi wacana pemakzulan terhadap Wakil Presiden Republik Indonesia, Raka Buming Raka. Andre Saputra menyebut isu tersebut sebagai bentuk kegaduhan politik yang tidak berdasar secara konstitusional, serta berpotensi mengancam stabilitas nasional dan merusak kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi. “Wacana impeachment ini […]

  • Ditahan Bersama Bayinya, Ibu Rini Jadi Simbol Duka Penegakan Hukum Di Polres Jakarta Pusat

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 256
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 2 Agustus 2025| Tangis keadilan kembali terdengar lirih dari balik dinding dingin kantor polisi. Seorang ibu muda asal Sumedang, Jawa Barat, bernama Rini, harus menelan pil pahit hukum ketika dirinya dipanggil sebagai saksi dalam kasus perdata yang menyeret namanya di wilayah Polres Jakarta Pusat. Alih-alih mendapat perlakuan sebagai saksi, pada Jumat, 1 Agustus 2025, […]

  • Pernyataan PT Rea Kaltim Soal Plasma Tuai Kekecewaan, Janji Tinggal Janji?

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 107
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, 19 September 2025| Pernyataan PT. Rea Kaltim Plantations terkait realisasi kebun plasma bagi masyarakat sekitar menuai kekecewaan mendalam. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Desa Perdana, Pitoyo, usai mengikuti forum rapat antara Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dengan pihak perusahaan, (15/9). PT. Rea Kaltim Plantations, perusahaan perkebunan kelapa sawit yang telah […]

  • Kapolda Jabar Jalin Silaturahmi dan Audiensi dengan Forum Ormas Jawa Barat, Perkuat Sinergi Keamanan dan Ketertiban

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 297
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 17 Oktober 2025| Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan audiensi yang penting dengan Forum Organisasi Masyarakat (Ormas) Jawa Barat. Acara ini berlangsung pada hari Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Aula Herman Sudjanadiwirja, Mapolda Jawa Barat. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Kapolda Jabar dalam mempererat hubungan dan sinergi dengan berbagai elemen […]

expand_less