Jumat, Agustus 7, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
ADVERTISEMENT
Home Opini

Kebijakan Bagus di Kertas, Eksekusi yang Cermat dan Empati Terhadap Downstream

Tegar News by Tegar News
17 Juni 2026
in Opini
0
Kebijakan Bagus di Kertas, Eksekusi yang Cermat dan Empati Terhadap Downstream
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 17 Juni 2026 | Sebagai Menteri ESDM yang memimpin kebijakan ini dari awal, Bahlil Lahadalia tetap harus bertanggung jawab penuh atas dampak RKAB 2026 terhadap pasokan batu bara PLN. Jabatan menteri itu bukan hanya soal wewenang mengatur, tapi juga tanggung jawab moral dan operasional ketika eksekusi bikin gonjang-ganjing di lapangan.

Kenapa Harus Bertanggung Jawab?

You might also like

Ada Pemberi Ada Penolak, Jokowi Maunya Begitu

“Katanya Milik Rakyat, Kok yang Meraja Segelintir Pejabat? “Tim Senyap Sentil Penguasa yang Lupa Sumpah!

Baru Saja Piala Dunia Usai, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK “Prestasi Korupsi Bertambah Lagi”

Kebijakan pemangkasan produksi ke ~ 600 juta ton plus keterlambatan persetujuan RKAB di awal tahun memang lahir dari niat baik: stabilkan harga global, jaga cadangan, dan dapat devisa lebih banyak. Tapi implementasinya terlalu mendadak dan kurang antisipatif. Hasilnya? Rantai pasok tersendat. Produsen ragu-ragu kirim DMO. Stok PLTU (HOP) banyak yang anjlok di bawah standar.
Kontribusi ke pemadaman sporadis di beberapa daerah.

Ini bukan soal niat, tapi dampak riil yang dirasakan masyarakat dan pelaku usaha. Bahkan Menteri Bahlil sendiri di rapat DPR 15 Juni 2026 mengakui kendala pasokan batu bara kalori medium ke PLN karena harga DMO US$70/ton terlalu rendah dibanding pasar. Beliau juga bilang masih ada kekurangan kontrak sekitar 20 juta ton. Itu pengakuan langsung.

Saat ini mentri Bahlil memang membentuk tim pengadaan bersama PLN, Dirjen Minerba dan BPKP, rapat maraton 5,5 jam dengan Dirut PLN, serta relaksasi terukur RKAB atas arahan Presiden. Produksi mulai dibuka lagi seiring harga global naik. Ini menunjukkan respons yang tidak diam saja. Tapi di sisi lain, sebagai pemimpin sektor, seharusnya antisipasi risiko sudah dibangun sejak desain kebijakan. Ketidakpastian di Q1-Q2 2026 ini bisa diminimalkan dengan transisi yang lebih halus, komunikasi lebih baik dengan industri, dan penyesuaian harga DMO yang lebih realistis lebih awal. Beban terberat jatuh ke IPP swasta dan PLTU menengah, sementara yang besar relatif lebih aman. Itu fakta yang sulit dibantah.

Kesimpulan yang Elegan Tapi Menusuk.

Pak Bahlil memang sedang berusaha memperbaiki dengan berbagai langkah korektif di pertengahan Juni ini dan situasi sedang membaik bertahap. Tapi tanggung jawab menteri itu tidak hilang begitu saja hanya karena sekarang ada relaksasi. Seorang pemimpin sektor strategis seperti energi harus siap diukur dari bagaimana ia menjaga keseimbangan antara ambisi jangka panjang (harga bagus, cadangan lestari) dengan realitas jangka pendek (listrik nyala, industri jalan, masyarakat tidak gelap).

Ini pelajaran kolektif: kebijakan bagus di kertas, tapi eksekusi yang cermat dan empati terhadap downstream (termasuk PLN) adalah yang menentukan apakah rakyat merasakan manfaatnya atau justru menanggung getirnya lebih dulu.[]

Tags: Bahlil LahadaliaESDMMenteri
Previous Post

Sanksi Denda Mandul, JagaTani Desak Pidana Penjara bagi Pembuang Limbah Ciujung

Next Post

Nekat Jual Miras Dekat Sekolah dan Tempat Ibadah di Jatimelati Kota Bekasi

Tegar News

Tegar News

Related Posts

Ada Pemberi Ada Penolak, Jokowi Maunya Begitu
Opini

Ada Pemberi Ada Penolak, Jokowi Maunya Begitu

by Tegar News
5 Agustus 2026
“Katanya Milik Rakyat, Kok yang Meraja Segelintir Pejabat? “Tim Senyap Sentil Penguasa yang Lupa Sumpah!
Opini

“Katanya Milik Rakyat, Kok yang Meraja Segelintir Pejabat? “Tim Senyap Sentil Penguasa yang Lupa Sumpah!

by Tegar News
26 Juli 2026
Baru Saja Piala Dunia Usai, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK “Prestasi Korupsi Bertambah Lagi”
Opini

Baru Saja Piala Dunia Usai, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK “Prestasi Korupsi Bertambah Lagi”

by Tegar News
20 Juli 2026
Timbangan di Tangan Kurator Hukum: Membaca Pembelaan Koruptor Lewat Aksioma Filsafat
Opini

Timbangan di Tangan Kurator Hukum: Membaca Pembelaan Koruptor Lewat Aksioma Filsafat

by Tegar News
18 Juli 2026
NKRI Darurat Korupsi: Ketika Rakyat Menjerit, Para Pejabat Justru Sibuk Menjaga Kekuasaan & Menimbun Harta Sebanyak- banyaknya Mungkin dari Hasil Kejahatannya?
Opini

NKRI Darurat Korupsi: Ketika Rakyat Menjerit, Para Pejabat Justru Sibuk Menjaga Kekuasaan & Menimbun Harta Sebanyak- banyaknya Mungkin dari Hasil Kejahatannya?

by Tegar News
18 Juli 2026
Next Post
Nekat Jual Miras Dekat Sekolah dan Tempat Ibadah di Jatimelati Kota Bekasi

Nekat Jual Miras Dekat Sekolah dan Tempat Ibadah di Jatimelati Kota Bekasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Sambut Kemeriahan HUT RI ke-80, Pemkot Canangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih di Jakarta Timur

Sambut Kemeriahan HUT RI ke-80, Pemkot Canangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih di Jakarta Timur

12 Agustus 2025
Pasca Viral Pemberitaan Soal Peredaran Obat Terlarang, GMOCT Tunggu Tindakan Polsek Leles, Kapolsek: Siap Monitor 86

Pasca Viral Pemberitaan Soal Peredaran Obat Terlarang, GMOCT Tunggu Tindakan Polsek Leles, Kapolsek: Siap Monitor 86

31 Maret 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang
Info Daerah

15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang

7 Agustus 2026
Bunker Rahasia Kebayoran Lama: Antara Temuan Ratusan Senjata dan Bayang-Bayang Operasi Klandestin
Nasional

Bunker Rahasia Kebayoran Lama: Antara Temuan Ratusan Senjata dan Bayang-Bayang Operasi Klandestin

7 Agustus 2026
Awak Bus Miniarta Berpotensi Kehilangan Pekerjaan, Pemilik Merugi! Kebijakan Pemkot Bogor Dirasa Memberatkan Para Sopir
Info Daerah

Awak Bus Miniarta Berpotensi Kehilangan Pekerjaan, Pemilik Merugi! Kebijakan Pemkot Bogor Dirasa Memberatkan Para Sopir

7 Agustus 2026
Skandal Ijazah UGM, Prof Yudhie Haryono: Pratikno Aktor Tunggal Pemalsuan Ijazah Jokowi
Nasional

Skandal Ijazah UGM, Prof Yudhie Haryono: Pratikno Aktor Tunggal Pemalsuan Ijazah Jokowi

7 Agustus 2026
Isu Pergantian Kapolri Dinilai Belum Urgen, Egi Hendrawan: Apresiasi Sikap Tenang Kapolri
POLRI

Isu Pergantian Kapolri Dinilai Belum Urgen, Egi Hendrawan: Apresiasi Sikap Tenang Kapolri

7 Agustus 2026
Ultimatum DPP LPK-RI kepada Bupati dan DLH Pekalongan: Jangan Tutup Mata Dugaan Pencemaran Limbah Laundry, Siap Tempuh Jalur Hukum Sampai Tingkat Pusat
Info Daerah

Ultimatum DPP LPK-RI kepada Bupati dan DLH Pekalongan: Jangan Tutup Mata Dugaan Pencemaran Limbah Laundry, Siap Tempuh Jalur Hukum Sampai Tingkat Pusat

7 Agustus 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News